Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 93


__ADS_3

Ponsel di tangan caca tiba-tiba berbunyi,dan terdengar oleh Suna,caca langsung menekan tanda penerima lalu ia berteriak..


Adelio…..”pekik caca..


Mati ponsel itu…”pekik Suna berjalan ke arah caca,caca langsung melempar ponsel itu ke arah pintu dan Suna mengejar ponsel,akan tetapi caca dan Jeje langsung sigap mengambil pisau…


Ca,caca…..”pekik Adelio,namun ponsel itu langsung di tangan Suna,,,


Hallo tuan Adelio,eh Adelio karena saya tidak lagi bekerja di perusahaan tuan Cio…”ejek Suna tertawa kecil…


Suna,jangan macam-macam dengan mereka….”bentak Adelio dari telepon,Cio yang mendengar itu ia langsung berlari mengambil kunci mobil dan turun Kebawah,namun Al berteriak mengatakan…


Suna,lakukan sekarang Cio akan tiba,jangan ada yang tersisaaa…”pekik Al dari telpon


Al….!!!!”ucap Cio geram dan menembak kepala Al,dan di lanjutkan oleh Kenzo dan juga Adelio,sedangkan Cio turun Kebawah dengan cepat dan Menelpon nomor rumah,namun tetap Suna yang mengangkat…


Hallo Cio..”jawab Suna dari telpon…


Suna,,,jangan macam-macam dengan saya……!!!!”bentak Cio sambil mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi…


Maaf Cio,waktu anda hanya 5 menit dari sekarang..”Ujur Suna mencabut kabel telpon rumah,,,


Jeje dan caca kini berada di belakang Suna dan menghadapkan pisau itu ke arah Suna.


Mundurlah jika anda tidak ingin kehilangan nyawa nona…”ancam Jeje memajukan pisau tajam itu ke arah muka Suna…


Suka perlahan mundur,namun ia mengambil pistol dari saku belakangnya,dan mengarahkan ke Jeje dan caca,namun Jeje teringat bahwa Cio pernah menyimpan pistolnya di tempat dapur,namun saat ia ingin mengambil pistol itu,Suna menembak dinding dibelakang Jeje..


Jangan bergerak atau anda dan juga anak anda akan hilang…”bentak Suna namun caca memajukan pisaunya dan menusuk tangan Suna,Suna menjatuhkan pistolnya ke lantai..


Je,ambilah cepat…!”pekik caca mengambil pistol yang jatuh dari tangan Suna…


Jeje,membuka semua lemari dan mendapatkan pistol itu,pistol yang panjang dan berat,saat Suna berdiri,kepalanya sudah di todong pistol oleh caca…


Suna tetap berada Ditempatnya,namun ia tidak kehabisan akal,pisau yang di jatuhkan caca namun caca tidak menyadarinya,ia segara mengambilnya dan ingin menyusuk caca....

__ADS_1


Doorrr…”suara tembakan dari jeje membuat tangan Suna terluka dan banyak keluar darah…


Je-jeje lo,…”ucap caca..


Ca,buruan ambil pisaunya…”perintah jeje berjalan ke arah caca dan juga Suna…


Caca sigap mengambil pisau,namun tangan Suna masih kuat dan mengambil pisau itu kembali dan berdiri tegak dan menodongkan ke arah caca,kini Jeje bingung,Cio yang belum datang ia semakin takut namun ia harus menyelamatkan caca…


Ca,1-2-3 lakukan caa..”pekik Jeje..


Caca,menyikukan badan Suna,dan...


Dor…”suara tembakan dari Jeje untuk Sunaaa


Suna tumbang dan jatuh,Jeje dan caca memeriksa suna,apa dia benar-benar pingsan atau sudah mati..


Brakkkk…”suara hempasan pintu….


Jeje langsung mengarahkan pistol ke arah pintu dan sudah memetik pelatuknya,namun Cio terkejut melihat istrinya memegang pistol yang sangat berat dan panjang…


Jeje langsung menurunkan pistolnya dan melihat Kearah Cio dengan tatapan lemas sekaligus takut,saat caca dan jeje lengah,suna berdiri dan mengambil pistol yang dijatuhkan caca,ia berjalan mundur dan menodongkan pistol itu Kearah jeje


suna menahan sakit tembakannya,namun saat suna ingin menembak jeje,ada Bibik yang dadi atas menembak kepala suna..


Dorrr…dorrr


Bibik…”ucap jeje dan caca


Kini suka sudah benar-benar mati,Cio berjalan Kearah jeje dan memeluk jeje…


Saya pikir pagi tadi adalah terakhir kali saya melihat kamu..”ucap Cio mengelus punggung jeje…


Jeje hanya membalasnya dengan senyum,namun Adelio dan Kenzo datang dengan lari karena halaman rumah Cio cukup luas…


Adelio langsung memeluk caca dan melihat bagian tubuh caca yang terluka,namun ia tidak menemukan yang terluka,Kenzo dan Adelio hanya melihat suna lah yang terluka…

__ADS_1


Lo bunuh suna..?”tanya Adelio pada Cio yang tengah menggenggam tangan jeje…


Cio mengisyaratkan melihat jeje,caca,dan juga Bibik…Kenzo dan Adelio langsung mengerti maksdunya Cio,Mareka berdua sama-sama terkejut…


Singkirkan dia dan kubur dia Ditempat yang tidak layak…!”perintah Cio kepada salim dan Tesla..


Salim dan Tesla sama terkejutnya melihat suna dibunuh oleh jeje,caca dan Bibik,tapi yang tak habis pikir,mereka melihat ke arah Bibik yang tengah tersenyum Kearah mereka..


Jangan takut,saya hanya sering melihat tuan Cio latihan jadi saya tau cara memainkan nya,begitu juga dengan nyonya jeje,kami sering melihat tuan Cio latihan di ruangannya…”ucap Bibik kembali ke dapur dan memanggil orang-orang untuk Memberishkan kaca-kaca yang berjatuhan..


Adelio mengantar caca pulang,namun sebelum pulang caca pamit sama jeje dan juga Kenzo,caca memeluk Kenzo,karena caca sudah menganggap Kenzo sebagai Abg nya..


Kak..”panggil caca menangis melepaskan ketakutan ya di pelukan Kenzo..


Udah”Gue tau lo takut,tapi kalian berdua Gue akui pintar dalam urusan bunuh membunuh..”ucap Kenzo menenangkan caca,namun muka adelio seketika berubah..


Ca,calon suami lo cemburu,karena Meluk Gue,udah gih lo pulang aja istirahat,lagian besok Gue bakal pulang juga langsung ke Amerika,jangan lupa ikut juga..”ucap Kenzo pada caca


Jeje tidak mau kalah,ia berlari kecil ke Kenzo dan memeluk Kenzo,namun kini lain jeje malah tersenyum sambil memeluk Kenzo..


Je,kenapa lo tidak nangis,malah senyum..”tanya caca membuat kenzo dan Bibik tertawa sedangkan Cio dan adelio terlihat cemburu..


Ya,karena Gue senang aja karena Gue sudah tidak takut lagi pegang senjata itu semua karena Cio dan diri Gue..”jawab jeje melepas pelukannya..


Jee,Gue nginap sini ya,nangung Je hari udah malam ok…”pinta caca..


Dengan hati,Bibik tolong bersihkan kamar untuk caca ya..”ucap jeje meminta tolong kepada Bibik..


Baik nyonya..”jawab Bibik tersenyum..


Adelio,kamu bisa pulang dan bisa kembali besok pagi..”Ujur caca membuat Cio tertawa..


Hey dokter,ini rumah Syaa kenapa anda yang atur kedatangan adelio kesini,terserah dia mau nginap sini atau pulang..”ucap Cio


Pening Gue,Gue ke kamar dulu..”ucap kenzo berjalan ke kamar ny..

__ADS_1


__ADS_2