Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 86


__ADS_3

...----------------...


...Cio dan Adelio masuk Kedalam bersama,karena diluar sudah beres…...


Cio mengatakan kepada Adelio…”bersiaplah ini mungkin akan menghilangkan salah satu nyawa kita,dan yang pastinya lo bukan Gue,karena lo belum punya istri...


Lagi keadaan begini,bisa-bisanya lo berkata seperti itu s***!!”umpat Adelio kepada Cio yang tengah tersenyum mencandai Adelio


Cio mendorong pintu itu dengan sekuat tebangan ya,suara tendangan terdengar keruangan satu lagi Ditempat sena dan Al berada,mereka segera keluar dan melihat apa yang terjadi,Al dan sena sama-sama terkejut,karena Cio dan Adelio mengetahui keberadaan nya..


Hentikan…hentikan…!”teriak sena sambil memegang pistol Kearah Cio sedangkan Al mengarah ke Adelio..


Hayy,wanita ja****!!! Hentikan sikap anda yang menjijikan ini,lepas Jenaira dan caca..!”bentak Adelio,.


Lepaskan.?tidak akan pernah terjadi sampai benar-benar Cio kembali kepelukan saya…!!”ucap sena ketawa songong…


Cio mendekati sena,ia berjalan pelan Kearah sena dan mengatakan..”sena,saya tau kamu hanya memerlukan uang saya bukan,kamu hanya butuh aset saya,saya tidak perlu membahas ini bukan,jadi jangan kebanyakan drama,dan lepaskan istri saya…!”bentak Cio menembak pergelangan kaki Al dan melemparkan pistol sena ke salim dan Tesla..


Salim dan Tesla langsung sigap,membawa Al keluar dan sena keluar..


sedangkan di dalam,Jeje sudah kesakitan dan berkeringat dingin,caca yang kebingung gatau harus ngapain,ia mencari cara untuk menipu pengawal yang berada didekat mereka..


Hayy,lihatlah saudara saya lagi hamil,tolong Lepasin kami,atau kamu mau mati secara tidak adil..?”ucap caca menakuti pria tersebut..


Diam..!”bentak pria itu ingin memukul caca dengan tongkat pistol tersebut,namun Jeje yang melihat kejadian itu ia langsung menendang kaki pria itu dan mengambil pistolnya…


Jeje berusaha mengambil senapan pria yang jatuh itu,Jeje kesulitan karena kakinya yang di ikat,begitu juga dengan caca akan tetapi caca di ikat di bagian tangan dan juga kaki

__ADS_1


jeje sekuat tenaga menggeser-geser bangku nya namun pria itu langsung berdiri dan mengambil pistol itu,dan ingin menembakan ke perut Jeje..


Jangan,jangan tembak dia,tembak saya,saya saja yang ditembak…!”pekik caca semakin takut melihat Jeje yang akan ditembak dan Jeje akan kehilangan anaknya..


Pria itu mengeluarkan pistolnya satu lagi dan membidik ke arah caca di bagian kepala dan Jeje..


Hitungan detik,saya pastikan kalian akan terkubur dan terkurung di dalam sini…”ucap pria tersebut..”


brakkkk..”suara tendangan kaca dari luar membuat Jeje dan caca terkejut sekaligus pria tersebut..


Saat pria itu menoleh,Adelio langsung menembak pria itu dibagian kepala dan cio di bagian dada..


Dorrr,,,dorrr!!


Jeje dan caca sama-sama terkejut…


Je,Ca..”ucap dua pria kepada wanita yang mereka cintai..


Cio dan Adelio melepas ikatkan Jeje dan caca..


Jeje,melihat ke arah cio dan meneteskan air matanya ia langsung memeluk cio,sampai seluruh badannya gemetar.


namun saat Jeje memeluk cio,Jeje pingsan dipelukan cio.


Cio,segara bawa dia kerumah sakit,mungkin saja karena efek dari kehamilannnya..”ucap caca dibantu tegak oleh Adelio…


Adelio langsung memeluk caca,dan mengatakan..”kamu baik-baik saja,ada yang luka??

__ADS_1


Udah gpp kok,makasih ya,yang penting kita selamat..”jawab caca menenangkan Adelio


Cio menggendong Jeje keluar dari mall itu,karena hari sudah malam,jalan keluar mall kurang terlihat,jadi salim dan Tesla menerangi dari luar pakai kecahayaan mobil..


Salim dan Tesla berjalan berlawanan arah,Mareka membawa sena dan juga Al ke rumah kedua..


sedangkan Adelio,cio dan juga caca membawa Jeje kerumah sakit..


Setiba dirumah sakit,semua suster rumh sakit terkejut melihat tuan cio datang dengan keadaan begitu membawa istrinya yang pingsan..


Adelio menggenggam tangan caca dan mereka berjalan Kedalam..


Jeje masuk ruang periksa


keadaan bayi tidak ada masalah,mungkin saja ini karena kondisi dokter Jeje yang lemah tuan..”ucap dokter yang periksa Jeje..


Jadi,dokter Jeje tidak perlu dirawat inap,bisa rawat jalan tuan..”ucap dokter itu lagi..


Setelah selesai periksa Jeje,mereka pulang,Adelio mengantar caca pulang kerumahnya,karena caca memakai pakaian pendek,Adelio menutupi caca dengan jaketnya..


Sedangkan cio menggendong Jeje Kedalam rumah dan menggunkaan lift..


cio meletakan Jeje Ditempat tidur,cio memperhatikan Jeje dan mengusap tangan Jeje


cio masuk Kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur.


__ADS_1


__ADS_2