I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 4


__ADS_3

"Kak Clancy pembohong besar" Ucap Jackson ia tahu bahwa kakaknya ini sangat amat lelah


"Kamu benar kakak lelah dengan semua ini. Tapi kakak bisa apa ini juga demi kalian" Ucap Clancy menghela nafasnya


"Kak kenapa gak cuti dulu sih" Ucap Jackson ia tak mau kakaknya sakit


"Sudah lebih baik nikmati waktu kamu dulu Jack kakak mau siap siap" Ucap Clancy menyudahi pembicaraan mereka


"Bahkan kau tak menghabiskan makanan" Ucap Jackson dalam hatinya


Clancy bersiap siap untuk berangkat ke minimarket. Ia memakai seragam miliknya lalu mengambil tasnya.


"Kakak pergi kamu hati hati,kunci pintu kalau ada orang asing datang lebih baik kamu diam kan" Ucap Clancy lalu mengusap rambut hitam Jackson sesaat sebelum ia pergi.






"Jee kamu gak makan malem" Ucap Ibu Jeevan,saat Jeevan melewati ruang makan


"Gak Bu tadi jee habis makan malam sama Kevin" Ucap Jeevan lalu ikut duduk di sebelah Ibunya yang sedang menaruh kopi untuk ayahnya


"Van kamu kapan punya pacar bahkan Tony saja sudah punya" Ucap ibunya membuat Jeevan menatap malas ibunya


"Bu berapa kali Jeevan bilang, Jeevan bukan Tony yang pinter ambil hati wanita dalam dua hari. Apalagi langsung dapet yang serius" Ucap Jeevan pasrah melihat ibunya yang terus membahas tentang pacar


"Maafkan ibumu jee" Ucap ayahnya yang sedari tadi sibuk dengan kertas dan pena

__ADS_1


"Kita juga gak bermaksud buat cepat cepat hanya saja ibu mau kamu gak sendiri terus jee" Ucap Ibu Jeevan mengelus pundak Jeevan


"Hah,Yah besok datang ke makam sahabat kita yuk" Ucap Ibu Jeevan kepada suaminya sedangkan Jeevan sendiri bingung


"Aku belum pernah tau kalau ayah sama Ibu punya sahabat" Ucap Jeevan bingung pasalnya ia tak pernah tau


"Udah sana kamu ke kamar" Ucap Ibu Jeevan mengusir membuat Jeevan kesal


"Hah gila capek banget" Ucap Jeevan lalu ia membanting tubuhnya ke kasur


Tiba tiba Jeevan bangun dari tempat tidur dan mengganti bajunya. Setelah selesai ia langsung mengambil motornya


"Mau kemana jee" Ucap Ibu Jeevan yang kebetulan sedang di depan rumah dan melihat Jeevan seperti ingin pergi


"Iya Bu, Jeevan mau ke minimarket, mau titip?" Ucap Jeevan menawarkan dan ibunya hanya menggeleng kepalanya


Jeevan kembali melajukan motornya. Sesampainya di minimarket ia langsung mengambil cemilan dan minuman dingin karena hari ini ia akan membaca riwayat pasien.


"Iy...." Ucap Jeevan tergantung karena kasir tersebut seperti orang yang di kenal


"Lo kerja disini?" Ucap Jeevan mengernyitkan alisnya


"Iya" Ucap Clancy lalu ia mulai fokus dengan pekerjaan nya lagi


Setelah membayar Jeevan tidak langsung pulang,ia pergi ke rumah Kevin. Sesampainya di rumah Kevin ia langsung masuk saja karena Kevin tinggal hanya sendiri.


"Oi gue kira siapa ternyata Lo" Ucap Kevin sambil memegang tongkat baseball


"Lo pikir gue maling" Ucap Jeevan lalu menaruh cemilannya di atas meja


"Tumben beli cemilan" Ucap Kevin bingung

__ADS_1


"Tadinya abis beli cemilan gue mau langsung pulang tapi gak jadi" Ucap Jeevan lalu mengeluarkan ponselnya


"Gue nginep disini" Sambung Jeevan setelah memasukan ponsel


"Dengan seenak jidat, Lo langsung nginep" Ucap Kevin lalu mencuri satu cemilan milik Jeevan


"Vin gue mau cerita" Ucap Jeevan dengan nada seriusnya membuat Kevin tidak jadi memakan cemilannya


"Jadi ingetkan kejadian di Kafe tadi siang, nah cewek itu tuh kayaknya dipecat gitu. Terus tadi pas gue ke minimarket yang cewek nyakitin Nana itu kerja jadi kasir di minimarket itu" Ucap Jeevan mulai bercerita tentang Clancy


"Hah serius,berarti dia kerja sing malem?" Ucap Kevin tak percaya


"Kayaknya sih iya, terus waktu Lo liat dia di rumah sakit itu emang bener. Inget gue mau ke taman belakang rumah sakit Lo gak ikut?" Ucap Jeevan yang dibalas anggukan kepala Kevin


"Nah pas gue ke sana, gue lihat dia nangis,menurut Lo ada sesuatu gak sih yang terjadi" Ucap Jeevan yang membuat Kevin terdiam


"Gimana kalo kita selidiki, kita suruh orang buat cari tentang dia sama ikutin dia?" Ucap Kevin yang disetujui oleh Jeevan


"Tapi Van gue penasaran, gak biasanya Lo kayak gini. Apa jangan jangan Lo suka ya sama dia" Ucap Kevin yang membuat Jeevan berhenti mengunyah lalu matanya bergerak kesana kemari


"Hahahahah Van bilang aja Lo suka sama Clancy itu,bener gak" Ucap Kevin sambil tertawa ia tau kelakuan sahabatnya ini kalau dia diam dan matanya bergerak menelisik itu tanda tanda bahwa dia malu


"Apa sih Lo" Ucap Jeevan melempar bantal kursi tepat di wajah Kevin


🐚bersambung


Makasih ya udah baca cerita aku. Kalian jangan lupa


Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel baru aku.


Thank you 🙏😘

__ADS_1


__ADS_2