Iblis Tanpa Ampun

Iblis Tanpa Ampun
Gelombang kedua


__ADS_3

"Baiklah. Sekarang, mari kita kembali ke asrama!" kata Chun Yang.


"Ya!" jawab Zao Hu.


Kemudian Chun Yang dan Zao Hu berjalan kembali ke asrama bersama-sama.


Sementara itu di lapangan, pertandingan terakhir pada gelombang pertama akhirnya dimulai.


"Pertandingan berikutnya! Urutan 25, 26, 27 dan 28 pergilah ke lapangan dan bersiap untuk bertanding!" kata Penjaga Kanan yang berada di atas altar.


Pada putaran kali ini, kelompok yang akan bertanding adalah Kelompok 8 melawan Kelompok 25, Kelompok 66 melawan Kelompok 31, Kelompok 83 melawan Kelompok 100, dan Kelompok 49 melawan Kelompok 74.


Kedelapan kelompok tersebut kemudian pergi ke lapangan dan bersiap untuk bertanding. Ini akan menjadi pertandingan terakhir pada gelombang pertama.


Di antara delapan kelompok yang akan bertanding tersebut, ada satu kelompok yang di ketuai oleh salah satu Pewaris dari delapan Sekte Utama. Kelompok itu adalah kelompok delapan yang diketuai oleh Chun Shengyi dari Sekte Racun.


"Apakah akhirnya giliran ku? Ini pasti akan menyenangkan!" pikir Chun Shengyi sambil melangkah dengan penuh percaya diri.


Diikuti dengan kelompoknya, Chun Shengyi masuk ke lapangan dengan langkah yang penuh percaya diri.


Di sisi lain, Penjaga Kanan yang melihatnya tidak banyak bereaksi.


"Apakah sekarang giliran Pewaris dari Sekte Racun? Semoga kemampuannya tidak membuatku kecewa!" harap Penjaga Kanan di benaknya.


Setelah delapan kelompok tersebut masuk ke lapangan dan berada dalam posisinya masing-masing, Penjaga Kanan segera memulai pertandingannya.


"Pertandingan, mulai!" seru Penjaga Kanan.


Kemudian setiap kelompok mulai membentuk formasi mereka.


Kelompok delapan mengikuti di belakang Chun Shengyi.


"Lakukan Formasi nomor tiga, Formasi Anak Panah!" kata Chun Shengyi.


Kemudian Kelompok delapan membentuk formasi Anak Panah dan maju menyerang.


Sementara itu dari arah lain, Kelompok 25 juga mulai membentuk formasinya.


"Formasi Anak Panah! Serang!" kata Ketua Kelompok 25.


Kini dengan Formasi yang sama kedua kelompok saling berhadapan dan menyerang.


Ketika dua ketua kelompok saling bertemu, Chun Shengyi segera menggunakan teknik pedangnya dan bertarung dengan Ketua Kelompok 25.


Chun Shengyi terus menyerang, sedangkan Ketua Kelompok 25 hanya bertahan dengan perisai dan pedangnya.


Kecepatan pedang yang dilakukan oleh Chun Shengyi, benar-benar membuat Ketua Kelompok 25 kewalahan.


"Bukankah dia berasal dari Sekte Racun? Kenapa Teknik Pedangnya sangat cepat?" pikir Ketua Kelompok 25 di benaknya.


Sedikit demi sedikit Chun Shengyi terus memberikan luka kecil ke tubuh Ketua Kelompok 25, hingga luka itu terus menumpuk dan memperparah keadaannya.


Sementara itu di atas latar, tampak Penjaga Kanan yang menyaksikan pertandingan tersebut.


"Jadi bocah itu tidak hanya belajar seni beladiri racun, tapi juga belajar seni beladiri pedang? Dia menarik!"

__ADS_1


"Tapi karena dia sudah menunjukkan salah satu kartunya, maka pihak lain akan mulai mengawasinya!" pikir Penjaga Kanan di benaknya.


Setelah sekian banyak serangan, kerusakan yang ada pada perisai Ketua Kelompok 25 kini menjadi semakin parah. Ketua Kelompok 25 juga terlihat kelelahan dan terengah-engah.


Pada saat itu, Chun Shengyi menarik pedangnya ke belakang dengan ujung lurus ke depan. Terlihat di sekitar pedangnya terdapat energi kehijauan yang mulai berkumpul dan berputar.


Chun Shengyi kemudian mendorong pedangnya ke depan ke arah perisai Ketua Kelompok 25.


"BRAAKK!!"


Serangan pedang itu seketika menghancurkan perisai dan merobek pakaian bagian depan Ketua Kelompok 25 menjadi berkeping-keping.


Ketua kelompok 25 terlempar ke belakang dan jatuh sambil memuntahkan darah dari mulutnya.


Melihat Ketua mereka di kalahkan, seketika menurunkan semangat juang Kelompok 25.


Saat itu, Chun Shengyi kemudian mengangkat pedangnya dan berteriak.


"Serang!"


Mendengar teriakkan Chun Shengyi, Kelompok 8 kemudian mulai melakukan serangan dengan agresif.


Tidak membutuhkan waktu lama, Kelompok 8 dengan cepat mendominasi dan mengalahkan Kelompok 25.


Sementara itu di pertandingan kelompok lain, kelompok pemenang juga telah di tentukan.


Tanpa membuang waktu, Penjaga Kanan segera mengumumkan kelompok pemenangnya.


"Pemenang pertandingan ini adalah Kelompok 8, Kelompok 66, Kelompok 100, dan Kelompok 74. Selamat atas kemenangan kalian!" kata Penjaga Kanan kepada para pemenang.


Ketika itu Pembimbing Lu Hong memberikan setumpuk kertas pada Penjaga Kanan.


"Saya sudah menulis daftar dan catatan kelompok yang tereliminasi pada gelombang pertama!" kata Penjaga Lu Hong sembari meletakkan setumpuk kertas tersebut ke hadapan Penjaga Kanan.


"Jadi, besok adalah giliran gelombang kedua yang akan bertanding. Aku harap mereka bersiap dengan baik untuk pertandingan besok!" kata Penjaga Kanan.


Sementara itu di kamar asrama kelompok sembilan, tampak Zao Hu yang hendak memberitahu sesuatu kepada Chun Yang.


"Pangeran!" panggil Zao Hu.


"Ya?" sahut Chun Yang sembari menoleh.


"Pemenang pertandingan kelompok gelombang pertama sudah di umumkan!"


Chun Yang terdiam sejenak mendengar itu. Dia kemudian bertanya.


"Bagaimana dengan empat orang itu?"


"Empat Pewaris dari delapan Sekte Utama yang berada di gelombang pertama, berhasil melewati ujian tahap kedua!" jawab Zao Hu.


"Sesuai dengan perkiraan ku. Mengingat kemampuan yang mereka miliki, mereka berempat pasti memenangkan pertandingan dengan mudah!" kata Chun Yang.


"Besok adalah giliran kita. Apa yang harus kita lakukan?" tanya Zao Hu.


"Istirahat. Kita harus mengumpulkan kekuatan untuk pertandingan besok!" kata Chun Yang.

__ADS_1


******


Keesokan paginya di lapangan, pertandingan kelompok gelombang kedua akhirnya di laksanakan.


Setiap ketua kelompok mengambil undian untuk menentukan lawan mereka.


Kelompok 6 yang dipimpin oleh Chun Yihan berada di urutan ke dua bersama dengan Kelompok 20.


Kelompok 4 yang dipimpin oleh Chun Tian berada di urutan ke lima bersama dengan Kelompok 110.


Kelompok 2 yang dipimpin oleh Chun Feiyun berada di urutan ke sepuluh bersama dengan Kelompok 70.


Kelompok 7 yang dipimpin oleh Chun Zagang berada di urutan ke lima belas bersama dengan Kelompok 38.


Sedangkan Kelompok 9 yang dipimpin oleh Chun Yang berada di urutan terakhir bersama dengan Kelompok 15.


Setelah semua Kelompok mengambil undian dan mendapatkan urutan pertandingan mereka, tanpa membuang waktu Penjaga Kanan segera memulai pertandingannya.


"Urutan pertandingan satu sampai empat, masuk ke lapangan dan bersiaplah untuk bertanding!" kata Penjaga Kanan.


Kemudian delapan kelompok masuk ke lapangan. Delapan Kelompok tersebut adalah Kelompok 21 melawan Kelompok 29, Kelompok 6 melawan Kelompok 20, Kelompok 54 melawan Kelompok 86, dan Kelompok 16 melawan Kelompok 109.


Setelah ke delapan kelompok tersebut masuk ke lapangan, tanpa membuang waktu Penjaga Kanan segera memulai pertandingannya.


"Pertandingan... Mulai!" seru Penjaga Kanan dari atas altar.


Kemudian pertandingan putaran pertama di mulai. Setiap kelompok mulai membentuk formasi mereka.


Kelompok 6 yang dipimpin oleh Chun Yihan bergerak maju ke arah Kelompok 20 yang membentuk formasi bertahan.


"Bentuk Formasi Anak Panah!" kata Chun Yihan memberi arahan pada anggota kelompoknya.


Kelompok 6 kemudian membentuk Formasi Anak Panah mengikuti arahan Chun Yihan.


Sesudah Kelompoknya membentuk formasi, Chun Yihan yang berada di depan kemudian melemparkan perisainya dengan kekuatan tenaga dalam.


Perisai meluncur dengan cepat ke arah Ketua Kelompok 20.


Melihat perisai terbang ke arahnya, Ketua Kelompok 20 segera bertahan dengan perisainya yang telah di masukkan tenaga dalam.


"BAAMM!!"


Perisai yang Chun Yihan lempar terbang ke atas, sedangkan Perisai yang di gunakan untuk bertahan oleh Ketua Kelompok 20 mengalami kerusakan dan hampir terbelah dua.


Tangan Ketua Kelompok 20 gemetar kesakitan setelah menahan lemparan perisai tersebut


"Apa-apaan itu tadi? Tanganku langsung tidak bisa digerakkan setelah menahan itu!" kata Ketua Kelompok 20 di benaknya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


__ADS_2