I Always Smile In Front But Not Behind

I Always Smile In Front But Not Behind
Part 30


__ADS_3

Deg


Clancy terkejut melihat pesan tersebut. Ia juga terlihat langsung pucat. Kate dan Ola yang melihatnya bingung sedangkan Jeevan ia sedang di kamar Jackson.


"Jauhi dan ceraikan Jeevan atau aku akan membunuhmu dalam waktu dekat" Itulah isi pesan tersebut


"Cla, kenapa?" Ucap Kate memegang bahu Clancy tapi tiba tiba saja Clancy menepis kasar


"M-maaf aku butuh sendirian. Aku ke belakang dulu" Ucap Clancy lalu pergi ke belakang rumah


Clancy duduk di ayunan. Ia menangis ketakutan dang bingung apa yang harus dilakukan. Di satu sisi ia berfikir pernikahan dirinya dan Jeevan baru seminggu dan di satu sisi ia sangat ketakutan.


"Ahhh, apa yang harus kulakukan?" Ucap Clancy dengan air mata yang terus mengalir


"Astaga, aku harus masuk agar mereka tak curiga tapi sebelum itu aku harus cuci muka" Ucap Clancy lalu ia segera ke wastafel di belakang rumah lalu membasuh wajahnya


Sedangkan dari jauh ada seorang wanita dan pria yang berpakaian serba hitam memperhatikan dengan senyum jahat.


"Kita tunggu besok. Besok kita kirimkan paket ini" Ucap Pria tersebut sambil membawa kotak kecil


Clancy masuk ke dalam dan menemui Ola dan Kate yang sedang berbicara. Clancy duduk di sofa single.


"Hei, tadi kamu kenapa kok kayak panik banget" Ucap Kate yang tidak tahan bertanya. Ola mencubit lengan Kate


"Maaf ya Kate, kak tadi aku kaget lihat pesan dari teman lama Ayahku" Ucap Clancy berbohong


"Ohh bikin kaget aja kamu ini" Ucap Ola yang tadinya berfikir ada sesuatu yang menggangu Clancy


Clancy hanya tersenyum manis. Sebenarnya dia sedang berusaha untuk tidak menangis dan bergetar ketakutan. Clancy menyuruh Tony untuk mengantarkan Kate pulang karena sudah malam dan Ola masuk kedalam kamar. Clancy masuk ke dalam kamar lalu membuka pintu balkon. Disana ia menghela nafas panjang. Jeevan yang baru datang langsung menyampiri Clancy.


"Apa yang kamu lakukan ini sudah malam dan waktunya untuk kita berdua" Ucap Jeevan memeluk dari belakang lalu mencium leher Clancy


Jeevan membalikkan tubuh Clancy lalu mengangkatnya ke tempat tidur. Clancy hanya pasrah saja karena ia merasakan nafas Jeevan yang sudah sangat berat. Jeevan tidak melakukan seperti janji. Ia bahkan meminta sampai ronde ke lima. Clancy tertidur setelah selesai aktivitas panas mereka. Jeevan merasa ada sesuatu yang disembunyikan Clancy tapi ia tidak tahu apa itu


"Apa yang kamu sembunyikan sayang" Ucap Jeevan lalu ia memeluk Clancy yang tertidur


Sebenarnya Clancy tidak tertidur. Ia tetap terjaga walau sekarang sudah jam tiga subuh. Clancy menatap lama wajah Jeevan.

__ADS_1


"Apa yang harus aku lakukan jee menjauh darimu dan bercerai atau tetap di sisimu?" Ucap Clancy lalu ia pergi ke kamar mandi sedangkan yang setengah sadar hanya mendengar samar samar suara Clancy.


Selesai dari kamar mandi Clancy masuk ke balkon. Dia berdiri disana dan memandang langit langit. Clancy menangis kembali. Ia benar benar bingung harus bagaimana. Tiba tiba terdengar suara Jeevan yang terbangun, cepat cepat Clancy menghapus air matanya.


"Cla, kok bangun? Kamu masuk ayo nanti masuk angin" Ucap Jeevan tapi Clancy hanya diam


Clancy berbalik badan lalu memeluk Jeevan dengan erat. Jeevan merasa ada sesuatu yang benar-benar disembunyikan oleh Clancy.


"Kamu kenapa? Cla, gak ada yang kamu sembunyikan kan?" Ucap Jeevan ingin tahu


"Enggak kok, ayo tidur lagi" Ucap Clancy menyuruh Jeevan untuk tidur


Setelah mengunci pintu balkon. Clancy berbaring di sebelah Jeevan yang sudah kembali tertidur. Clancy baru tertidur kembali pada jam setengah lima pagi. Jeevan terbangun dari tidurnya dan melihat sekarang jam sembilan pagi. Cepat cepat, Jeevan mandi lalu selesai mandi ia langsung ke bawah tanpa membangunkan Clancy karena ia melihat gurat lelah di wajah Clancy.


"Lho Jeevan kok sendiri Clancy mana?" Ucap Nara yang melihat hanya Jeevan sendiri


"Clancy baru tidur jam tiga pagi entah apa yang dia fikirkan" Ucap Jeevan membuat semua orang bingung


"Memangnya, kak Clancy kenapa?" Ucap Jackson karena tidak pernah tau soal itu dan Jackson juga paling mengetahui bahwa Clancy jago sekali berakting seolah olah dia tak apa apa


"Seperti ada sesuatu yang dia sembunyikan tapi Jeevan gak tau itu apa?" Ucap Jeevan lalu ia duduk dekat Rendy


"Iya, semalam wajah Clancy pucat gitu lalu saat Kate memegang bahu Clancy. Clancy langsung nepis kasar terus dia bilang dia pengen sendirian" Ucap Ola menceritakan kejadian kemarin malam


"Hai, jee kok gak bangunkan aku?" Ucap Clancy yang baru saja bangun tidur


"Habis kamu kelihatan lelah sekali. Jadi tidak aku bangunkan" Ucap Jeevan dengan jujur. Jackson memandang Clancy dengan tatapan datar.


"Ada yang ingin kakak beritahu ke Jack?" Ucap Jackson memandang tajam kearah Clancy


"Memangnya ada apa?" Ucap Clancy seolah olah ia tak tau apa apa


"Jangan bohong" Ucap Jackson menaikkan sedikit nada bicaranya


"Apaan sih kamu? Kakak gak bohong, gak percaya?" Ucap Clancy tak suka


"Kak udah deh jangan bersikap sok tak tau apa yang terjadi" Ucap Jackson yang menginginkan Clancy jujur

__ADS_1


"Memangnya kamu tau apa hah? Kenapa menuduh kakak sembarangan" Ucap Clancy berdiri dengan wajah memerah karena menahan amarahnya


"Kak gak usha pura pura deh. Kakak memang pintar menyembunyikan sesuatu tapi ingat kak aku adik kakak" Ucap Jackson yang tak suka dengan Clancy yang menyembunyikan masalahnya sendiri


"Apa? Gak usah sok tau deh" Ucap Clancy yang tak suka dengan Jackson bersikap seperti itu


"Kakak itu gak pandai berbohong?!" Ucap Jackson ia ingin Clancy jujur


"Apa sih kamu? Udah lah kakak capek" Ucap Clancy lalu ia pergi ke kamar sedangkan Jackson ia pergi ke kamarnya sendiri juga


"Astaga ada apa dengan kakak beradik yang harmonis itu" Ucap Nara yang memperhatikan pertengkaran kakak beradik itu


"Ternyata Clancy kalau marah seram juga" Ucap Tony menggeleng kepalanya


Jeevan pergi ke atas untuk mendengar cerita Clancy. Mungkin saja Clancy ingin mengatakan sesuatu pada dirinya. Jeevan masuk ke dalam kamar dan melihat Clancy yang melamun.


"Kamu kenapa cla?" Ucap Jeevan membuyarkan lamunan Clancy


"Gapapa" Ucap Clancy lalu pergi dari kamar.


Clancy pergi ke taman belakang lalu ia duduk di ayunan. Ia memikirkan tentang pesan asing kemarin. Ia juga ingin tau kenapa orang tersebut mempunyai nomor nya. Tiba tiba Kate datang membawa kotak kecil


"Ini ada paket untukmu tapi aku gak tau itu dari siapa?" Ucap Kate lalu Clancy menerima kotak tersebut


Clancy membuka kotak tersebut lalu ia melempar kotak tersebut karena takut dan terkejut kemudian ia berteriak histeris. Semua anggota keluarga yang berada di dalam rumah langsung berlari ke belakang rumah untuk melihat Clancy.


"Clancy!!!" Ucap mereka semua lalu berlari ke arah Clancy. Nara yang melihat Clancy ketakutan langsung memeluknya.


"Hei, tak apa apa" Ucap Nara berusaha menenangkan Clancy yang bergetar ketakutan. Ola yang penasaran kenapa Clancy memandang kotak tersebut dengan ketakutan lalu ia mengambil kotak tersebut dan berteriak.


"Ola!!" Ucap mereka semua terkejut melihat Ola yang sama seperti Clancy. Kemudian Ola memperlihatkan isi dari kotak tersebut. Mereka semua terkejut melihat isi tersebut.


🐚 Bersambung


Guys kira kira apa ya isi kotaknya kalau mau tau ikuti terus novel aku ya. Jangan lupa untuk


Rate bintang lima. Vote juga biar author makin semangat buat novel ini. Klik favorit kalau kalian suka dengan Novel ini. Kasih Author boom like juga ya.

__ADS_1


Grazie~Terimakasih


__ADS_2