Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 146


__ADS_3

Sedangkan di mall,Jeje,Caca,Dan sigadis kecil sudah menunggu di tempat makan dan juga sudah memesan makanan kesukaan Eliza dan Arora,namun mereka belum kunjung datang juga,sehingga membuat Jeje dan Caca kesal,namun saat Jeje ingin menelepon Eliza,Eliza sudah berada dibelakang Jeje,memeluk dan mencium ketiga wanita cantik itu itu pula yang dilakukan oleh Arora.


“Kenapa lama banget sih sayang,Mommy lihat Jakarta tidak terlalu macet untuk hari ini….” Ucap Jeje bertanya kepada Arora dan Eliza.


“Kak Edward Mom salahkan,kan kak Edward yang bawa mobil,ya engk kak rora….” Ujur Eliza Melempar Pertanyaan ke Arora yang tengah bermain dengan si kecil.


“Iya Mom,Edward tumben banget lama bawa mobilnya,biasanya set sit sut sat,sampe.Tapi ini tah kenapa tumben lama banget Mom….” Jawab Arora dan menambahkan kata nya dan itu membuat mereka tertawa dengan omongan Arora.

__ADS_1


“Yaudah,kita makan dulu ntr kita belanja Ok,mommy dan tante caca sudah melist kemana tujuan toko kita hari ini….” Ucap Jeje mencapit makanan nya.


Mereka semua menikmati makan dengan lahap tanpa kendala sedikit pun,sedangkan di kantor Cio dan Adelio tengah rapat penting mengenai Perusahan mereka yang di canada,saat itu Cio dan Adelio sudah minta tolong dengan Kenzo,namun Kenzo tidak bisa mengatasi masalah itu,dan kini Perusahan itu di ambang kehancuran.Cio dan Adelio terpaksa harus berangkat ke canada untuk mengurus masalah tersebut dan akan berangkat malam ini.


Sedangkan di tempat golf,Edward dan Mauza tengah bermain dengan asik dan selalu masuk kedalam lobang,namun saat tengah fokus bermain,Edward tiba-tiba terdiam dan termenung di tempat itu,dan Mauza menghampiri Edward.


“Lo kenapa kak,menang menung aja….” Tegur Mauza.

__ADS_1


“Sangat bohong,terlihat dari muka lo kak,bilang deh….” Ketus Mauza duduk di samping Edward dan membuka tutup botol minumnya dan meneguk air itu dengan lega.


“Gue berpikir bagaimana cara Gue bisa buat lo dan adek gue bersatu,gue gamau Eliza jatuh ke tangan yang salah,sedangkan dengan lo,gue merasa adek gue aman dan terlindungi ya walaupun Daddy dan kakak nya kuat,tapi suatu saat Nantik kami akan sibuk dengan urusan keluarga kami Masing-Masing dan lo,lo gamungkin engk nikah bego,jadi gue bakal bicarakan ini dengan Daddy dan Papa.” Ucap Edward dengan santay,namun Mauza yang mendengar merasa aneh dengan hari ini,kenapa dengan hari ini Nantik Mauza yang menunjukan muka bingung nya.


“Kak,lo jangan gila deh,ini bukan jaman sitinurbaya kak Edward,gue dan Eliza gabakal mau di jodoh-Jodohin,kami itu udah dewasa kali kak Edward….” Jawab Mauza


“Lagian kalau lo takut,atau lo dengan Daddy engk ada,gue juga bisa jaga Eliza tapi bukan sebagai istri gue Nantik,tapi sebagai saudara gue,kalau gue nikah sama Eliza,Eliza juga gabakal mau kak Edward,lo janhan aneh-aneh ya kak….” Ketus Mauza.

__ADS_1


“Gue gamaksa juga Mauza,gue kan cuman bilang,lo juga tadi nanya bukan,jadi gue jawab….” Ucap Edward tertawa dan bangkit dari tempat duduk lalu melanjutkan bermain golf.



__ADS_2