Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 92


__ADS_3

Sampai dirumah kedua,mereka masuk bertiga ke lantai atas,dan melihat Al dan Sena yang sedang di ikat di bangku dan di dekat jendela..


Hallo Selamat malam nyonya sena dan tuan Al..”sapa Cio tersenyum sinis..


Ci-Cio saya mohon lepaskan saya,saya mohon Cio…”mohon sena menangis..


Lepasin,,Lepasinnnn,tidak semudah itu sena…!!!!”bentak kenzo


Kenzoooo,anda tidak ada urusannya dalam ini…”pekik sena..


Heyy,itu adek saya anda ngerti…”bentak Kenzo menodongkan pistol ke arah kepala sena…


***


ada nyonya Jeje nya bik…?”tanya Suna…


Ada non,bentar saya panggilkan…”jawab Bibik itu lalu menutup pintu kembali dan berjalan ke arah Jeje dan juga caca..


Permisi non,ada tamu yang mencari nyonya Jeje…”kata Bibik


Siapa bik..?”tanya Jeje ragu,karena ia tidak pernah memiliki seorang tamu ataupun orang yang ia kenal..


Sepertinya dari kantornya tuan Cio non..”jawab Bibik


Kalau begitu,suruh masuk saja bik,saya letih berjalan…”perintah Jeje kepada bibik..


Baik non..”jawab bibik berjalan kepintu lalu membukannnya..

__ADS_1


Disaat Suna masuk,Jeje terkejut melihat kedatangan Suna,namun ia tidak memperlihatkan itu..


Saya diperintah tuan Cio kesini untuk menjaga anda nyonya..”ucap Suna berbohong


Kenapa Cio tidak menghubungi saya…”tanya Jeje heran..


Tuan Cio ada urusan diluar kantor malam ini nyonya..


Tapi sebelumnya,saya tidak perlu anda menjaga saya,saya sudah ada kawan,jadi anda bisa pergi nona Suna..”usir Jeje halus tersenyum


Ini sudsh perintah nyonya,kalau saya tidak mengerjakan nya,pekerjaan saya akan dicabut..”jelas Suna duduk di kursi


Baiklah,bibik buatkan nona Suna minuman..”perintah Jeje…


Mereka berbicara panjang lebar,namun saat di pertengahan pembicaraan,Jeje melihat di saku belakang Suna terdapat pistol yang sering ia lihat di saku celana Cio,Jeje seketika membeku di tempat duduknya dan memegang perutnya yang tiba-tiba keram…


Saya akan ke dapur dulu..”ucap Jeje berjalan ke dapur..


***


sedangkan Al berusaha untuk memohon agar dilepaskan


Cio,Cioo tolong Lepasin saya,saya tidak ada berniat untuk melukai Jeje,yang saya utuskan untuk melukai anda saja,tapi malah melenceng ke jeniara dan itu semua ide kotor sena itu….!!!”sontak Al melihat Kearah sena


Apa,apa yang anda katakan,,,itu semua tidak benarrrr!!!”pekik sena….


Dorrrr....dorrr…”suara tembakan dari pistol Kenzo yang menembak kepala sena lalu di bagian badan sena ditembak oleh Adelio,sena kini sudah benar-benar tidak ada..

__ADS_1


sekarang tinggal menunggu giliran Al…


****


saat di dapur,Suna tiba-tiba berada dibelakang Jeje yang sedang meneguk minumnya..


Hayy nyonya cantik,apa kandungan anda sehat…”ucap Suna melihat perut Jeje..


Jeje langsung mundur Kearah belakang dan memegang perutnya,ia mencoba untuk mempertahankan hidupnya,namun tiba-tiba Suna sudah memetik pelatuk pistolnya dan menodongkan ke perut Jeje…


Jangan,jangan lukai anak ini,saya merasa tidak punya masalah terhadap kamu,tapi apa ini semua nona..?”tanya Jeje menenangkan tubuhnya yang gemetaran,namun caca yang baru turun dari tangga melihat Jeje ditodong pistol,ja seketika berteriak dan berlari ke arah Jeje,namun Suna menembakan lampu yang ada didekat caca,tapi tidak terkena caca,caca berdiam disana karena perintah Suna…


***


ci-cio sebelum anda menghabisi hidup saya,tapi coba ingat kembali apa dari satu karyawan anda ada yang tidak datang tuan Cio…”Ujur Al membuat Cio,Kenzo dan adelio yang mendengar merasa heran..


Tidak perlu berbasa basi Al,saya tau kamu pasti hanya mengulur waktu…”jawab Kenzo…


Yang tidak ada di kantor anda sekarang bukankah Suna…?”tanya Al tersenyum sinis…


Apa anda tidak takut,istri dan anak anda terluka….”ucap Al pelan tersenyum melihat muka Cio yang semakin takut mengingat istrinya yang sedang hamil tua..


Jangan banyak omongggg….!”bentak Cio menembak kaki Al


Saya tidak takut mati Cio,karena keluarga Syaa sudah saya suruh pergi jauh dari Indonesia ini,jadi kalau untuk mati saya tidak takut….!”pekik Al


Tapi apakah anda tidak takut istri anda yang sedang hamil besar di todong pistol oleh Suna….”ucap Al tertawa menahan sakit…

__ADS_1


Adelio langsung sigap menelepon caca



__ADS_2