
Flashback
1 year ago...
Rachel Wirawan, dia adalah gadis yang cantik namun dingin, cuek, dan datar. Dia berasal dari keluarga Wirawan, mommy dan daddynya selalu mengekangnya dan membatasi ruang geraknya, hal itu membuatnya muak. Rachel bahkan membenci kedua orang tuanya karena mereka selalu sibuk dengan urusan mereka tanpa memperhatikan dia. Rachel benar-benar bosan dan muak.
Rachel memiliki sahabat bernama Farel Cristian, mereka berdua bersahabat sendari sekolah dasar hingga sekolah menengah akhir ini. Mustahil jika seorang pria dan wanita bersahabat sudah lama namun tak memiliki rasa sedikit pun. Rachel memiliki rasa kagum pada Farel, Farel adalah pria yang selalu ada disampingnya, pria yang selalu mengerti tentangnya, pria yang selalu mendukungnya.
Hari ini Rachel berencana untuk pergi taman untuk menghibur dirinya, namun saat dia keluar dari mobil dan berjalan menuju taman itu tiba-tiba ada seorang pria yang menabraknya. Rachel menatap pria itu datar, sedangkan pria itu menatap Rachel kagum, dia kagum karena kecantikan dan aura yang Rachel punya, Rachel bagaikan magnet yang memiliki aura untuk menarik lawan jenis. Rachel menatap pria itu sekilas, lalu dia berkata
"Lain kali kalau jalan dipake matanya! jangan mainin hp mulu! dasar merepotkan!" kata Rachel datar lalu meninggalkan pria tersebut
"Tunggu nona!" teriak pria tersebut lalu mengejar Rachel yang sudah berjalan menjauh tanpa menghiraukan teriakan pria tersebut
Tiba-tiba pria tersebut menahan lengan Rachel agar Rachel tidak pergi, Rachel menatap lengannya yang dipegang pria tersebut. Dia menatap pria tersebut tak suka.
"Ada apa?" tanya Rachel datar
"Jika tidak ada yang penting lebih baik biarkan aku pergi! kau membuang-buang waktuku!" kata Rachel sinis
Pria tersebut menatap Rachel dengan senyumannya, sungguh sangat konyol.
"Dasar pria konyol!" cibir Rachel
__ADS_1
"Terima kasih nona" Rachel menatap pria tersebut dengan tatapan penuh tanya
"Stres" guman Rachel
"Oh iya perkenalkan nama saya Rafa, dan siapa kah nama mu?" tanya Rafael, Rachel menatap Rafael tajam
"Ada apa denganmu? apa kau ini gila?" tanya Rachel menatap Rafael tajam
"Hahahah" Rafael pun tertawa konyol
"Hei hentikan tawa konyolmu itu! dasar pria aneh!" kata Rachel
"Siapa namamu nona?" tanya Rafael lagi
"Apa urusannya denganmu?" tanya Rachel sinis
"Kau membuang-buang waktu ku!"
"Oh maafkan aku nona, tapi aku hanya bertanya siapa namamu?" tanya Rafael lagi dan lagi
"Rachel" jawab Rachel singkat lalu berbalik badan berniat pergi, namun lagi-lagi Rafael bertanya padanya
"Apa nama margamu nona?" tanya Rafael
__ADS_1
"Apa untungnya aku jika aku mengatakan margaku?" tanya Rachel remeh
"Aku akan memberikanmu uang"
"Cih! kau pikir aku akan menerimanya? aku bukan seorang materialistis?" tanya Rachel
"Siapa juga yang menyebutmu materialistis?" tanya Rafael
"Dasar pria menyebalkan!" kata Rachel kesal
"Jadi apa nama margamu?" tanya Rafael
"Kenapa kau begitu ingin tahu?" tanya Rachel kesal
"Mungkin suatu saat nanti aku akan mencari mu" jawab Rafael konyol
"Untuk apa kau mencariku? kau mau membunuhku?" tanya Rachel
Rafael langsung tertawa renyah mendengar pertanyaan Rachel.
"Berhentilah tertawa konyol!" kata Rachel, dia merasa muak karena kehadiran pria ini
"Baiklah baiklah, jadi apa nama margamu?" tanya Rafael
__ADS_1
"Wirawan" kata Rachel lalu pergi meninggalkan Rafael
"Suatu saat kita pasti akan bertemu lagi gadis cantik" guman Rafael menatap kepergian Rachel