I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 25


__ADS_3

Clancy terbangun dan merasakan tidak enak. Clancy berusaha mengingat kemudian saat dia mengingat wajahnya memerah malu.


"Apa yang kau pikirkan?" Ucap Jeevan yang baru saja bangun


"Tidak ada, aku mau mandi lalu memasak" Ucap Clancy bangun dari tempat tidur tapi bagian bawahnya perih


"Pelan pelan sini aku bantuin" Ucap Jeevan sambil menggendong Clancy melamar mandi


Jeevan dan Clancy mandi bersama. Clancy berjalan kedapur dengan tertatih tatih


"Aku saja ya yang masak kamu duduk saja" Ucap Jeevan menggendong Clancy untuk duduk


Jeevan memasak sedangkan Clancy hanya melihat Jeevan lalu ponselnya berbunyi dan tertera Nara menelfon. Clancy langsung menjawabnya


"Halo bu"


"Sayang kamu cuti dua Minggu saja tak apa biar yang mengurus butik ibu saja"


"Tapi.." Belum selesai Clancy mengatakannya tapi Nara langsung mematikan telefon


"Kenapa cla?" Ucap Jeevan menaruh makanan di meja makan


"Gak, ini ibu telefon katanya biar ibu yang mengurus butik" Ucap Clancy dibalas anggukan mengerti


"Oh ya untuk masalah rumah. Aku udah mencarinya" Ucap Jeevan membahas tentang rumah

__ADS_1


"Oh ya?! Dapat dimana?" Ucap Clancy dengan semangat


"Kita tinggal di perumahan tak apa?" Ucap Jeevan bertanya takut Clancy tak setuju


"Tak apa" Ucap Clancy sambil tersenyum


Mereka mulai makan. Mereka menunda untuk pergi ke pantai, Jeevan memilih untuk dirumah saja karena Clancy tak bisa berjalan dengan baik setelah kegiatan mereka.


"Itu seprainya biar aku yang mencuci" Ucap Clancy dengan malu


Jeevan tersenyum mendengar Clancy malu berbicara lalu ia menarik Clancy ke pangkuannya. Ia memeluk erat tubuh Clancy.


"Tak apa nanti biar aku saja yang mencuci, kamu istirahat" Ucap Jeevan lalu menaruh kepala Clancy di dadanya


"Iya besok kita sepenuhnya jalan jalan tenang saja" Ucap Jeevan sambil memainkan jari mungil Clancy


Jeevan dan Clancy menghabiskan waktu di villa bersama sama seperti menonton film, bermain kartu, dan lainnya. Mereka berdua sangat menikmati bulan madu mereka. Tak terasa sekarang sudah malam, Clancy dan Jeevan juga sudah makan malam.


"Cla, lihat apa" Ucap Jeevan yang baru saja selesai mencuci


"Itu ada kolam renang, besok berenang ya" Ucap Clancy kepada Jeevan. Jeevan menyetujuinya.


"Masuk ayo ini sudah jam sembilan lebih baik kita tidur besokkan mau jalan jalan" Ucap Jeevan, Clancy menurut


Besok harinya, Clancy terbangun dan langsung mengambil baju lalu ia mandi. Setelah mandi, Clancy menyiapkan air panas untuk Jeevan lalu membangunkannya

__ADS_1


"Jee, bangun mandi sana aku udah siapkan airnya" Ucap Clancy lalu Jeevan langsung bangun. Clancy turun ke bawah untuk memasak sarapan


Jeevan sudah selesai mandi lalu ia turun dan melihat Clancy sedang asik memasak, langsung saja ia memeluknya.


"Hei, untung saja tidak terciprat minyak. Kamu ini" Ucap Clancy lalu mencubit lengan Jeevan


"Maaf, cla kamu udah gak sakit lagi?" Ucap Jeevan membuat Clancy berhenti


"Umm masih sedikit" Ucap Clancy tak mau membuat Jeevan khawatir


"Baiklah aku tunggu di meja" Ucap Jeevan lalu melepaskan pelukannya


Clancy menata makanan dan mengambilkan makan untuk Jeevan. Jeevan tersenyum melihat Clancy. Setelah selesai makan mereka bersiap untuk jalan jalan.


Tempat destinasi wisata pertama mereka di museum nasional. Clancy tampak senang melihat artefak kuno yang berada di museum tersebut sedangkan Jeevan ia sering memfotokan benda benda di museum.


"Hei, coba kamu berdiri di situ aku mau foto kamu" Ucap Jeevan menunjukkan sebuah artefak yang menarik untuk dijadikan foto


Clancy mengikuti perkataan Jeevan. Jeevan mengambil foto natural Clancy, Ia sangat terkejut Clancy bisa menjadi terlihat natural dalam posenya.


"Lihat hasilnya" Ucap Clancy berdiri di samping Jeevan


Jeevan memberikan hasil fotonya. Clancy tampak senang melihatnya lalu mereka mulai melanjutkan melihat melihat kembali. Setelah ke museum nasional. Tempat kedua mereka adalah Istana mulee aage.


🐚 Bersambung

__ADS_1


__ADS_2