Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 131


__ADS_3

Mereka yang tengah sibuk dengan diri Masing-Masing tiba-tiba terkejut dengan tindakan Eliza,Edward dan Mauza langsung mendekati Eliza dan merebut ponsel Eliza,karena Eliza mengaku kalau seniornya mengirim pesan yang aneh.


“Omg,apa ini….” Ujur Eliza histeris.


“Za,kenapa sih,bisa engk jangan bikin terkejut….” Titah Edward.


“Kak,lihat dulu,kk masih ingat engk dengan senior yang pernah aku ceritakan ke kakak itu,lo ingat engk za….” Ucap Eliza menjelaskan.


Mauza dan edwrd bersama-sama menjawab…. “Ya ingat,lalu.”


Dia ngirim pesan begini….


“Eliza,turut berduka ya atas meninggalnya kedua orang tua lo dan orang tua Mauza,Gue tau dari orang yang dekat dengan gue Za….” Pesan Leo tersenyum sinis dan memberi tanda dua jari.


“Ini maksudnya gimana sih,kenapa jadi dia tu seakan tau semuanya ya….” Ucap Eliza hanya membaca pesan dari Leo,sedangkan Mauza dan Edward masih berkecamuk dengan pikiran nya sendiri.


“Mauza,lo memang udah harus untuk pindah ke kampusnya Eliza deh,dan gue bakal urus Perusahan Daddy sedangkan lo memiliki banyak tugas smaa gue juga sih,….” Perintah Edward mengatur strategi yang aman dan akan dilakukan besok.

__ADS_1


****


semua keluarga berkumpul Dimeja makan,Jeje dan Caca terkejut melihat penampilan anak-anak mereka..


“Hey,kalian mau pergi kuliah apa gimana sih,kenapa penampilannya seperti mau pergi motoran….” Seru Jeje bangkit dari kursi.


“Mom,tunggu sampai kami benar-benar tau siapa yang menyebabkan atau yang merencanakan kematian kalian ya,Mommy jangan khawatir,aku dan Mauza akan menjaga Eliza Ok….” Jelas Edward memeluk Jeje.


“Ini maksudnya gimana sih,kenapa tiba-tiba gini.Cio…” seru Jeje mendekati Cio.


“Ma,Pa,aku pergi dulu ya,aku akan balas dendam untuk mama dan Papa….” Ucap Mauza mencium Caca.


......................


Eliza,Edward,Mauza sengaja tidak pergi menggunakan mobil ke kampus dan Perusahan,karena akan susah untuk mengikuti orang yang bersangkutan.


mereka pergi menggunakan motor besar,setelah sampai di kampus,semua mata tertuju ke tiga bersaudara itu,Edward hanya akan menunggu diruang khusus tamu VVIP,Edward juga memblokir Cctv dan hanya di ketahui oleh dia dan pihak yang dipercaya,sedangkan Eliza dan Mauza sudah masuk kelas,dimana mata kuliah selesai sebentar lagi,Senior yang mengaku menyukai Eliza kini duduk di kursi dekat loker(tempat penyimpanan barang.)

__ADS_1


Saat Eliza dan Mauza keluar dari kelas,Leo menyapa hangat Eliza seakan dia tidak tau bahwa dia semalam mengirim pesan kepada Eliza.


“Hey Za….” Sapa Leo tersenyum hangat.


“Hey kak Leo….” Jawab Eliza membalas senyum Leo.


“Ini…siapa….” Tanya Leo menunjuk ke arah Mauza yang memperhatikan gerak gerik Leo.


“Oh dia,ini Mauza,saudara aku setelah kak Edward.” Jawab Eliza


“Gue Mauza,lo….” Sapa Mauza menyodorkan tangannya.


“Gue Leo senior Eliza,Gue kira lo pacar Eliza,rupanya salah,Gue hampir putus asa gara-gara melihat Eliza jalan sama cowo sebaya dia,padahal Gue sudah minta izin sama mama nya Eliza.” Ucap Leo tersenyum.


Namun Leo tidak tau,saat dia bersalaman dengan Mauza tadi,Mauza ada melekatkan Cip kecil di arloji milik Leo,setelah basa-basi,Eliza dan Mauza pamit untuk pulang duluan karena Edward sudah mengirim pesan kepada Mauza,kalau dia akan menunggu Diparkiran.


setiba di pakiran,mereka mengendari motor mereka ke arah Perusahan milik Daddynya.

__ADS_1


__ADS_2