Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 43


__ADS_3

...****************...


Jeje yang hendak mengambil kotak obat,ditarik oleh Cio dan kembali memeluknya.


Saya ingin mengambil obat anda cioo…”Seru Jeje”


Obat Saya Adalah Anda Dokterr…”Ujur Cio,Memeluk Erat Jeje”


Dihh jangan ngada-ngadi dehhh,Saya Ini Ingin Mengobati Andaaa,tadi pas dicoba udah engk panas lagi,sekarang panas lagi,ohhhh mungkin karena minum….”Ocehan Jeje”


Tolong Lepasin saya Cioo,saya ingin mengambil obat andaaa…anda mau sakit terus engk kerjaa..”Ucap Jeje”


Sudah saya bilang Dokterr,obat saya adalah andaaa,Dan Jika Saya Tidak Kerja Kenapaaa??”Tanya Cio”


Ya,kalo gitu lepaskan pelukan anda dan biarkan saya tidur dengan nyenyak.”Seru Jeje”


Cio tidak melepaskan pelukannya dan kembali tertidur.


Jeje yang melihat Cio tertidur


Ni orang kenapa sih bikin kesel aja,mana Meluk ya kencang banget lagi,ini mah bukan Meluk melainkan membunuh,Gue kan jadi payah nafas,apalagi sok-sok bilang saya obatnya gila ni orang abis minum…”Kata Jeje”


Cio Yang Terdengar Ocehan Jeje,ia tersenyum dan melonggarkan pelukannya,,,

__ADS_1


Nah gitu dongg,longgarkan supaya saya bisa lepas…”Ucap Jeje,yang berusaha pindah tempat


Namun Cio langsung memeluk erat Jeje dan menghadapkan muka Jeje ke muka Cio..


Jeje yang terkejut dan seketika bersin di muka Cio…


Dokter,apakah anda sengaja?”Ujur Cio “


Maa-maaaf saya tidak sengaja,makanya anda lepaskan pelukan andaaa…”Seru Jeje”


Cio tidak mendengarkan omongan Jeje,ia mencium kening Jeje dan kembali tidur…


Jeje yang langsung terdiam melihat tingkah Cio berubah-berubah,,,,ia hanya bisa diam dan mau tak mau jeje ikut tertidur pula.


DiKantor,Adelio menghadiri rapat dan di dampingi oleh Suna,Suna berdiri di samping Adelio,ia memperhatikan Adelio yang sedang memberi saran dan kritiknya,Saakan Suna sedang melihat Cio yang sedang berada di depan nya saat ini.


Adelio yang melihat ke Suna,langsung menegur Suna karena melamun,.


Suna,apakah kamu ingin saya tendang keluar dari ruang rapat ini?”Tanya Adelio Kesal Melihat Suna Melamun Seakan Ingin Tidur.


Aa-apa pak??”Jawab Suna Tebata-bata


Adelio tidak mengabaikan Suna,ia melanjutkan rapat dan selesai rapat jam 4 sore.

__ADS_1


Adelio keluar dari ruang rapat dan segera ke ruangan nya,namun saat Adelio ingin kembali ke ruangan miliknya di hadang oleh Suna.


Paakk Ade.”Panggil Suna menarik lengan Adelio”


Apaan-apaan kamu ini,main Narik tangan saya saja,lepaskan!”Titah Adelio Kesal


Suna melepaskan tangan Adelio dan mulai bicara.


Tuan Cio Kemana Ya Pak,Kok Dalam Berapa Hari ini bapak terus yang menghadiri rapat?”Tanya Suna Kepo Kemana Cio Yang tidak terlihat dalam berapa hari ni.


Ohhh Cioo,dia pergi liburan sama istrinya,lagian kamu kenapa nanya-nanya sih,tidak ada hak juga.!”Jawab Adelio Mendengush Meninggalkan Suna.


Aa-apaa pergi liburan,jadi itu istri Cio,bisa-bisa nya wanita macam itu mendapatkan Cio saya,tidak bisa dibiarkan ini!”Guman Suna Kesal dan turun tangga kembali ke ruangan nya.Sesampai Suna di ruangannya,ia membanting semua barang yang ada dihadapannya.


Aaaarhrrhhhhh…….”teriak sunaaa marah mendengar Cio pergi liburan…….


Pagi hari yang cerah menembus jendela kamar hotel mereka.


Jeje bangun dari tidurnya,ia ingin bangkit dari tidurnya,namun tangan Cio masih saja memeluknya,Jeje Menyingkirkan Tangan Cio dari badannya.


Jeje masuk Kedalam kamar mandi,ia membersihkan dirinya dan setelah selesai mandi,ia keluar menggunakan kimono.Jeje Yang Tadinya berpikir Cio masih tidur,ia duduk di kursi mengeringkan rambutnya,tanpa ka sadari ada Cio yang duduk di pinggir kasur menatapnya.


Jangan lupa Like Komen,Shere

__ADS_1


Dan Terimakasih


__ADS_2