Hitam Dan Putih

Hitam Dan Putih
Episode 125


__ADS_3

“Kini aku bertemu dengan cinta pertama ku,yaitu engkau mama ku,aku sangat merindukan mu,bawa aku kerumah baru mu mam,aku sangat merindukan peluk dan kasih sayang yang tulus engkau berikan kepada ku mam.”


“Kini Cio si tampan sudah dewasa dan memiliki anak yang tampan dan cantik,tapi kini Cio singgah kerumah baru mama dimana mama sangat nyaman disini sayang,mama juga merindukan Cio,Cio yang selalu tersenyum manis kepada semua orang,Mama bisa saja membawa kamu kerumah baru mama sayang,tapi sepertinya mama tidak akan membawa Cio kerumah baru mama,mama tidak bisa memisahkan kamu dari wanita yang menunggu kamu di bawah pohon cantik itu,dan anak-anak kamu yang menunggu kamu diluar,balik ya sayang,mama juga bangga punya menantu seperti wanita itu,mama selalu mengawasi kalian,kembalilah Cio….”Ucap sosok wanita menggunakan baju berwarna putih dan terlihat sangat cantik menggunakan baju tersebut.


Kini Cio berada dalam alam mimpinya,dimana jantung nya yang tadi berhenti,Didalam mimpi Cio dipertemukan oleh Mendiang mama nya yang telah lama meninggalkan dia.


Saat itu juga keluar air bening dari mata Cio,dan tangan Jeje masih menggenggam tangan Cio dan terus menangis,namun tiba-tiba jari-jemari Cio bergerak dan terasa oleh Jeje,Jeje yang tadi menangis,terhenti karena merasakan pergerakan,Jeje mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Cio,jantung Cio mulai berdetak.


Semua perawat mengambil alih dan memindahkan Cio ke kamar pasien dan Cio masih tertidur,Jeje keluar dengan baju bedah yang banyak darah di bajunya.


Eliza langsung mendekati Jeje begitu juga dengan Edward mereka memeluk Mommy’nya mereka,Caca yang melihat itu,dia hanya menggosok-gosok punggung sahabatnya.


*****

__ADS_1


keesokan harinya,dimana Cio belum bangun juga,Jeje kasih setia menemani Cio dan tidur Disamping kasur Cio.


Eliza barusan balik dari kampus,dia langsung ke rumah sakit melihat Daddy nya.Eliza membawakan makanan kesukaan Jeje.


“Mom,Mommy makan dulu ya,Mommy belum ada makan lo,biar Eliza yang jaga Daddy,sana Mommy makan dulu,terus pulang bersih-bersih,ntr Mommy kesini sama kak Edward,aku sudah minta kak Edward untuk menjemput Mommy ya.” Ucao Eliza mencoba membujuk Jeje yang terlihat sangat kacau dan lesuh.


Jeje mendengarkan kata Eliza,dia memakan makanan yang dibawakan oleh Eliza,dan knop pintu terbuka terlihat dia pria ganteng masuk yaitu Edward dan Mauza datang menggunakan celana pendek dan baju kaos.


“Mom,pulang dulu yuk,Mommy istirahat dulu biar Eliza,Aku,Mauza yang jaga Daddy ya,tapi aku antar Mommy dulu Ok….” Ajak Edward duduk di samping Jeje,Jeje bangkit dari kursi dan berjalan ke kasur Cio,dia mencium dan memeluk Cio,dia juga Membisikan kata-kata untuk Cio.


”Sayang,aku pulang dulu ya,hanya sebentar kok,aku cuman mandi Ok,saat aku sudah kembali,kamu sudah harus bangun ya,aku merindukan pelukan kamu,ingat sayang,Aku dan anak-anak mencintai kamu….” Ucap Jeje mencium kening Cio dan berjalan keluar ruangan Cio.


****

__ADS_1


Saat Edward sudah mengantar Jeje pulang,dia singgah ke markas dimana Istri dan putra dari Alex disekap,begitu juga dengan wanita yang kena tanggap pertama.


Pintu besar terbuka,suara sepatu berbunyi sangat terdengar di telinga istri Alex dan putra mereka.


”Edward tolong Lepasin saya dan juga putra saya,saya berjanji akan menghentikan tindakan suami saya lagi,saya berjanji Edward….” Ucap istri Alex memohon menangis.


namun dia tidak tahu kalau suaminya telah di tembak mati oleh Jeje,Mommy’nya Sendiri.


Edward tertawa terbahak-bahak.


”Apa,apa….Lepasin,berjanji….stop,anda tidak perlu menghentikan tindakan suami anda lagi atau kakek saya,karena tindakan nya sudah di hentikan oleh Mommy saya selama-lama nya….” Ucap Edward membentak,saat dengar suaminya tidak ada lagi,istrinya tidak terkejut dia malah tertawa namun tidak dengan putra nya,dia malah terkejut dan marah sangat marah.


__ADS_1


__ADS_2