I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 9


__ADS_3

Saat mereka sedang mengobrol mereka tidak tahu bahwa Jeevan dan keluarganya ada di depan pintu. Mereka terkejut melihat Clancy dan adiknya yang tetap tegar setelah kematian ibu mereka


"Wow keluarga yang sangat tegar" Ucap Tony berdramatisir


"Permisi" Ucap Suster yang membawa semangkuk bubur untuk Clancy


"Oh hai kak Jeevan" Ucap Jackson lalu mengambil bubur untuk kakaknya


"Jack suapin" Ucap Jackson lalu mengarahkan sendok ke mulut Clancy dan Clancy menerima itu dengan senang hati


Jeevan dan keluarganya duduk di sofa dan melihat interaksi kakak beradik itu yang saling bercanda satu sama lain


"Gue yang baru tau, atau apa?" Ucap Tony berkata kepada kakaknya


"Lonya aja yang baru tau. Sibuk mulu sama pacar sih" Ucap Jeevan menoyor kepala Tony


"Eh iya katanya pacar Lo mau dateng" Ucap Jeevan menatap Tony


"Iya,bentar lagi juga sampe" Ucap Tony dan betul saja dugaannya. Kekasih Tony datang tiga menit kemudian


"Maaf baru datang" Ucap wanita tersebut membuat Clancy yang tadinya bercanda sambil makan dengan adiknya langsung menolehkan kepalanya


"Kate"


"Cla"


Ucap mereka bersamaan membuat keluarga Jeevan bingung


"Kalian saling mengenal?" Ucap Tony bertanya sedangkan Clancy hanya melirik sebentar


"Kakak" Ucap Jackson memperingati kakaknya


"Ya itu temen kuliah" Ucap Clancy lalu mulai makan kembali


"Cla,gue.." Ucap Kate berhenti karena Clancy menyela


"No problem. Is not your fault" Ucap Clancy membuat semua orang bingung

__ADS_1


"Jelasin Clancy" Ucap Jeevan berkata tegas sedangkan Clancy hanya diam lalu mulai menceritakan kejadian hubungannya dengan Kate yang dulunya merupakan sahabat tapi Kate sejak datang anak baru


"Sorry gue gak bermaksud kayak gitu" Ucap Kate menundukkan kepalanya


"Berhenti menyalahkan dirimu sendiri,Katie" Ucap Clancy mengatakan nama panggilan sahabatnya


"Aaaa you are the best" Ucap Kate lalu menghampiri Clancy hendak memeluknya tapi ada yang menahannya


Plak


"Jangan peluk peluk. Nanti gak bernafas kakak gue" Ucap Jackson lalu kembali menyuapi kakaknya


"Masih gak sopan ya Lo sama gue" Ucap Kate lalu menjitak kepala Jackson


Jeevan merebut bubur ditangan Jackson tanpa sepengetahuan Jackson yang sedang bertatap sengit dengan Kate


"Aa" Ucap Jeevan lalu Clancy membuka mulutnya sambil sesekali melirik adiknya


"Udah udah. Kok berantem" Ucap Nara yang sedari tadi memperhatikan


"Dia duluan bibi" Ucap mereka bersamaan membuat bertatap sengit kembali


"Kate" Ucap Clancy dan Tony bersamaan


Sudah seminggu Clancy dirawat dan sekarang dia sudah boleh pulang. Clancy sedang membereskan barang-barang dengan Jeevan sedangkan Jackson dia sedang dikantin


"Aku sudah dengar tentang perjodohan itu" Ucap Clancy mulai berbicara


"Jadi kau?" Ucap Jeevan menanyakan jawaban kepada Clancy


"Beri aku waktu" Ucap Clancy membuat Jeevan mengangguk saja karena Jeevan tau pasti butuh waktu


"Oh ya,maaf atas tindakan Ayah ku" Ucap Jeevan yang membuat Clancy bingung


"Kenapa?" Ucap Clancy bingung


"Dia mengeluarkan mu dari semua pekerjaannya yang kamu dapat" Ucap Jeevan sedangkan Clancy hanya diam tak bergeming

__ADS_1


"Kenapa dikeluarkan" Ucap Clancy kembali bertanya


"Supaya kamu diam di rumah aja. Kamu juga kata papa gak usah jual kue lagi" Ucap Jeevan yang dibalas anggukan kecil dari Clancy


"Kamu cita cita nya apa" Ucap Jeevan penasaran


"Aku pengen jadi designer" Ucap Clancy yang memang pintar menggambar


"Aku ingat kata Jackson kamu suka buat kue" Ucap Jeevan kembali bertanya dan dibalas anggukan kecil


"Iya selain jadi designer,mimpi kedua aku itu buka toko kue" Ucap Clancy membuat Jeevan paham sekarang


"Aku sudah bisa menjawab sekarang" Ucap Clancy yang membuat Jeevan mengalihkan perhatian


"Hah?" Ucap Jeevan tak mengerti


"Iya aku bisa kasih jawaban sekarang tentang perjodohan itu" Ucap Clancy yang membuat Jeevan diam membeku menantikan jawaban itu


"Ya aku mau asal ada satu syarat" Ucap Clancy yang membuat Jeevan menghela nafas panjang


"Kayaknya kamu sama adikmu sama sama suka kasih syarat ya. Tapi yaudah apa selama aku masih bisa" Ucap Jeevan membuat Clancy terkekeh kecil


"Aku boleh bekerja" Ucap Clancy memberikan syarat nya sedangkan Jeevan menimbang permintaan Clancy


"Oke tapi hanya satu pekerjaan biar gak terlalu lelah" Ucap Jeevan setuju dengan permintaan Clancy


"Ok,karena mimpi yang paling aku inginkan adalah jadi designer jadi aku mau buka toko baju" Ucap Clancy yang dibalas anggukan kepala dari Jeevan


"Aku bawakan aja" Ucap Jeevan yang melihat Clancy membawa tas ransel tersebut


"Gak usah Aku Bi"Ucap Clancy terjeda karena ia hampir terjatuh akibat tasnya terlalu berat kalau tidak di tolong oleh Jeevan


Mereka saling bertatapan mata,sampai ada suara yang menghentikan kontak mata mereka.


"Nanti aja kalo mau bermesraan" Ucap Tony dan dibelakangnya ada Kate dan Jackson yang memasang wajah menggoda Clancy membuat Clancy malu


Akhirnya mereka masuk kedalam mobil dan membawa Clancy dan Jackson pulang tapi bukan pulang keruang lama mereka tapi ke rumah Jeevan karena Nara memaksa Clancy dan Jackson untuk tinggal bersama membuat Clancy tak tega

__ADS_1


🐚 bersambung


__ADS_2