I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 15


__ADS_3

"Siapa yang bilang?" Ucap Clancy lalu ia mencubit kecil hidung adiknya itu


"Ada apa kesini" Ucap Clancy menanyakan karena melihat adiknya membawa iPad


"Bantuin setting ini kakak kan pinter" Ucap Jackson karena kakaknya itu sangat pintar dalam bidang teknologi walau kuliahnya dia mengambil desain


Clancy membantu adiknya. Jeevan ia hanya melihat kakak beradik itu yang terkadang bercanda satu sama lain


"Mereka sangat akur, aku tak pernah melihat yang seperti walaupun ada itupun adiknya yang harus menjahili kakaknya terlebih dahulu" Ucap Jeevan dalam hatinya ia sangat senang melihat keakraban Clancy dan Jackson


"Hei kok melamun?" Ucap Clancy sambil melambaikan tangannya


"Tak apa" Ucap Jeevan lalu ia mengambil ponselnya


Setelah selesai Jackson langsung keluar dari kamar meninggalkan Jeevan dan Clancy yang saling sibuk sendiri. Lalu Clancy berbaring di kasur,ia lelah.


"Kamu sudah mengantuk" Ucap Jeevan lalu ia menaruh ponselnya


Kemudian Jeevan ikut berbaring disebelah Clancy. Jeevan membelai rambut Clancy, Clancy mulai mengantuk karena rambutnya dibelai oleh Jeevan. Jeevan kemudian memeluk Clancy untuk bersandar di dada bidangnya, Clancy mendengar detak jantung Jeevan begitu cepat.


Akhirnya Jeevan dan Clancy sama sama tertidur. Tepat jam Lima pagi hari ponsel milik Jeevan berbunyi. Jeevan langsung mengambil hpnya


"Apa?!"


"Baiklah aku langsung kesana" Ucap Jeevan sambil melirik Clancy yang terbangun karena suaranya.


"Maaf ya aku membuat kamu bangun" Ucap Jeevan lalu ia mengecup kening Clancy

__ADS_1


Jeevan masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Clancy ia berniat untuk membuatkan Jeevan sarapan. Clancy melihat Nara yang sedang bersih bersih dibawah.


"Selamat Pagi Bu" Ucap Clancy memberi salam


"Eh sudah bangun,pagi juga" Ucap Nara membalas sapaan Clancy


Clancy mengoleskan selai kacang kesukaan Jeevan. Tepat sekali saat Jeevan turun tangga Clancy selesai membuat sarapan untuk Jeevan.


"Makanlah kata ibu kau punya maag,jadi makan di dalam mobil" Ucap Clancy mengingat perkataan calon mertuanya mengatakan Jeevan tidak boleh telat makan


flashback


"Cla, Ibu mau kasih tau kamu kalau Jeevan punya penyakit maag jadi pastikan dia selalu tepat waktu ya" Ucap Nara saat disela mencuci piring. Clancy hanya mendengarkan saja dan ia berusaha untuk mengingatkan perkataan calon mertuanya


flashback off


"Untungnya kamu bertemu Clancy kembali jika tidak perjodohan itu batal dan kamu harus menikah dengan Nana karena sejujurnya ibu kurang menyukai Nana" Gumam Nara bernafas lega


"Bu, kenapa melamun" Ucap Clancy yang tadi menyampiri ibu Jeevan


"Tak apa, ayo kita bereskan meja makan" Ucap Nara lalu ia mulai membereskan meja makan


Clancy menyiapkan selai dan roti lalu ia meminta izin untuk ke atas. Setelah selesai mandi, ia langsung ke bawah. Dibawah sudah berkumpul semua kecuali Jeevan. Setelah selesai sarapan semua sibuk masing masing. Ayah Jeevan sibuk bersiap ke restoran, Tony bersiap siap sekolah karena baru SMA kelas dua, Clancy dan Jeevan bersiap untuk pergi ke perlengkapan butik. Jackson dan Clancy pergi ke toko menggunakan supir.


"Wah, besar banget kak" Ucap Jackson terpukau dengan isi toko tersebut


"Permisi mbak saya mau melihat barang yang saya pesan" Ucap Clancy sambil menunjukkan ponselnya

__ADS_1


"Oh ya mbak silahkan lewat sini" Ucap Pegawai tersebut lalu menunjukkan pesanan yang Clancy pesan


Setelah Clancy membayar, ia langsung mengajak Jackson pergi kembali untuk membayar gedung. Sesampainya di depan gedung ada yang menunggu mereka untuk membayar


"Dengan Clancy Sevira ya?" Ucap Pegawai tersebut sopan


"Iya saya sendiri" Ucap Clancy lalu ia membayar. Jackson masuk kedalam gedung untuk melihat lihat ternyata gedung tersebut sampai tiga lantai.


"Kak gak nyangka besar banget" Ucap Jackson setelah melihat lihat saat kakaknya mengurus pembayaran gedung


"Iya kakak juga. Kita istirahat disini dulu aja sekalian mengatur isi butik ini" Ucap Clancy, Jackson terdiam sebentar lalu kembali bertanya kepada kakaknya


"Kak nanti nama butiknya apa" Ucap Jackson bertanya tentang nama butik kakaknya


"Kakak bakal memilih nama yang unik dan menarik bagaimana?" Ucap Clancy iya mengingat bahwa Jeevan memberi saran untuk memakai nama yang unik dan menarik agar banyak orang yang datang


"Ok namanya apa?" Ucap Jackson membuat Clancy terdiam lalu tiba tiba ada yang terlintas di benaknya.


"Bagaimana kalau together shimmering" Ucap Clancy mengatakan yang ada dipikirannya


"Itu nama yang lucu" Ucap Jackson setuju dengan Clancy


🐚 Bersambung


Dear Reader's


Menurut kalian gimana namanya atau kalian punya saran buat nama butiknya. Aku tunggu ya

__ADS_1


Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel ini


__ADS_2