
2 hari telah berlalu,dimana kepulangan Cio dan Adelio ke tanah air tercinta,mereka baru saja selesai melalukan videocall dengan pasangan mereka Masing-Masing.
Mauza,Eliza pergi ke kampus bareng karena Mauza sudah pindah ke kampus Eliza,namun mereka tetap beda motor,saat tiba di kampus orang-orang seperti biasa ramah terhadap Eliza dan Mauza.Namun ada salah satu pria yang menyapa Eliza dan tersenyum ramah ke arah Eliza,namun dilihat oleh Mauza,Mauza ada sedikit jijik melihat pria itu tersenyum ke arah Eliza,namun ia tidak seperti ini biasanya,tapi tah kenapa sejak saat di candain oleh Edward dan Arora dia malah membuka hatinya untuk Eliza.
Pelajaran telah dimulai,mereka berdua melewati mata kuliah dengan lancar,Eliza bilang dia akan pergi sama teman cewe nya,dan dia meminta Mauza untuk pulang duluan,karena dia akan pulang sendiri,dan Mauza mengiyakan,namun dia bukan malah pulang melainkan ke kantor tempat Edward,saat Mauza memasuki ruangan Edward,Mauza tidak melihat ada Edward diruangan nya,namun dia tetap menunggu dan merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang terletak di ruangan Edward.
****
“anyway kita akan kemana,But Gue tidak bisa lama-lama ya….” Ucap eliza kepada teman tongkrong nya.
Mereka nongkrong disebuah Cafe yang cukup terkenal dan sering dikunjungi pihak-pihak kelas atas.
__ADS_1
“Eh,Gue luan ya,udah sore aja,ntr Mommy Gue nyarin gue lagi,See you again.” Ucap eliza bangkit dari tempat duduk dan mengambil tas nya.
Namun saat perjalanan pulang,eliza hampir saja ingin menabrak kucing,namun langsung di elakkan oleh eliza,eliza tidak langsung pulang,dia singgah di kantor Edward,dan melihat ada Honda Mauza terparkir di khusus tamu vvip.Eliza langsung masuk Kedalam ruangan Edward,tak melihat Edward,tapi melihat Mauza yang sudah tertidur Disofa panjang.Eliza ingin mengejutkan Mauza,eliza mendekati Mauza,eliza sedikit merendahkan tubuhnya dan ingin mencandai Mauza,namun Mauza langsung menarik Eliza hingga terjatuh ke tubuh nya,kini wajah mereka sangat dekat.Jantung mereka sama-sama berdebar kencang,Knop pintu terbuka,terlihat sosok Edward masuk dengan beberapa asisten nya,mereka terkejut dengan pemandangan ini,tapi Edward malah tersenyum,Eliza dan Mauza terkejut,sehingga membuat mereka langsung terduduk.
Edward duduk dikursi miliknya dan menandatangani proposal yang telah dibahasnya tadi,dan meminta orang tersebut keluar.
“Kak jangan salah paham dulu,ini tidak seperti yang kakak pikirkan….” Jelas eliza mendekati Edward.Edward hanya tersenyum melihat ke arah Mauza dan eliza.
“Gue rasa,gue yang slaah dengan hari ini….” Batin Mauza menyandarkan tubuhnya di sofa panjang itu.
“Gpp kok,kalau kalian pacaran juga gpp,kakak setuju….” Ucap Edward dengan santai,namun berbeda dengan eliza dan Mauza mereka sama-sama terkejut dengan ucapan Edward.
__ADS_1
Namun saat televisi menyala,ada pemberitahuan tentang jet pribadi milik Cio,atau yang ditumpangi oleh Cio dan Adelio terjatuh saat ingin mendarat atau hilang kendali.Berita juga memberitahukan ada dua orang yang telah kehilangan nyawanya.Eliza,Edward,Mauza langsung berdiri dengar berita itu,mereka terkejut dan terdiam,tiba-tiba suara telpon Edward berbunyi.
“Edward,Mommy dan Mama pingsan saat dengar kabar berita dari tv,buruan pulang ward….” Perintah Arora nangis tersedu-sedu sambil Menelpon edward dengan tangan yang bergetar.
Eliza masih terdiam Ditempat,dia meneteskan air matanya,namun lamunan nya langsung di hentikan oleh edward dan Mauza,Mereka bertiga tidak sabar menunggu lift,karena lift khusus bos lagi dalam perbaikan,mereka lari dari lantai 5 sampai lantai 1.
Eliza terus meneteskan air matanya,dia berlari sangat kencang,dan menabrak karyawan yang berlalu-lalang.Eliza tidak mau naik mobil,dia langsung membawa motornya dengan kencang,dan juga semua kampus merah telah di blokir oleh salim dan Tesla.
Mauza dan edward sama dengan eliza,mereka harus pakai motor karena Jakarta sangat macet,eliza terus meneteskan air matanya,sampai dirumah eliza asal memakirkan motornya sembarang arah,lalu berlari masuk Kedalam rumah melihat mommy dan mama sudah bangun dari pingsan karena telah di obatkan oleh Arora,Jeje langsung berlari memeluk eliza dengan tangisan yang pecah,saat Mauza masuk dia melihat mama nya nangis dan Mauza mendekati caca,dan memeluk caca.
__ADS_1