
Beberapa menit kemudian datang dengan barang yang dipesan oleh Clancy. Clancy dan Jackson, adiknya. Berada di gedung selama dua jam karena mengatur barang barang untuk di gedung dan memberitahu kepada tukang yang menempelkan wallpaper. Saat sedang memberitahu letak barang barang, tiba tiba ponselnya berbunyi.
"Halo jee"
"Kamu dimana?"
"Aku di gedung bareng Jack,kenapa memangnya?"
"Aku kesana. Operasinya selesai"
Setelah itu Jeevan mematikan teleponnya. Clancy kembali mengatur orang orang. Tak berapa lama Jeevan sampai ia langsung masuk ke dalam gedung dan melihat banyak orang yang sedang sibuk.
"Jack, kakak kamu kemana?" Ucap Jeevan menyampiri Jackson yang sedang melihat banyak orang
"Diatas lagi mengatur barang untuk ruangan dia sendiri" Ucap Jackson dengan jarinya menunjukkan lantai paling atas yaitu lantai tiga
"Thanks" Ucap Jeevan hanya dijawab deheman saja
Jeevan naik tangga ke lantai tiga untuk melihat Clancy. Benar saja kata Jackson saat Jeevan masing keruangan yang akan menjadi ruang kerja Clancy ada Clancy dengan beberapa tukang.
"Cla, ayo" Ucap Jeevan bermaksud mengajak Clancy untuk ke butik langganan ibunya
"Aku sudah menelepon Ibu" Tambah Jeevan yang dibalas anggukan. Dibawah mereka mengajak Jackson juga karena sesuai janji mereka kemarin. Mereka akan mendaftarkan Jackson sekolah. Sesampainya di butik,ada pegawai yang langsung membawa Clancy pergi untuk memakai wedding dress nya
"Hmm mbak memangnya mertua saya sudah memesan baju nya ya?" Ucap Clancy bertanya kepada pegawai tersebut
"Iya kemarin sudah memesan" Ucap pegawai tersebut sopan
Clancy mulai mencoba baju yang dipilih oleh Nara sendiri. Ia berjalan ke arah adiknya dan Jeevan yang menunggu dirinya. Jackson dan Jeevan terdiam melihat Clancy sangat cantik dengan balutan dress putih.
__ADS_1
"Ya ampun kak lihatinnya biasa aja dong udah kayak lihat apaan saja" Ucap Jackson menggoda kakak iparnya yang melihat Clancy tanpa berkedip
"Kamu luar biasa cantik" Ucap Jeevan lalu ia mencium kening Clancy lama
"Mbak disini gak ada kipas apa ya panas banget perasaan" Ucap Jackson menyindir Jeevan membuat para pegawai menahan tawa
Setelah mencoba baju dan cocok. Mereka pergi mencari sekolah untuk Jackson. Setelah lama berkeliling mereka menemukan sekolah yang cocok untuk Jackson.
"Kak apa gak mahal kalau aku sekolah swasta" Ucap Jackson melirik kakak iparnya dengan perasaan tak enak
"Aku yang tanggung tenang saja" Ucap Jeevan mengacak rambut Jackson
Walau merasa tak enak tapi Jackson tak mau menolak juga karena mereka sudah berkeliling mencari sekolah untuk Jackson hampir setengah jam. Setelah mendaftar dan Jackson sudah bisa masuk sekolah minggu depan. Mereka mencari tempat makan karena sudah waktunya jam makan siang.
Di rumah makan mereka langsung memesan makanan. Jackson hanya diam saja mendengarkan kakaknya membicarakan tentang pernikahan mereka yang sudah 80% karena dibantu oleh sepupu perempuan Jeevan dan Nara.
"Itu dari Ibu. Waktu itu aku mau. ke kamar tiba tiba dipanggil oleh Ibu terus Ibu tanya aku suka hp atau iPad. Ya aku jawab saja HP tapi Ibu kasih iPad juga jadi ya sudah" Ucap Jackson menjelaskannya secara perlahan
"Ohh api kakak baru tahu hari ini" Ucap Clancy yang memang tak pernah melihat Jackson bermain dengan iPad tersebut
"Aku mainnya di dalam kamar. Kakak bukannya udah pernah lihat iPad aku ya" Ucap Jackson karena waktu itu pernah meminta bantuan kepada Clancy
"Kakak berfikir itu punya Tony" Ucap Clancy yang memang saat Jackson membawa iPad ia hanya berfikir itu punya Tony
Akhirnya makanan pun datang mereka makan dengan tenang. Setelah makan Clancy, Jackson dan Jeevan pergi ke toko perhiasan untuk mengambil cincin pesanan Nara. Setelah 45 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai.
"Permisi,saya mau mengambil pesanan cincin atas nama Nara Anggara" Ucap Jeevan ketika mereka sudah berada di depan etalase
__ADS_1
"Oh ya, tunggu sebentar ya" Ucap wanita tersebut lalu ia mengambil kotak merah dan menunjukkan cincin tersebut
"Wah bagus sekali" Ucap Jackson terpana
Setelah mengambil pesanannya, Jeevan mengantar Clancy dan Jackson kembali ke gedung. Sesampainya di gedung Clancy melihat Nara yang sedang mengatur.
"Hai Bu" Ucap Clancy menyapa Nara diikuti Jackson yang ikut menyapa juga
"Hai, gimana tadi?" Ucap Nara menanyakan bagaimana saat fitting baju dan mengambil cincin
"Semuanya pas. Ibu tau, tadi saat kak Clancy memakai baju pesanan ibu,kak Jeevan natap kak Clancy gak berkedip lho" Ucap Jackson menggoda kakak. Clancy membuang mukanya menahan malu.
"Hahahahah. Sudah pasti kalian lelah, tadi ruangan kerja Clancy sudah Ibu bereskan dan karena di ruangan kerja Clancy ada dua ruang jadi satunya lagi ibu buat jadi kamar dan sudah ada kasur dan lemari, juga beberapa baju yang baru" Ucap Nara yang melihat Clancy lelah apalagi tadi saat belum fitting baju, ia sudah bekerja
Karena di lantai tiga ada lima ruangan. Beberapa ruangan sudah selesai termasuk ruang kerja dan kamar Clancy. Disebelah kanan ruang kerja Clancy ada yang dibuat untuk Jeevan kalau ia bosan berada di rumah dan ingin dekat dekat dengan Clancy, sedangkan di sebelah kiri dari ruang kerja Clancy terdapat ruangan khusus untuk sekretarisnya nanti.
Clancy dan Jackson naik ke lantai tiga menggunakan lift. Sesampainya di lantai tiga, Clancy belum masuk ke ruangan kerjanya ia masih di depan pintu melihat Jackson yang melewati ruangan kerjanya. Jackson berjalan ke pintu yang bertulisan namanya
"Aku masuk dulu ya kak" Ucap Jackson lalu ia menghilang dibalik pintu. Setelah memastikan Jackson sudah masuk ke dalam ruangan, Clancy langsung membuka pintu kerjanya dan pergi ke kamar.
🐚 Bersambung
Dear Reader's
Gimana guys menurut kalian wedding dress nya dan cincin nya? Oh ya aku udah buat butik juga buat Clancy, ya supaya Clancy gak dirumah aja juga aku bikin Jackson balik lagi ke sekolah. Kalian senang gak?
Rate ya bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel ini.
__ADS_1
Thank you 🙏😘