I Hate My Life

I Hate My Life
Busuk


__ADS_3

Karena jenuh menatap wajah pak Girto, Rachel langsung pergi menuju taman belakang sekolah. Rafael pun langsung berpamitan lalu mengejar Rachel menuju taman belakang.


"Kamu ngapain sih hel pergi ke taman belakang?" tanya Rafael lalu duduk di sebelah Rachel


"Aku tau maksud kamu apa"


"Maksudnya?"


"Aku tau Farel manfaatin materi aku untuk membantu dia dan jalan setannya itu kan? kata Ivan dia pelet aku tapi aku masih nggak nyangka sih"


"Pelet? wahh stres tuh anak! kamu nggak diapa-apain kan sama dia? kalian nggak begituan kan?"


"Heh sembarangan banget! kamu waktu malam pertama gimana? aku masih perawan kan?" tanya Rachel kesal


"Bercanda sayang"


"Oh iya apa bener orang tuanya juga pakai ilmu dukun-dukun gitu buat ngembangin perusahaan?"


"Aku bahkan dulu sampai mau di guna-guna"


"Hah? tapi kamu nggak papa kan?" tanya Rachel khawatir


"Cie khawatir ya?"


"Yaa aku nggak mau aja nanti kamu penyakitan terus nyusahin aku" elak Rachel

__ADS_1


"Yaelahh nggak usah ngelak gitu, aku tau kok" Rachel pun tersipu malu mendengar perkataan Rafael


Rafael pun mendekap Rachel erat


"Aku nanti pulang sekolah mau pergi sama temen-temen" kata Rachel


"Apa? apa?" tanya Rafael memastikan


"Aku nanti pulang sekolah mau pergi sama temen-temen!"


"Wahh aku lagi mimpi ya?"


"Nggak! kamu lagi berak!"


"Ngelawak mbak?"


"Eh kamu dari tadi ngomong aku kamu, aku nggak salah denger kan?"


"Kenapa? kamu nggak suka? yaudah aku ganti aja jadi lu gua lagi"


"Eh eh jangan dong"


"Bodoamat!" Rachel pun pergi meninggalkan Rafael yang masih duduk di kursi taman


"Baru aja ngerasain seneng, eh sekarang udah ditampar lagi sama realita, emang ya kalau ngimpi nggak boleh tinggi-tinggi takut jatuh" guman Rafael sambil memandangi langit

__ADS_1


"Eh tadi dia bilang apa? mau pergi sama temen-temen? temen dia kan ada Farel juga? huh dibilangin ngeyel banget sih" kata Rafael kesal, Rafael pun langsung menghampiri Rachel


"Rachel tunggu!"


"Apa lagi?!"


"Kamu mau kemana sama temen-temen kamu? pasti kamu main juga sama Farel? aku kan udah bilang kalau jangan deket-deket sama Farel!"


"Gua udah nggak deket sama dia, bahkan seharian ini gua nggak ngeliat dia, bahkan dia Laila aja gua belum liat"


"Terus nanti pulang sekolah kamu mau pergi sama siapa?"


"Dimas sama Ivan"


"Kemana?"


"Bukan urusan lu!"


"Aku suami kamu!"


"Ck!"


Rachel pun pergi meninggalkan Rafael, saat ini dia sedang ingin ke atap untuk menenangkan diri. Saat menaiki tangga, Rachel bertemu dengan Farel, tiba-tiba Farel langsung mencium Rachel bruntal bahkan dia juga meremas payudara Rachel, Rachel berusaha untuk melepaskan tangan Farel. Rachel mencium bau alkohol dimulut Farel


"Lu mabuk!"

__ADS_1


"Rachel andai lu tau kalau selama ini gua cuma manfaatin lu, gua cuma nguras harta lu, tapi gua nglakuin itu semua karena orang tua gua, orang tua gua yang selalu paksa gua, padahal mereka tau gua pacaran sama Laila, kata orang tua gua Laila belum cukup kaya untuk diporotin, sekarang lu malah bangkrut dan rumah lu dijual, jadi sekarang waktunya gua porotin Laila, tapi Laila malah selingkuh sama yang lain, gua frustasi! gua gua gua bingung, gua capek karena selalu diatur!"


__ADS_2