I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 35


__ADS_3

"Entahlah jee, apa aku bisa terus disisimu" Ucap Clancy dalam hatinya


"Hei, ayo pulang kamu gak mungkin disini teruskan? Kamu juga harus istirahat dan hari ini pekerjaan kamu beres semua" Ucap Jeevan memberi penjelasan sedikit karena tau Clancy pasti akan selalu merasa tak enak


"Tapi aku ker...." Clancy terdiam saat Jeevan menaruh jari telunjuk ke bibirnya


"Ingat tak boleh kelelahan. Sekarang ayo pulang dengan Jack" Ucap Jeevan menarik lembut tangan Clancy.


Clancy hanya menurut saja. Jeevan memberikan tas selempang milik Clancy lalu berjalan keluar dari ruangan. Sesampainya di tempat parkir, terlihat Jackson bersender di pintu belakang mobil dengan membawa tas ransel.


Sesampainya di rumah, Clancy langsung disambut oleh Nara. Nara mendapat pesan dari Kate bahwa Clancy sempat pingsan, langsung saat Clancy sampai dirumah. Ia langsung mendorong Clancy ke sofa.


"Kamu minumlah dulu teh hijaunya" Ucap Nara yang sudah menyiapkan teh hijau dari beberapa waktu lalu.


"Astaga, bu tak perlu terlalu repot" Ucap Clancy merasa tak enak


"Hei, kamu gak ngerepotin kok" Ucap Nara lalu menyuruh Clancy untuk segara diminum


Setelah selesai minum teh hijaunya, Clancy pergi ke kamar karena merasa tak enak badan. Jeevan sudah kembali ke rumah sakit lagi karena pekerjaannya masih belum selesai. Jackson berada di kamar sedang belajar dengan giat nya.


"Hah, capek besok lagi aja belajarnya sekarang aku mau main game dulu" Ucap Jackson lalu ia mengambil iPad dan mulai bermain game.


Di dalam kamar, Clancy membuka pesan asing yang sewaktu itu ia terima. Ia masih bingung siapa yang sebenarnya menerornya dan apakah dia punya salah sehingga orang tersebut menerornya. Clancy hanya menangis karena tidak tahu harus apa.


"Kenapa, aku menjadi begitu lemah" Ucap Clancy lalu ia menghapus air mata lalu membasuh wajahnya. Setelah itu Clancy mengambil keranjang yang berisi pakaian kotor yang berada di dalam kamar mandi.

__ADS_1


Clancy mencuci pakaian kotornya dan Jeevan. Tadinya Nara ingin membantu tapi Clancy tidak mau. Setelah selesai mencuci pakaian. Clancy ke dapur dan membuat susu untuk dirinya. Jackson turun untuk mengambil cemilan dan berpapasan dengan Clancy.


"Jack, kamu memangnya tak punya teman main ya?" Ucap Clancy karena selama ini ia hanya melihat Jackson lebih banyak menghabiskan waktunya untuk belajar atau di rumah saja.


"Gak punya hehe" Ucap Jackson cengengesan sedangkan Clancy hanya menggelengkan kepalanya.


"Berbaur Jack berbaur. Semua manusia adalah makhluk sosial" Ucap Clancy memberitahu sekaligus menyuruh. Jackson hanya terdiam.


"Kamu waktu ditempat yang dulu pintar bergaul kok sekarang malah lebih menghabis waktu dengan belajar bahkan hari libur. Kakak bukan gak bolehin tapi gak bagus juga buat otak kalau belajar terus menerus" Ucap Clancy menasihati Jackson.


"Iya, kak aku pergi ke depan ya mau mencari teman" Ucap Jackson langsung menjalankan mencari teman.


Jackson pergi ke taman, ia hanya duduk saja karena melihat banyak teman sebayanya yang sudah punya teman baik atau sahabat. Jackson menghela nafasnya. Tiba tiba, ada seorang gadis yang seumuran dengan Jackson hanya saja bertubuh mungil, menabrak kakinya dan jatuh tersungkur.


"Ish, kotor lagi bajuku" Ucap gadis tersebut menggerutu. Jackson hanya tersenyum saja lalu berdehem


"Ah, iya tak apa lagi pula aku yang salah maafkan aku" Ucap gadis lalu berdiri dan membungkuk


"Sepertinya bukan berasal dari Indonesia" Pikir Jackson lalu ia hanya membalasnya dengan senyuman manis.


"Sepertinya kamu bukan orang sini" Ucap Jackson yang melihat kulit gadis tersebut lebih putih lalu mata yang sipit.


"Iya, itu aku berdarah campuran" Ucap gadis tersebut dengan aksen berbicara bahasa Indonesia yang lucu


"Berdarah campuran apa" Ucap Jackson bertanya

__ADS_1


"China" Ucap gadis itu menjawab pertanyaan Jackson lalu gadis itu memperkenalkan diri


"Oh ya, nama ku Lili Ji" Ucap gadis yang bernama lili tersebut


"Aku Nicholas Jackson biasa dipanggil Jack" Ucap Jackson membalas perkenalan diri juga


Setelah berkenalan, mereka berbicara ringan. Entah kenapa Jackson merasa seperti sangat dekat dengan Lili. Namun tiba tiba ada yang memanggil Lili.


"Lili, astaga aku mencarimu kemana mana kau tahu?" Ucap orang tersebut lalu terdiam


"Oh halo, namaku Freon Ji saudara kembar non-identik Lili" Ucap Freon memperkenalkan diri


"Halo aku Jack" Ucap Jackson membalas seperti yang ia lakukan saat Lili berkenalan dengan dirinya


"Kau ini ayo pulang besok jam setengah empat kita kesini lagi, dan Jack datang lagi ya" Ucap Freon mengajak Lili pulang sekaligus menyuruh Jackson untuk datang kembali jam setengah empat


Jackson kembali ke rumah. Sesampainya di rumah Jackson langsung masuk ke rumah dengan senyumannya. Tapi saat ia sampai dirumah terkejut.


🐚 Bersambung


Hayo, kenapa tuh di ruang tamu? Kira kira apa ya? ikuti terus ya Novel ini. Jangan lupa untuk


Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel ini. Kasih Author boom like juga ya.


Grazie~ Terimakasih

__ADS_1


__ADS_2