I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 22


__ADS_3

Jeevan yang mendengar dari ibunya kalau Clancy tak akan pulang ke rumah karena mengerjakan pekerjaan di butiknya. Jeevan langsung ke butik untuk melihat.


"Kate, Clancy ada diruangan?" Ucap Jeevan memastikan apa yang dikatakan ibu benar


"Iya, aku pergi dulu ya jee" Ucap Kate lalu dengan terburu buru ia keluar.


Jeevan membuka pintu kerja Clancy dan melihat Clancy sedang sibuk menggambar baju baju dan Jeevan melihat banyak tumpukan kertas yang berisi gambaran baju baju.


"Hei, tak lelah" Ucap Jeevan menghentikan pekerjaan Clancy


"Tidak" Ucap Clancy melihat ke arah Jeevan


Jeevan menarik tangan Clancy lembut lalu mendudukkan Clancy dipangkuan nya. Clancy hanya mengikuti saja dan duduk dipangkuan Jeevan.


"Aku tak mau kamu lelah ya" Ucap Jeevan sambil merapikan anak rambut Clancy


"Tak akan, lagipula itu ada kamar jadi kalau aku lelah aku bisa berbaring di kamar" Ucap Clancy sambil menatap dalam mata Jeevan


"Aku menginap disini daripada kamu sendirian. Kamu sejak kapan menguncir rambut kamu?" Ucap Jeevan yang memperhatikan rambut Clancy


"Baru hari ini sih kenapa?" Ucap Clancy mengatakan perihal rambutnya


Jeevan menyukai rambut Clancy yang di kuncir. Clancy turun dari pangkuan Jeevan dan keluar dari ruangan menuju dapur lantai tiga. lima menit kemudian Clancy datang dengan nampan berisi makanan.


"Kamu buat atau beli" Ucap Jeevan karena memang tak mungkin memasak hanya lima menit


"Ini sisa makan siang yang aku bawa buat kamu tadi jadi aku panasin aja pakai microwave" Ucap Clancy lalu menata makanan


Jeevan dan Clancy saling menyuapi satu sama lain hingga tak sadar ada Tony yang memerhatikan mereka dengan cemburu karena kemesraan mereka yang mengabaikan dirinya.


"Iya lanjutin yang disini diabaikan" Ucap Tony menghentikan aktivitas mereka berdua

__ADS_1


"Sejak kapan disitu" Ucap Jeevan melihat Tony berdiri di pintu


"Baru sebentar, kesini mau ambil buku Jack" Ucap Tony, Clancy langsung mengambil buku Jackson dan memberikannya kepada Tony


"Ya udah lanjutin lagi ya kegiatan kalian" Ucap Tony dengan nada mengejek


Setelah selesai makan, Clancy langsung kembali menggambar dan kali ini dia akan membuat dress yang sudah ia gambar. Ia ingin mencoba apakah bisa atau tidak.


Jeevan sibuk dengan melihat jadwalnya besok. Selesai mengecek, ia melihat Clancy yang sedang berkonsentrasi dengan rambutnya yang di kuncir satu.


"Huh aku harus bersabar" Ucap Jeevan dalam hatinya


Setelah dua jam, berkutat dengan bahan bahan membuat dress, akhirnya dress tersebut selesai dalam waktu singkat.


"jee, bagaimana bagus tidak?" Ucap Clancy sambil menunjukkan dress buatannya


"Bagus, kemarilah" Ucap Jeevan sambil menepuk nepuk tempat disebelahnya


Clancy langsung duduk di tepian kasur dan memeluk Jeevan dari samping. Jeevan dengan cepat membaringkan tubuh mereka.


Clancy dengan cepat langsung tertidur dengan kepala di dada bidang Jeevan. Jeevan senang melihat Clancy yang seperti ini.


"Berjanjilah kepadaku untuk tidak terlalu bekerja keras" Ucap Jeevan yang direspon lenguhan dari Clancy


Pagi harinya, Clancy terbangun dan melihat Jeevan yang tertidur tenang di sampingnya. Ia menyentuh alis Jeevan dan memandanginya. Tanpa Clancy tahu bahwa Jeevan sudah terbangun sebelum dirinya tapi karena melihat Clancy membuka mata langsung ia berpura pura tertidur.


"Puas melihat wajahku?" Ucap Jeevan secara tiba tiba membuka matanya. Clancy terkejut melihatnya


"O oh s-sudah bangun kalau begitu ak...." Ucap Clancy terhenti karena Jeevan mencium bibirnya dengan penuh tuntutan


Tak sampai disitu saja, Jeevan memasukkan tangannya kedalam kaus tidur Clancy

__ADS_1


"Jee,hmm c cukup" Ucap Clancy menghentikan aktivitas Jeevan yang berada di atasnya


"Maaf" Ucap Jeevan lalu bergegas turun dari atas Clancy


"Tak apa, aku tahu kamu sering menahannya" Ucap Clancy dan memeluk Jeevan dari belakang


"Kita mandi bersama ya. Aku janji tidak akan mengambil darimu" Ucap Jeevan bersungguh sungguh. Clancy tadinya sempat ragu karena bagaimanapun Jeevan adalah pria normal tapi dengan cepat ia menepis itu dan percaya kepada Jeevan.


🐚 Bersambung


Guys aku bakal kasih visual dari Nana, ibu Jeevan, Nadia, Ayah Jeevan, dan Andra


Rendy



Andra



Nana



Nadia



Nara


__ADS_1


Semoga suka ya


Vote ya biar Author semangat buat up


__ADS_2