
Di dalam kamar Jeevan berkutat dengan tabletnya untuk melihat jadwal operasi besok dan pasien yang di Operasi mempunyai penyakit apa.
"Cla besok cari gedungnya aja" Ucap Jeevan yang sudah selesai mengecek jadwalnya
"Iya,tapi aku juga harus cari bahan bahan,buku gambar,dll" Ucap Clancy membuat Jeevan tersenyum
"Ya tak apa kalau mau mencari asal tak kelelahan" Ucap Jeevan mengingatkan Clancy
"Iya" Ucap Clancy lalu duduk di tepi kasur di sebelah Jeevan
"Besok aku ada operasi jadi fitting baju pengantin nya mungkin agak siang tak apa?" Ucap Jeevan mengingat besok dia ada operasi dan fitting baju
"Tak apa besok aku pinjam supir ya,buat beli keperluan butik" Ucap Clancy yang dibalas anggukan dari Jeevan
"Tapi sama Jackson juga ok,biar ada yang jagain kamu" Ucap Jeevan sambil mengelus rambut Clancy
Clancy hanya diam saja lalu ia membuka ponselnya untuk melihat ruko mana yang mau ia pilih. Jeevan yang melihat Clancy sedang fokus dengan ponsel. Jeevan mengintip sedikit untuk melihat apa yang sedang dilakukan oleh Clancy.
"Gedung ini bagus" Ucap Jeevan tiba tiba membuat Clancy terkejut
"Berhenti membuatku terkejut jee" Ucap Clancy lembut lalu ia melihat pilihan Jeevan
"Wah ternyata kau pintar memilih" Ucap Clancy melihat gedung pilihan Jeevan letaknya sangat dekat dengan restoran dan jalan nya hanya menempuh beberapa menit dari rumah orang tua Jeevan
"Aku memang pintar memilih" Ucap Jeevan menyombongkan dirinya
__ADS_1
Clancy hanya menggelengkan kepalanya melihat kepercayaan diri Jeevan yang tinggi. ia akhirnya memesan gedung itu dan tinggal mentransfer uangnya.
"Berapa biayanya?" Ucap Jeevan yang melihat chat antara Clancy dan penjual gedung tersebut
"sedikit mahal" Ucap Clancy dan Jeevan tersenyum karena Clancy yang terlihat ragu
"Hei, tak apa bilang saja" Ucap Jeevan lembut akhirnya Clancy pasrah ia memberikan ponselnya
"Kenapa tak bilang hmm. Aku masih bisa bayar dengan uang tabungan ku" Ucap Jeevan membuat Clancy merasa tak enak
Jeevan tersenyum melihat Clancy yang merasa tidak enak. Ia langsung memeluk tubuh Clancy yang lebih pendek darinya
"Tinggi mu berapa?" Ucap Jeevan karena ia merasa tubuh milik Clancy mungil
"158" Ucap Clancy
"Kau itu mengejekku hah?!" Ucap Clancy galak mengundang gelak tawa dari Jeevan
"Jangan marah gitu dong. Maaf deh" Ucap Jeevan yang melihat Clancy kesal
Clancy mengacuhkan Jeevan ia sibuk dengan ponselnya. Ia melihat lihat barang barang yang ia butuhkan sedangkan Jeevan ia berusaha agar Clancy tak marah hingga akhirnya dia menyerah.
"Ya sudah kalau kamu marah,aku minta maaf" Ucap Jeevan pasrah melihat Clancy yang mengacuhkannya dan fokus kepada ponsel
Jeevan benar benar menyerah dengan Clancy. Akhirnya Jeevan memilih mengambil tabletnya dan mulai mencari film. Clancy melirik sebentar lalu ia menghela nafasnya.
__ADS_1
"Van" Ucap Clancy dengan suara lembutnya membuat Jeevan menolehkan kepalanya
"Udah gapapa kok" Ucap Clancy tersenyum ia sebenarnya tak marah hanya tak suka saja dibilang seperti itu
"Maaf y" Ucap Jeevan dengan muka seperti bayi yang ingin menangis, Clancy menahan ketawanya melihat wajah Jeevan yang memelas
Clancy lalu menanyakan pendapat Jeevan tentang barang barang yang dipilih Clancy dan Jeevan setuju,dia juga mengusulkan memakai konsep yang menarik agar menarik perhatian orang. Clancy senang bahwa Jeevan bisa di ajak berdiskusi dan bisa mengerti dirinya juga.
tok tok tok
"Kakak aku masuk ya" Ucap Jackson menyembulkan kepalanya karena ia membuka pintu hanya sedikit
"Masuk sini. Kakak mau tanya sama kamu" Ucap Clancy senang adiknya datang. Ia mau bertanya tenang, Clancy yang akan membuka butik
"Kenapa kakak?" Ucap Jackson ia langsung menaiki tempat tidur dan bersandar di sebelah Clancy
"Kakak besokkan mau fitting baju,nah tapi Jeevan ada operasi dulu jadi pastikan lama. Jadi rencananya kakak ma buka toko baju,kamu setuju tidak?" Ucap Clancy menjelaskan maksudnya bertanya kepada adiknya. Jackson mengangguk semangat,ia senang impian kakaknya terwujud.
"Setuju banget kak" Ucap Jackson dengan semangat
"Besok kakak mau cari kebutuhan butik sekaligus transfer uang ke penjual gedungnya. Kamu bantuin kakak ya. Kakak udah cari barang barangnya udah pesan juga besok tinggal bayar sama ngambil. Kamu ikut harus" Ucap Clancy mengatakan tujuannya dengan wajah cerianya membuat Jeevan dan Jackson tersenyum melihat kelakuan Clancy
🐚 bersambung
Guys aku bikin Clancy meraih impiannya. Menurut kalian gimana? Kasih saran ya di kolom komentar. Aku bakal bacain komentar kalian satu satu.
__ADS_1
Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel baru aku ini.
Thank you 🙏😘