I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 24


__ADS_3

"Aku akan membalasmu apapun caranya" Ucap Nana ketika sedang berjabat tangan


Clancy hanya tersenyum dengan tenang dan menjawab."Ya aku tunggu tapi jangan salahkan aku kalau orang orang lebih percaya padaku" Ucap Clancy dengan senyuman


Setelah Berjam jam akhirnya resepsi pernikahan mereka selesai juga. Clancy dan Jeevan akan menginap di kamar yang di sediakan di gedung ini sedangkan yang lain akan pulang ke rumah.


"Cla, kalau lapar bisa bilang sama pelayan" Ucap Jeevan ketika mereka sudah sampai


"Iya, oh Jeevan kata Jackson tak apa apa kalau kita di rumah sendiri. Dia juga bilang dia bisa belajar dengan Tony atau ibu" Ucap Clancy memberitahukan perihal kemarin


"Oh ok tapi aku ikut kamu saja" Ucap Jeevan sambil berjalan ke arah Clancy


"Hah, kita di rumah sendiri aja, aku juga gak mau bergantung sama keluarga kamu aja" Ucap Clancy sambil tersenyum


"Ini kan masih siang mau makan siang diluar aja gak?" Ucap Jeevan sambil mengelus pipi Clancy


"Ok aku siap siap dulu" Ucap Clancy. Jeevan juga bersiap siap untuk keluar


Mereka mencari tempat makan yang dekat dengan gedung pernikahan mereka. Setelah pramusaji mencatat pesanan mereka, Clancy membuka ponselnya.


"Kamu cuti berapa hari" Ucap Clancy menanyakan tentang cuti yang diambil Jeevan untuk bulan madu


"Dua Minggu karena kebetulan waktu itu aku dikasih cuti seminggu tapi gak aku ambil" Ucap Jeevan menjawab pertanyaan Clancy


"Aku juga cuti tapi hanya seminggu karena kasian Kate sendirian ngurus butik" Ucap Clancy lalu ia memberitahu perihal tiket honeymoon mereka yang dipesan oleh Nara


"Ibu tadi pagi kasih tiket honeymoon ke Maldives" Ucap Clancy dan memberikan tiket pesawat tersebut

__ADS_1


"Ibu juga bilang semuanya udah di atur kita kesana gak usah bawa apa apa karena ibu udah siapin baju juga" Ucap Clancy memberikan semua yang dikatakan oleh Nara


"Astaga ibu segitu banget" Ucap Jeevan, Clancy hanya tersenyum mendengar perkataan Jeevan


Setelah selesai makan siang mereka memilih untuk kembali ke kamar karena lelah setelah Berjam jam berdiri menyambut semua orang. Clancy mengambil tasnya namun saat mengambil tasnya sebuah kotak jatuh. Clancy membuka ternyata itu gelang diberikan oleh Nara. Clancy memakai gelang tersebut


"Apa yang kamu pakai" Ucap Jeevan melihat Clancy kesusahan memakai sesuatu


"Ini, ibu berikan untukku jadi aku mau pakai" Ucap Clancy sambil menunjukkan gelang tersebut. Jeevan mengambilnya dan memakaikan gelang itu di tangan kanan Clancy.


Jeevan mengajak Clancy untuk tidur. Akhirnya mereka tertidur dengan pulas. Clancy terbangun saat Jeevan membangunkannya untuk bersiap siap karena malam ini akan berangkat ke Maldives.


"Kita nanti disana di jemput siapa" Ucap Clancy bertanya


"Umm nanti ada tour guidenya" Ucap Jeevan lalu ia memeluk Clancy dari belakang


"Aku suka aroma buah dari tubuhmu" Ucap Jeevan menggigit kecil belakang leher Clancy


Jeevan dan Clancy langsung bersiap untuk ke bandara. Sesampainya di dalam pesawat Clancy dan Jeevan duduk dengan tenang. Selama perjalanan ke Maldives, Clancy tak seperti kebanyakan orang yang baru melakukan perjalanan lama akan mengalami muntah muntah karena bisa dibilang ia mempunyai daya tahan yang kuat. Sesampainya di Maldives mereka langsung dibawa ke villa.


"Wah, dekat dengan pantai" Ucap Clancy tersenyum senang


Jeevan membawa Clancy masuk ke villa dan membawanya ke kamar karena walau Clancy tidak pusing sama sekali tapi pasti tubuhnya butuh istirahat dan Jeevan juga menahan diri karena melihat Clancy yang lelah. Sesampainya di kamar, Clancy bertanya


"Jee kamu.." Sebelum Clancy menyelesaikannya Jeevan langsung menyela


"Tak apa tenanglah" Ucap Jeevan tersenyum

__ADS_1


Jeevan dan Clancy kemudian tidur. Jam menunjukkan pukul sepuluh pagi, mereka baru bangun. Mereka bergantian mandi


"Kita hari ini makan di luar aja ya" Ucap Jeevan sambil memakai sepatu sandalnya


Akhirnya mereka makan di luar. Clancy nampak menyukai hari pertama di Maldives walau belum pergi kemana mana.


"Ayo kita jalan jalan" Ucap Clancy setelah mereka selesai makan


Clancy dan Jeevan berjalan dengan menggenggam tangan satu sama lain. Akhirnya mereka kembali ke kamar karena matahari sudah mulai meninggi. Mereka juga nanti akan bermain di pantai


"Kita disini berapa hari?" Ucap Clancy bertanya


"Empat hari" Ucap Jeevan lalu duduk di sebelah Clancy lalu membisikkan sesuatu lalu Clancy tersenyum sebagai tanda


Jeevan langsung menindih Clancy dan menciumnya dengan lembut. Lalu ia menggigit bibir Clancy agar membuka. Lama kelamaan Jeevan turun ke leher Clancy dan memasukkan tangannya kedalam kaus yang dipakai Clancy. Jeevan melakukan semuanya dengan lembut tanpa menyakiti Clancy sedikitpun


"Umm jee sakit" Ucap Clancy dengan air mata menitik sedikit karena kesakitan saat Jeevan memulainya


"Tahan ya" Ucap Jeevan


Akhirnya setelah satu jam, mereka telah selesai dengan tubuh penuh keringat. Jeevan belum melepaskannya dari Clancy dan hanya memeluk saja.


"Tidurlah. Kamu capekkan" Ucap Jeevan menaruh kepala Clancy di dadanya


"Umm Jeevan itu..." Ucap Clancy yang tidak ia teruskan


"Biarkan saja, tidurlah sekarang" Ucap Jeevan mengeratkan pelukannya

__ADS_1


🐚Bersambung



__ADS_2