I Hate My Life

I Hate My Life
Cih!


__ADS_3

Sore harinya


Rachel terbangun dari tidurnya karena Ivan membangunkannya.


"Apaan sih?!" tanya Rachel kesal, dia masih mengantuk namun Ivan terus-menerus mengusiknya


"Lu di cari tuh di depan"


"Siapa?" tanya Rachel, saat ini posisinya sudah duduk


"Mana gua tau, dia orang yang waktu itu dateng ke sekolah, dia yang jadi bahan gosip para kaum hawa di sekolah, dia juga pengusaha muda tampan yang sukses, namanya kalau nggak salah tuh Rafael Adijaya" jawab Ivan

__ADS_1


Rachel langsung mengubah ekspresinya, sungguh dia sangat kesal, saat ini moodnya sangat buruk karena Ivan mengusiknya tidur sekarang dia harus berhadapan dengan pria menyebalkan itu. Rachel langsung pergi ke kamar mandi untuk cuci muka, setelah itu dia pergi menghampiri Rafael. Rachel sudah pamit pada Ivan untuk pulang.


"Apa?!" tanya Rachel dingin


"Ayo pulang" kata Rafael menarik tangan Rachel


Rachel pun hanya bisa pasrah dan mengikuti Rafael. Di perjalanan pulang keduanya sama-sama terdiam, mereka larut dalam pikiran mereka masing-masing.


"Aku nggak suka ya kalau kamu ke situ!" tegas Rafael


"Emang gua peduli?" tanya Rachel remeh

__ADS_1


"Aku suami kamu! kamu harus nurut sama aku! kamu jangan pernah ke situ lagi!" tegas Rafael


"Cih! jangan lu pikir gua bakalan nurut sama semua omongan lu! gua tau kok istri harus nurut sama suami tapi nggak gini caranya! lu nggak bisa seenaknya sama gua! gua nggak suka diatur-atur! lu sama aja kaya mommy dan daddy! kalian selalu ngekang gua! gua bukan boneka yang bisa kalian mainin dan atur-atur sesuka kalian! gua juga punya hati! gua juga punya kehidupan gua sendiri! gua punya privasi gua sendiri! gua muak sama lu! selama ini gua diem buka berarti gua takut sama lu! selama ini gua diem karena gua masih menghargai lu sebagai suami gua! tapi kali ini kesabaran gua mulai habis! gua berhenti sampek sini!" Rachel tak bisa menahan rasa sesak di hatinya, dia bahkan susah menitihkan air matanya sendari tadi


"Nggak! kamu nggak bisa gitu! pernikahan ini adalah permintaan terakhir mommy! kamu harus turutin!" tegas Rafael, sejujurnya dia sangat takut kehilangan Rachel


"Lu egois! lu selalu egois! lu sama kaya mommy daddy! lu selalu mentingin diri sendiri tanpa ngerti perasaan orang lain! jujur gua kecewa sama lu! selama ini gua selalu berusaha buka hati buat lu, dan lu berhasil dapetin hati gua! tapi sekarang? lu buat gua kecewa! setelah lu berhasil dapetin hati gua sekarang lu malah ngehempasin gua gitu aja" kata Rachel dengan air matanya yang mengalir


Hati Rafael sakit ketika melihat air mata Rachel yang menetes, dia sangat tak tega melihat perempuan yang dia sayangi saat ini menangis karena perbuatannya. Dia menyesal sekarang, seharusnya dia tidak egois seperti ini. Mau bagaimana lagi? rasa takut kehilangan yang sangat kuat membuatnya harus menjadi seperti ini.


Rafael menatap Rachel dengan tatapan penuh penyesalan, sejujurnya dia sangat senang ketika sudah berhasil mendapatkan hati Rachel, namun kesenangannya hacur ketika Rachel mengucapkan bahwa dia telah menghempaskan Rachel setelah berhasil mendapatkan hati Rachel. Dia memang benar-benar sangat egois, dia menyesal dalam hati dia terus mengucapkan kata maaf.

__ADS_1


__ADS_2