I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 26


__ADS_3

Clancy sangat menikmati jalan jalan bersama Jeevan. Hari sudah siang Jeevan membawa Clancy pergi ke restoran yang sudah ia booking.


"Kita mau ke restoran mana" Ucap Clancy karena diperjalanan sudah banyak restoran yang mereka lewati


"Nah sekarang kamu pakai ini" Ucap Jeevan memberikan kain hitam membuat Clancy semakin bingung


Jeevan memakaikan kain tersebut dan menutupi mata Clancy sehingga tidak kelihatan lalu ia mulai menuntun Clancy berjalan.


"Sekarang sudah boleh buka" Ucap Jeevan. Clancy langsung membuka dan terkejut melihat sekelilingnya



"Jee, ini" Ucap Clancy masih melihat kagum


"Iya, ini undersea restaurant" Ucap Jeevan lalu menuntun ke meja makan yang telah ia pesan


Clancy melihat ke sebelahnya dengan tersenyum senang, Jeevan mengambil foto Clancy dan menjadikannya sebagai wallpaper di ponselnya.


Mereka makan dengan tenang terkadang Jeevan memberikan makanannya kepada Clancy untuk dicoba begitupun sebaliknya. Setelahnya mereka kembali ke villa untuk beristirahat.


Clancy langsung berbaring di tempat tidur sesampainya di villa. Jeevan hanya tersenyum lalu ikut berbaring disebelah Clancy. Jeevan memeluk Clancy


"Jee, nanti jadi berenang?" Ucap Clancy sambil mendongakkan kepalanya


"Iya, nanti jam tiga terus kita lihat sunset" Ucap Jeevan lalu ia mengajak Clancy untuk menonton film


"Kamu suka film bergenre apa?" Ucap Jeevan bertanya


"Aku suka genre horor walau sedikit takut sih terus action" Ucap Clancy memberitahu lalu Jeevan memilih menonton action


Mereka menonton dengan tenang sesekali mengobrol ketika mereka melewatkan sesuatu. Mereka berdua terlalu fokus pada filmnya hingga tak tahu bahwa sekarang sudah jam setengah empat.

__ADS_1


"Huaa filmnya seru banget. Eh?! udah jam setengah empat cepat sekali" Ucap Clancy sambil melihat ke jam dinding


"Ayo katanya kamu mau berenang. Sana berganti baju" Ucap Jeevan menyuruh Clancy berganti


Clancy segera berganti baju lalu turun kebawah. Jeevan mengajak untuk berenang, sesampainya di kolam renang mereka peregangan otot terlebih dahulu.


"Ini dalam, kamu bisa?" Ucap Jeevan saat dia turun ke kolam


"Bisa kok lagian dulu waktu aku umur enam tahun udah bisa berenang di kolam renang sedalam 120 sentimeter" Ucap Clancy dan muai turun. Awalnya ia tenggelam tapi saat kakinya menyentuh lantai kolam langsung ia melompat kecil sehingga Clancy kembali ke permukaan


"Aku pikir kamu beneran tenggelam" Ucap Jeevan yang tadi sebenarnya sudah takut saat melihat Clancy tenggelam


"Kan aku sudah bilang aku bisa kok" Ucap Clancy tersenyum


Mereka berenang sambil tertawa senang terkadang mereka berlomba dan selalu saja yang menang adalah Jeevan.


"Kamu bisa mengambang" Ucap Jeevan sedangkan Clancy hanya menggeleng


"Sini aku ajarin" Ucap Jeevan mengajari Clancy walau Clancy sering tenggelam tapi tak pernah panik.


Jeevan ikut naik dan mengambil baju ganti dan handuk. Sedangkan di sisi lainnya, Nana sedang mengamuk kepada kakaknya.


"Kenapa bisa gagal hah?!" Ucap Nana tak terima


"Kenapa kau parah padaku salahkan si Ola idiot itu kenapa malah menjadi memihak Clancy" Ucap Andra tak terima di bentak adiknya


"Heh itu semua juga karena kamu ya. Karena kamu letoy kenapa gak lakuin sendiri dan malah mengancam orang lain. Seharusnya juga waktu kamu ancam dia, kamu lakuin sesuatu juga dong tapi malah santai santai" Ucap Nana berteriak kepada Andra melihat Andra membantahnya


Brakk


"Aku ini kakakmu bukan pengawal jangan seenaknya mengaturku" Ucap Andra mendorong Nana ke tembok dengan keras

__ADS_1


Nana dan Andra berantam hingga melempar apa saja di dalam ruangan sedangkan orang tua mereka hanya dia saja tak tidak pernah peduli pada mereka. Sejak kecil Nana dan Andra di besarkan oleh neneknya. Orang tua mereka tak pernah mengurus mereka.






Clancy sedang berfikir mengenai rumah. Ia ingin tetap di rumah orang tua Jeevan karena adiknya dan juga bisa berdekatan dengan Nara yang adalah sesama perempuan.


"Hei, kamu mikirkan apa?" Ucap Jeevan memeluknya dari belakang dengan rambut basah


"Duduk biar aku keringkan" Ucap Clancy menyuruh Jeevan duduk di tepi ranjang


Clancy mengeringkan rambut Jeevan dengan handuk. setelah mengeringkan rambut Jeevan. Mereka mengambil jaket karena akan makan diluar dan lagi udara sore hari sangatlah dingin.


"Selama kita liburan disini kita makan diluar aja atau sesekali memasak di villa" Ucap Jeevan sambil menggenggam tangan Clancy


Mereka pergi ke restoran yang dekat dengan pantai sambil menunggu sunset. Sesampainya di sana mereka langsung memilih meja dan memesan makanan.


"Jee, kamu tempat yang disukai dimana?" Ucap Clancy penasaran tempat yang disukai oleh Jeevan


"Di bukit lalu berpiknik" Ucap Jeevan memberitahu


Tak lama pesanan mereka datang. Setelah makan mereka berjalan jalan sebentar di sekitar pantai. Hingga tiba saatnya sunset, mereka melihat dengan pose Clancy duduk bersandar di dada Jeevan dan Jeevan memeluk bahu Clancy.


🐚 Bersambung


Semoga kalian suka dengan ceritanya dan kalian jangan lupa

__ADS_1


Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel ini.


Grazie~ Terimakasih


__ADS_2