
Satu hari sebelum ujian tahap kedua dilaksanakan, para ketua dari masing-masing kelompok berbaris di lapangan.
Di atas altar, tampak sebuah kotak dan Penjaga Kanan yang akan menjelaskan sesuatu kepada mereka.
"Ujian tahap kedua akan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan bertanding besok, dan gelombang kedua akan bertanding satu hari setelahnya. Lawan akan di ditentukan pada hari pertandingan."
"Hari ini kalian akan melakukan undian untuk menentukan, apakah kalian berada di gelombang satu atau gelombang dua."
"Cara mengundinya mudah. Di dalam kotak ini ada dua jenis bola, yaitu bola dengan huruf A dan B yang masing-masing berjumlah 56 bola."
"Jika kalian mendapatkan bola dengan huruf A, maka kalian akan berada di gelombang pertama. Sedangkan jika kalian mendapatkan bola dengan huruf B, maka kalian akan berada di gelombang kedua. Apakah kalian mengerti?" tanya Penjaga Kanan.
"CHUNG!!" jawab mereka dengan serempak.
"Sekarang ketua dari masing-masing kelompok majulah ke depan satu persatu sesuai urutan, dan ambil satu bola yang ada di dalam kotak ini!" kata Penjaga Kanan sambil menunjuk sebuah kotak di sampingnya.
Kemudian ketua dari masing-masing kelompok maju ke depan untuk mengambil bola undian. Di mulai dari delapan keturunan dari Sekte Utama. Mereka maju terlebih dahulu.
Kelompok 1, 3, 5, 8, berada dalam gelombang pertama, sedangkan Kelompok 2, 4, 6, 7 berada dalam gelombang kedua.
Saat delapan Pewaris telah kembali ke barisan, mereka seketika di kejutkan oleh Chun Yang yang tiba-tiba melangkah maju untuk mengambil undian.
Para ketua kelompok yang berada di barisan mulai bergumam dan berbisik.
"Oh?" Penjaga Kanan yang berada di atas altar juga tidak menyangka hal tersebut.
"Brengsek! Bagaimana bisa darah rendahan itu jadi Ketua Kelompok!?" ucap Chun Shengyi di benaknya.
"Jadi, dia berpihak pada bocah berdarah kotor itu...." ucap Chun Yima di benaknya.
"Oh.... anak itu jadi ketua. Sungguh menarik!" kata Chun Zagang di benaknya.
Di sisi lain, Chun Yang juga tidak mengira bahwa dia akan menjadi ketua kelompok.
Itu tepat pada hari ketika Zao Hu dan anggota kelompok sembilan berjanji untuk mengikutinya.
Zao Hu dengan sukarela menyerahkan posisi Ketua Kelompok kepada Chun Yang.
"Pangeran, saya akan menyerahkan posisi Ketua Kelompok kepada anda!" kata Zao Hu.
"Apa!?" Chun Yang terkejut mendengar itu.
Namun karena anggota kelompok sembilan yang lain setuju dengan keputusan tersebut, Chun Yang akhirnya menerima posisi ketua kelompok tersebut.
"Baiklah. Karena aku sudah menjadi ketua, mari kita menangkan ujian tahap kedua bersama-sama!" kata Chun Yang sambil mengangkat tangannya.
Mereka semua kemudian bersorak dengan semangat dan mengangkat tangan mengikuti Chun Yang.
Kembali pada saat ini.
Kemudian ketika Chun Yang mengambil undian dari dalam kotak, Chun Yang mendapatkan bola dengan huruf B, yang menandakan kelompok sembilan akan berada dalam gelombang kedua.
Pengundian terus dilanjut hingga 112 kelompok terbagi menjadi dua gelombang, A dan B.
__ADS_1
Malam itu di suatu padang rumput di tengah hutan yang cukup jauh dari Gedung Asrama, tampak Chun Yang yang sedang berdiri sendirian.
"Aku memiliki kemampuan yang tidak pernah dimiliki orang lain. Aku memiliki Zero di dalam tubuhku!"
"Walau aku dapat belajar seni beladiri dengan sangat cepat, tapi aku tidak boleh mengabaikan pengalaman!"
"Seperti saat pertarungan ku dengan Zao Hu dan yang lainnya, kalau bukan karena ada Zero yang membantuku, aku pasti sudah kalah puluhan kali!"
"Jika aku ingin naik ke posisi yang lebih tinggi, aku harus memiliki kekuatan serta pengalaman!"
"Aku harus memanfaatkan dengan baik apa yang aku miliki!" pikir Chun Yang di benaknya.
Ketika itu, Chun Yang kemudian memanggil Zero.
"Zero!"
[Ya, Tuan!]
"Sudah seberapa banyak fungsi sistem yang sudah aku gunakan selama ini?"
[Memeriksa catatan pemakaian Pengguna. Sampai saat ini Tuan telah memakai 10 persen fungsi sistem]
"Hanya 10 persen?" Chun Yang terkejut mendengar itu.
[Benar, Tuan. Dari catatan yang tersimpan selama ini, tidak ada catatan penggunaan sistem lebih dari 10 persen]
"Sebenarnya seberapa banyak fungsi yang kamu miliki?" tanya Chun Yang merasa penasaran.
"Bisa seperti itu?"
[Bisa, Tuan. Apakah anda ingin saya memindahkannya?]
"Ya. Lakukan!" jawab Chun Yang tanpa ragu.
[Mulai memindahkan buku petunjuk penggunaan Sistem 001 ke dalam otak pengguna]
Zero kemudian memulai proses pemindahan data ke otak Chun Yang. Butuh beberapa waktu dalam proses pemindahannya.
Ketika prosesnya selesai, Chun Yang seketika di kejutkan oleh rasa pusing dan mual pada tubuhnya. Namun efek samping itu jauh lebih ringan daripada yang sebelumnya.
"Ugh....."
[Proses pemindahan data selesai]
Sesudah proses pemindahan data selesai, rasa pusing dan mual yang terjadi padanya perlahan menghilang.
Setelah rasa pusing itu benar-benar menghilang dari kepalanya, Chun Yang segera melakukan apa yang bisa di lakukan oleh Zero.
"Mulai penelusuran!" ucap Chun Yang.
Seketika itu ratusan layar yang menyangkut fungsi Sistem 001 langsung muncul hingga mengelilingi dirinya.
Chun Yang benar-benar terkejut dengan apa yang ada di depan matanya.
__ADS_1
"Jadi Zero, kamu bisa melakukan semua ini?"
"Benar, Tuan!"
"Kenapa kamu tidak pernah memberitahuku?"
"Anda tidak pernah bertanya, Tuan!"
*Brengsek!*
Seketika itu Chun Yang merasa kesal pada Zero dan dirinya sendiri.
Kemudian Chun Yang menelusuri fungsi yang ada di depan matanya, hingga akhirnya ia menemukan satu fungsi sistem yang paling dibutuhkannya.
Fungsi itu adalah {Pertarungan Berulang Melawan Hologram}
"Dengan fungsi ini aku bisa bertarung dengan hologram orang lain dan menambah pengalaman bertarung ku yang kurang. Ini adalah fungsi yang saat ini aku butuhkan!" pikir Chun Yang di benaknya.
[Untuk menciptakan hologram, dibutuhkan data dan analisa gerakan lawan]
"Apakah bisa mengambil data dari Zao Hu?" tanya Chun Yang.
[Bisa]
"Bagus sekali! Kalau begitu, ayo lakukan!" kata Chun Yang memberi perintah.
[Menampilkan Hologram di penglihatan pengguna]
Ketika itu di penglihatan Chun Yang, terciptalah sebuah hologram yang mirip sekali dengan Zao Hu.
"Wah! Benar-benar terwujud!" kata Chun Yang merasa sangat takjub dengan kemampuan Zero.
[Untuk menyesuaikan informasi hologram sebelum simulasi bertarung di lakukan. Silahkan tentukan tingkat kerusakan yang dapat di berikan hologram pada pengguna]
"Dampak kerusakan?"
[Itu adalah tingkat kerusakan yang di dapat saat hologram menyerang. Jika anda ingin kerusakannya sama seperti kenyataan, anda dapat mengaturnya menjadi 100 persen. Kalau anda ingin mengurangi dampaknya, anda dapat mengaturnya menjadi lebih rendah.]
Saat itu Chun Yang berpikir untuk menjadi lebih kuat secepat mungkin, jadi dia harus bertarung dalam pertarungan nyata untuk mendapatkan pengalaman.
"Jadi begitu ya... Kalau begitu, atur kerusakannya menjadi 100 persen!" kata Chun Yang.
[Mengatur tingkat kerusakan Hologram menjadi 100 persen. Mode simulasi diaktifkan!]
Ketika itu, Hologram Zao Hu langsung memasang kuda-kuda bertarung di hadapan Chun Yang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
......................
......................
__ADS_1