
Semua mata karyawan tertuju ke arah anak bos mereka dan sahabat bosnya sekaligus.
mereka terkejut melihat penampilan Edward beserta saudaranya datang dengan penampilan seperti itu.
“Ni mereka memang bikin jantung Gue jatuh gatau kemana sih,keunggulan bibit tuan Cio dan nyonya Jeje tidak pernah gagal….”bisik salah satu karyawan.
“Duh lo engk lihat juga tu,anaknya pak Adelio,bikin oleng bego….” Tambah karyawan satunya….
Mereka jalan Disamping kanan kiri Eliza,mereka seperti bodyguard yang diutus untuk Eliza,mereka menaiki lift khusus bos,saat sudah tiba diruangan milik Cio,mereka melepas jaket mereka,dan terduduk di sofa panjang.
“Gila,berasa jadi orang terkeren….” Ucap Eliza tersenyum sinis.
“Gue sudah melekatkan cip pada arloji Leo,Gue yakin banget,dia ada hubungan nya dengan keluarga dari kakek lo….” Ucap Mauza membuka pembicaran.
__ADS_1
“Tapi,kita bisa tau dari mana kalau dia ada sangkut pautnya dengan keluarga kakek dari Daddy….” Tanya Eliza bingung..
“Eliza,lo itu di kampus belajar apa engk sih,kenapa akhir-akhir ini kelihatan bego sih….” Protes Edward menjentik jidat Eliza sehingga Eliza merasa sakit.
“Gila,si Eliza bisa-bisanya ni orang tidur di kelas pas pelajaran yang menurut Gue seru….” Ucap Mauza menjewer telinga Eliza.
“Lo bilang itu pelajaran seru,udah deh za,belik aja lo ke kampus lo yang dulu deh,bingung Gue pelajaran Menghitung-hitung lo sebut seru,memang gila ni orang….” Protes Eliza menjewer kembali telinga Mauza.
“Udah-udah,kita harus selesaikan masalah ini dulu….” Potong Edward.
Mereka melihat ada sebuah papan besar berisikan foto-foto keluarga mereka,dimana foto Cio,Jeje,Adelio,Dan caca sudah disilang oleh Leo,dan kini tanda panah menuju ke arah Eliza,Edward,Mauza.
benar Gue bilang kan,ni orang pasti ada sangkut pautnya dengan keluarga dari kakek kalian….”
__ADS_1
“Benar,kini kita sudah tau tentang kebusukan dari senior kamu za,kamu jangan sampai terpedaya oleh dia,Gue berpikir dia cukup berbahaya juga,atau bisa dibilang dia selevel dengan kita.
Gue rasa Daddy dan yang lain juga sudah tau tentang ini,karena Daddy pasti meminta seseorang untuk mengikuti kita dan juga Leo,Gue yakin Daddy akan melakukan hal yang pantas untuk ni orang,kita tinggal tunggu main besarnya.” Ucap Edward membiarkan komputer itu hidup.
“Lalu selanjutnya bagaimana….” Tanya Eliza melipat tangannya.
“Seperti yang kita bicarakan tadi malam,Gue akan fokus ke Perusahan karena dia juga akan menyerang Perusahan dan kalian akan fokus ke kampus dan luar kampus,dan lo Mauza,Gue percaya ke lo….” Atur Edward memasang kembali jaketnya dan berjalan keluar kantor,sedangkan Eliza dan Mauza menuju jalan pulang.
......................
“Bos bagaimana mereka tahu dengan rencana kita,saya takut mereka tau tentang rencana kita Inj….” Ucap salah satu pria disana.
“Kalau anda takut,lebih baik anda tidak usah bekerja disaya….” Ketus Leo menembak pria tersebut dan meninggal.
__ADS_1
“Saya ingatkan,kita disini untuk membalas dendam bukan untuk takut,kalau kalian takut berarti kalian bukan lelaki sejati,melainkan lelaki bencong diluar sana….” Bentak Leo.
“Besok adalah hari yang pas untuk menculik Eliza,karena hanya tinggal mereka yang akan kita habisi,jika kalian gagal maka saya pastikan nyawa kalian melayang….” Bentak Leo lagi dan keluar dari gudang bekas itu lalu mengendarai mobilnya kerumah miliknya.