I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 6


__ADS_3

Aneh. Kakak itukan teman yang cewek tadi siang,kenapa tolongin kak Clancy ya.


"Umm" tiba tiba jari Clancy bergerak sedikit demi sedikit


"Kak mana yang sakit" Ucap Jackson saat melihat kakaknya sudah membuka matanya


"Kenapa ada di rumah sakit?" Ucap Clancy mengabaikan pertanyaan adiknya


Jackson mulai bercerita tentang kejadian tersebut sedangkan Clancy hanya diam saja. Lalu mulai bertanya kepada adiknya.


"Kapan kakak pulang lagi hm?" Ucap Clancy dan memainkan rambutnya Jackson


"Tiga hari lagi. Dan kakak sudah di izinkan jadi beristirahat lah" Ucap Jackson saat melihat kakaknya ingin menyela


"Kan kakak belum kerja sehari masa sudah izin?" Ucap Clancy memohon kepada adiknya tapi Jackson tetap kekeh


"Jack plis ya. Okay kalo gitu kakak ambil yang beda hari gimana?" Ucap Clancy membuat Jackson menimbang nimbang


"Ok" Ucap Jackson membuat Clancy senang tapi sehabis itu ia tersenyum kecut


"Tapi kakak cuma boleh kerja dua Minggu sekali gimana hmm?" Ucap Jackson yang membuat Clancy menurut. Ya memang kalau beradu mulut dengan Jackson tidak akan pernah menang karena ia tau bagaimana cara membuat orang tersebut diam membeku


"Ok kakak diem disini aja puas?" Ucap Clancy lalu membalikkan tubuhnya dan menutup matanya


"Itu tak akan mampu kak" Ucap Jackson membuat Clancy menyerah


Clancy menurut ia di rawat di rumah sakit selama tiga hari. Dokter bahkan menyarankan untuk Clancy setiap weekend tidak bekerja. Hari ini Clancy sudah boleh pulang.

__ADS_1


"Udah siap?" Ucap Jeevan ya Jeevan memaksa mereka untuk membawa pulang dengan alasan karena dialah yang mengantarkan Clancy kesini


"Maaf jari ngerepotin" Ucap Clancy ketika menaruh barangnya di mobil mewah milik Jeevan


"Santai aja lagian kebetulan juga gue lewatkan" Ucap Jeevan dan baru saja Clancy ingin menjawab tapi ponselnya berdering


"Halo"


"Apa?!!!" Ucap Clancy dan hampir saja ia terjatuh jika adiknya tidak menahan tubuhnya


Disaat yang bersamaan Jeevan juga menerima telepon karena ada operasi mendadak membuat dia harus meninggalkan Clancy dan adiknya


"Cla gue minta maaf gue ada operasi mendadak boleh Lo tunggu gue" Ucap Jeevan merasa tak enak


"Pergilah kak,biar Jack yang ngurusin kakak lagian kita juga harus ke kamar rawat Ibu" Ucap Jackson mewakili kakaknya yang syok


"Tenanglah mbak. Tolong anda membayar biaya pembayarannya di resepsionis" Ucap Suster tersebut lalu berjalan menyusul para suster lainnya yang mendorong kasur ibunya


"Kak" Ucap Jackson melihat Clancy terdiam


"Jack tunggu disini. Kakak mau pulang ulu buat ambil uang kakak untuk bayar" Ucap Clancy lalu pergi


Sebenarnya yang dilakukan Clancy dirumah adalah mengambil gelang emasnya yang diberikan oleh ayahnya ketika ayahnya ingin pergi.


"Maaf Yah. Clancy jual gelang ini biar Ibu selamat" Ucap Clancy lalu menaruh kotak berisi gelang masnya


Setelah menjual gelangnya dan mendapatkan uangnya. Clancy langsung buru buru naik taksi agar cepat sampai. Setelah itu ia langsung ke resepsionis untuk membayar operasi tersebut secara full.

__ADS_1


"Kakak dapat uang sebanyak itu dari siapa" Ucap Jackson mengintimidasi kakaknya lalu tiba tiba ia terkejut dengan pemikirannya.


"Jangan bilang,kakak jual semua gelang emasnya" Ucap Jackson tak percaya saat melihat kakaknya hanya mengangguk


"Kakak gila?!!! Kak! terus kakak hanya diam saja sedangkan itu pemberian dari Ayah kakak!!!" Ucap Jackson sambil menangis sedangkan Clancy hanya menatap adiknya dengan pandangan kosong


Jackson berlari dengan cepat ke arah taman membuat Clancy harus menyusul adiknya dengan kekuatan larinya yang sangatlah cepat


"Jack kakak terpaksa. Gak mungkin kita gak bayar yang ada Ibu gak bisa di operasi" Ucap Clancy menahan keras tangan Jackson


"Tapi kenapa harus dari Ayah!!!!" Ucap Jackson menangis. Ia sedih melihat kakaknya ingkar janji dulu saat sebulan setelah ayah mereka meninggal. Mereka berdua membuat perjanjian bahwa tak boleh menjual barang pemberian ayahnya


Setelah acara drama itu mereka kembali ke pintu ruang operasi untuk melihat apakah semua berjalan lancar atau tidak.


Mereka menunggu operasi selesai hingga dua jam kemudian lampu operasi mati menandakan bahwa operasi tersebut telah selesai. Clancy bangkit setelah melihat Dokter keluar


"Jeevan?" Ucap Clancy terkejut sedangkan Jeevan hanya terdiam saja. Jackson yang melihat gelagat aneh dari Jeevan pun bertanya


"Kakak sukseskan?" Ucap Jackson lalu di balas gelengan kepala Jeevan membuat dirinya dan kakaknya bingung


"Sorry,tapi kita sudah mencoba sebaik mungkin"


🌹 bersambung


Jangan lupa ya reader


Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel baru aku ini

__ADS_1


Thank you 🙏😘


__ADS_2