
“Gimana jalan-jalan hari ini menyenangkan bukan….” Tanya Jeje kepada para wanita tersebut,namun berbeda dengan wajah Eliza sedikit kecewa.
“Eliza,kamu kenapa sayang….” Tanya Jeje tersenyum jahil.
“Mom…kenapa setiap jalan-jalan aku selalu jaga sikecil,ya ampun Mom,apa ini fungsi aku ikut….” Ucap Eliza kesal namun masih menggenggam tangan sikecil dengan lembut.
Ketiga para gadis itu tertawa melihat wajah Eliza yang kesal,caca tersenyum dan ingin mengambil sikecil dari Eliza,namun Eliza langsung menangkal nya dan menggendong sikecil langsung.
“Hmm,sepertinya aku haru cepat nikah ni kecil,kamu lihatlah,setiap aku pergi jalan smaa Mommy,mama,kak Arora,aku selalu jaga kamu,padahal ni baby sister kamu kan ada Yah,apa karena aku masih gadis,dan mereka sudah menikah,ya ampun kecil,kamu jangan masuk hati ya,aku hanya bercanda tapi ini fakta,kamu besok kalau sudah besar,kamu harus jadi aku juga Ok…..” ucap Eliza mencium sikecil dan berbalik badan melihat ketiga wanita itu tertawa dengan sikap Eliza yang masih terlihat anak-anak.
Caca tidak pernah marah dengan ucapan Eliza,karena itu sudah terbiasa dan caca juga tau ucapan Eliza itu hanya bercanda,dan caca juga tau kalau Eliza sangat sayang dengan sikecil,saat sikecil tidak ada Eliza selalu menanyakan sikecil,namun saat sikecil ada,dia selalu menciumi si kecil disana kesini.
__ADS_1
Sampai dirumah,keempat wanita itu tepar dan tersandar Disofa yang empuk itu,namun sikecil sudah ditangan baby sister.
“Terlihat sangat lelah menghabisi uang suaminya ini….” Ucap Cio dan Adelio membuka knop pintu tersenyum melihat wanita yang segaul Iu tepar di sofa dan mereka terlihat seperti sebaya semua.
“Ini mulut harus di kunci,kami ini belanja pakai uang kami sayang,tenanglah,hanya Eliza yang memakai uang kamu ya engk za….” Ucap Jeje Menunjukan ke arah Eliza.Eliza mendengar itu langsung bangkit dan terkejut.
“Mom….” Ucap Eliza melihat Kearah Jeje.
“Je,aku bakal ke canada malam ini….” Ucap Cio mencium Jeje dan menggapai tangan Jeje.
Jeje langsung melepaskan genggaman Cio. “Cio,kenapa mendadak sih sayang,undur dulu ya,jangan ya sayang….” Ucap Jeje dengan muka sedih.
__ADS_1
“Ade,jangan bilang kamu juga….” Potong Caca dengan tatapan bertanya.
“Ca,Gue sama Ade akan ke canada malam ini,dan kamu sayang,kenapa harus terkejut sih,kan sudah biasa lihat aku pergi-pergi mendadak gini,tapi kini kok malah larang sih,aku kesana Kerena Perusahan disana lagi ada masalah sayang,gpp kok aku dengan Ade bisa jaga diri dan kembali dengan selamat.” Ucap Cio meyakinkan Jeje dan caca.
“Aku capek,aku pengen istirahat dulu,Ade lo bisa pulang dulu apa gimana terserah lo….” Ucap Cio menaiki anak tangga dan di ikuti oleh Jeje,sedangkan caca dan Adelio pulang kerumah,dan hanya tersisa Arora dan Eliza yang terlihat bingung dan bertanya-tanya.
“Cio,undur dulu ya sayang,perasaan aku lagi engk enak nih,atau lusa depan deh,biar aku ikut juga dengan kamu….” Bujuk Jeje duduk Disamping Cio,yang tengah membuka baju kantornya.
“Je,kamu kenapa sih,biasanya tidak begini,ada apa sayang….” Jawab Cio meletakan jam tangan nya di atas meja lampu,dan kembali duduk di samping Jeje.
“Cio,perasaan aku lagi tidak enak,jangan pergi dulu ya,besok ya….” Bujuk Jeje lagi mengubah arah duduk nya mengarah ke wajah Cio,kini mereka saling bertatapan.
__ADS_1