I Hate My Life

I Hate My Life
Epilog


__ADS_3

Saat ini ada wanita cantik yang sedang berusaha melahirkan anak pertamanya, di samping wanita tersebut ada seorang pria yang mendampinginya dengan setia dan sabar, bahkan dia rela menahan rasa sakit ketika sang wanita menjabak rambutnya untuk melampiaskan rasa sakit itu. Suasana menjadi mencengkram saat wanita tersebut kembali berusaha untuk melahirkan anak pertamanya. Namun itu semua berakhir ketika terdengar suara tangisan bayi.


"Oekkk..... oekk....."


"Selamat ya bapak, ibu, anak kalian berjenis kelamin laki-laki, kondisi fisiknya sempurna dan sehat, saya bersihkan dulu ya pak, bu, permisi" kata bidan tersebut lalu pergi ke tempat khusus


Wanita tersebut juga di bersihkan oleh para perawat. Setelah di bersihkan wanita tersebut di pindah ke ruang inap karena kondisinya sudah stabil. Sang pria masih setia menemani wanita tersebut. Pria tersebut terlihat bahagia dan bersyukur, dia terus menciumi kening sang wanita dan mengucapkan kata syukur.


"Terima kasih kamu telah mengandung dan melahirkan anak kita" kata pria tersebut yang tak lain adalah Rafael, dan sang wanita adalah Rachel


Rachel pun tersenyum mendengar perkataan Rafael.

__ADS_1


"Ini sudah menjadi kewajibanku sebagai seorang wanita" kata Rachel


Tiba-tiba sang perawat datang, dia menggendong anak Rachel dan Rafael


"Sepertinya bayinya lapar bu, sebaiknya anda menyusuinya terlebih dahulu" kata perawat tersebut


Rachel pun langsung menyusui anaknya setelah sang perawat pergi meninggalkan ruangannya.


"Ray Adijaya, apa kamu setuju?" tanya Rafael


"Bagus! aku sangat setuju!" jawab Rachel senang

__ADS_1


Sekarang Rachel mengerti kenapa dia selalu dikekang oleh kedua orang tuanya. Mereka hanya ingin melindungi Rachel dari bahaya, mereka ingin Rachel hidup dengan tenang tanpa yang mengusiknya, namun cara mereka yang salah membuat Rachel menjadi salah paham dan sempat membenci mereka.


"Mommy, daddy, maafin aku selama ini udah salah paham sama kalian, sekarang aku paham kenapa kalian selalu ngekang aku dan batasin ruang gerak aku, aku tau kalian ingin melindungiku dari bahaya, dan aku tau kalian tak ingin ada orang yang mengusikku, namun cara kalian salah, dengan cara kalian seperti itu mengesankan bahwa kalian ini sangat egois, maafkan aku yang sempat salah paham bahkan membenci kalian, sejujurnya aku tak suka hidup diatur dan dikekang, aku punya kehidupanku sendiri, aku juga punya privasi jadi tolong jangan batasi gerakku"


"Mom, dad, sedang apa kalian di sana? apa kah kalian sedang menanggung dosa kalian di neraka? atau sedang menikmati keindahan surga? sejujurnya aku merindukan kalian, aku rindu tatapan tajam daddy, aku rindu kekerasan daddy, aku rindu ucapan kasar yang tak pantas ku dengar dari mulut daddy haha, aku rindu mommy yang selalu melindungiku dari kekerasan daddy, aku rindu mommy yang mengomeliku karena aku suka buat rusuh, aku rindu mommy saat menemaniku tidur, aku rindu kalian berdua, aku rindu semuanya tentang kalian berdua, mom, dad"


"Apa mommy dan daddy tau? sekarang cucu kalian telah lahir, cucu yang kalian nanti kan, cucu yang akan menjadi penerus keluarga Wirawan dan Adijaya, cucu kalian sangat tampan sama seperti Rafa, hidungnya yang mancung sama seperti Rafa, dan matanya yang tajam sepertiku, pipinya yang chubby seperiku, haha" Rachel menatap langit-langit kamar inapnya dengan senyum tipisnya, dia sangat merindukan mommy dan daddynya.


...~End~...


Terimakasih para kakak-kakak readers telah membaca karya saya, nanti kan karya-karya saya selanjutnya 😉

__ADS_1


__ADS_2