I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 31


__ADS_3

Semua orang terkejut melihat isi kotak tersebut. Sekarang mereka semua tahu apa yang membuat Ola dan Clancy berteriak histeris. Ternyata isi kotak tersebut adalah foto Clancy yang sedang tersenyum lalu dilumuri darah yang masih segara dan sebuah bangkai tikus.


"Sayang, kamu bawa Ola dan Clancy masuk. Kate kamu masuk juga" Ucap Rendy menyuruh semua wanita masuk ke dalam rumah. Rendy menyuruh Tony dan Kevin membuang kotak tersebut beserta isinya. Rendy, Jeevan, dan Jackson berbicara serius walau Jackson masih kecil tapi ia tahu pasti ini perbuatan orang yang amat sangat tak suka pada kakak nya


"Cla, tenanglah" Ucap Ola yang sudah mulai tenang setelah minum teh


Clancy mulai tenang setelah Ola mengatakan itu. Clancy meminta izin untuk pergi ke kamar. Nara membiarkan Clancy pergi karena tau Clancy butuh waktu sendiri. Sesampainya di kamar setelah menutup pintu, Clancy mulai menangis mengingat pesan asing tersebut dan foto darah itu.


"Kenapa kenapa harus aku yang mendapatkannya?!!" Ucap Clancy sambil menangis tersedu sedu


"Apa yang harus aku lakukan Ayah Ibu?" Ucap Clancy dia benar benar tak tahan. Ia ingin tau siapa yang mengirimkan gambar dan pesan tersebut.


Sedangkan disisi lain dua orang tersebut tertawa senang melihat mangsa mereka sudah ketakutan.


"Sepertinya kita beri jeda dulu ya kasihan hahahaha" Ucap Wanita tersebut tertawa


"Okay, ayo kita pulang" Ajak Pria tersebut


Jeevan dan Rendy sudah memutuskan untuk mencari tahu. Jackson diberi perintah selama mereka mencari tahu, Jackson harus menjaga Clancy.


"Yah, apa kita tidak menyewa orang saja untuk mencari tahu?" Ucap Jeevan kepada Rendy


"Nanti akan Ayah cari orangnya tenang saja. Sekarang sana masuk dan temani Clancy" Ucap Rendy menyuruh Jeevan untuk masuk sedangkan Rendy akan bertanya kepada Tony yang sedang duduk termenung


"Kamu, kenapa Tony?" Ucap Rendy bertanya

__ADS_1


"Enggak, yah tadi pas aku mau buang kotak dan isinya bersama kak Kevin aku melihat di belakang foto bertuliskan N&A" Ucap Tony memberitahu apa yang dia lihat


Clancy yang sedang menangis mendengar suara ada orang yang akan ke kamarnya. Ia langsung pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya. Jeevan masuk dan mendengar suara air mengalir.


"Hei, kamu disini?" Ucap Clancy berpura-pura tidak terjadi apa apa


"Untunglah kamu baik baik saja. Aku pikir kamu bakal menangis" Ucap Jeevan membuat Clancy tersenyum palsu.


"Kamu tidak tahu betapa stres nya aku yang mendapat teror tersebut" Ucap Clancy dalam hatinya


"Oh jee besok aku sudah boleh mulai bekerja? Di rumah aku bingung mau ngapain" Ucap Clancy memohon membuat Jeevan tidak bisa menolak.


Jeevan menyetujuinya karena besok dia juga di panggil ke rumah sakit untuk membantu operasi. Clancy mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi.


"Jee, dua hati lagi peresmian butik jadi mungkin besok aku sibuk mengurus semuanya dan juga mungkin aku akan tinggal di butik tak apa?" Ucap Clancy mengingat peresmian butik


"Kenapa kamu tidak minta maaf saja agar kamu bisa beristirahat?" Ucap Jeevan khawatir Clancy akan lelah


"Kali ini aku mau mengerjakan sendiri tanpa campur tangan orang lain" Ucap Clancy mengatakan keinginannya


"Lagipula pasti ibu repot menyiapkan keperluan Jack besok" Tambah Clancy. Jeevan mengerti lalu ia menyuruh Clancy untuk tidur mengingat Clancy baru tidur jam tiga subuh.


Malam harinya, Clancy dibangunkan untuk makan malam. Clancy makan dengan lahap karena seharian tidak makan sedangkan yang lain hanya tersenyum melihat Clancy yang makan dengan banyak dan tidak terpengaruh dengan kejadian tadi pagi. Selesai makan Clancy duduk di sofa lalu Kate datang dengan Tony dan duduk di sebelah Clancy. Tiba tiba Clancy berlari ke wastafel dan memuntahkan cairan


"Cla tak apa" Ucap Nara yang melihat wajah Clancy yang pucat.

__ADS_1


"Gak tau Bu, aku mau muntah tapi yang keluar cuma cairan saja" Ucap Clancy dengan lemasnya


"Cla, kamu kapan menstruasi?" Ucap Nara dengan senangnya


"Harusnya bulan kema.." Ucap Clancy terhenti lalu membulatkan matanya


"Bu, jangan bilang aku hamil" Ucap Clancy dengan senyum yang menghias wajahnya


"Sepertinya iya sayang. Besok kamu ke dokter kandungan saja" Ucap Nara tersenyum lalu ia menuntun Clancy berjalan ke ruang tamu karena Clancy lemas.


"Kak tak apa tadi kata manusia kucing ini kakak muntah muntah" Ucap Jackson yang memberikan Kate julukan manusia kucing


"Anda menghina saya" Ucap Kate kesal


"Siapa enak aja" Ucap Jackson tak terima


"Aku mau tidur capek" Ucap Clancy lalu pergi ke atas dengan pelan


Rendy memperhatikan wajah Nara yang terlihat bahagia lalu ia menyampiri Nara untuk bertanya.


"Kamu kenapa?" Ucap Rendy memperhatikan wajah Nara


"Ahh pokok nya aku senang karena sebentar lagi menjadi nenek" Ucap Nara menjawab membuat semua yang disitu mematung termasuk Jeevan. Bahkan Jeevan dan Jackson berebutan untuk menaiki tangga


🐚 Bersambung

__ADS_1


__ADS_2