Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 140


__ADS_3

Saat Diperjalanan menuju bandara,Didalam mobil tidak ada pembicaraan dari Arora maupun Edward,saat sudah sampai di bandara,Arora di jemput oleh jet pribadi milik Cio.


Saat ingin masuk Kedalam pesawat,Arora berbalik badan dan melambaikan tangannya ke Edward lalu melempar senyuman nya,itu membuat Edward salah tingkah,karena awal mereka bertemu ya itu di bandara dan,namun Disaat itu Edward belum terlalu dekat dengan Arora,tapi waktu kejadian hujan itu,Edward ada sedikit menyukai Arora namun ia tidak mempersilakan hal itu,tapi saat Arora ingin kembali ke canada,Edward merasa sedih,Edward membalas lambaian tangan Arora sehingga melemparkan senyumnya ke Arora untuk pertama kalinya.


****


Malam harinya dikamar Cio dan Jeje,Cio ada menyiapkan makan malam sedikit romantis di balkon,karena mereka tidak mau makan diluar,saat Jeje masuk Kedalam kamar ia terkejut melihat ke balkon,dan tersenyum sedih.


“Omg,..” ucap Jeje tersenyum senduh menatap suaminya yang telah duduk menunggunya di balkon.


“Apa kita akan melakukan dinner untuk hari ini setelah sekian lama….” Ucap Cio berdiri menyambut tangan istrinya dan meminta duduk.

__ADS_1


“Kamu yang menyiapkan semua Inj….” Tanya Jeje merasa kagum.


“Yes,siapa lagi,saya tidak akan meminta anak-anak karena mereka akan mengejek saya….” Jawab Cio.


Mereka memulai makan romantis dengan langit yang sangat mendukung dan ditemani oleh bintang-bintang yang indah tak kalah indah dari Jeje.


“Apa kamu menyukainya….” Tanya Cio menggenggam tangan Jeje satunya.


Cio menatap lekat istrinya yang cantik ini,dan mendekatkan muka nya ke muka Jeje,dan mulai menciumi B*b*r Jeje,lalu melepaskan nya kembali dan Cio menggendong Jeje Kedalam kamar lalu meletakan Jeje diatas kasur besar itu.Cio naik ke atas kasur dan membuka semua kancing baju Jeje,begitu juga dengan Jeje,membantu membuka kancing baju Cio.mereka melakukan hubungan suami istri setelah di nanti-nantikan Cio.Mereka tertidur dengan berpelukan dan tidak ada sedikit benang pun dilekat ditubuh mereka,tidur di Turunin oleh selimut yang sangat empuk.


Pagi harinya,dimana kembali ke rutinitas seperti biasa,Cio dan Jeje sudah menunggu Edward dan Eliza turun namun saat turun biasanya hanya terdengar suara satu keributan tapi kini terdengar dua keributan dari tangga.

__ADS_1


Eliza mendekati Edward yang baru keluar kamar dengan pakaian kampusnya,lalu bertanya. “Apa kamu menyukai kak Arora,gpp saya setuju kamu dengan kak Arora,dia juga terlihat menyukai kamu….” Ucap Eliza berbisik.


“Apaan sih lo za,jangan aneh-aneh bicaranya,ini baru pagi lo jangan cari masalah…” jawab Edward kesal


Eliza sengaja berbicara dengan nada yang besar supaya terdengar satu rumah.


“Omg,kamu mulai menyukai kak Arora,omg….” Ucap Eliza tertawa usil lalu berlari kecil ke arah Jeje supaya Edward tidak membalasnya.


“Eliza jangan ngawur deh,ini masih pagi….” Ucap Edward menyendok sarapan paginya.


“Mom,mommy dengar itu,kak Edward menyukai kak Arora,apa mommy dan Daddy setuju….” Tanya Eliza usil namun jawaban dari kedua orang mereka membuat Edward terkejut dan terselek makanan.

__ADS_1


“Ya setuju…” jawab Jeje bersemangat.


__ADS_2