
[Mode simulasi diaktifkan!]
"Hei, kau! Majulah!" ucap hologram tersebut sangat mirip dengan Zao Hu.
Melihat hologram yang dapat bicara, apa lagi itu adalah hologram Zao Hu yang kini telah menjadi temannya, membuat Chun Yang merasa tidak nyaman.
"Zero, bisakah kamu membuatnya diam?" pinta Chun Yang.
[Mode diam diaktifkan!]
Setelah merubah hologram menjadi mode diam, Chun Yang segera bersiap untuk melakukan pertarungan.
Kemudian Hologram maju menyerang lebih dulu dengan keterampilan Tangan Naga Hitam yang di gunakan oleh Zao Hu pada hari itu.
Di sisi lain, Chun Yang juga tidak tinggal diam. Dia ikut maju menyerang dengan keterampilan Pedang Penyapu Gunung miliknya.
Saat itu dengan cepat, Chun Yang berputar menghindari serangan Hologram, dan lanjut menyerang balik dengan tangan pedangnya.
Hologram bereaksi dengan cepat dan menghindari serangan Chun Yang. Lalu dengan teknik tangannya, Hologram itu menyerang Chun Yang tepat di perut.
Chun Yang yang terkena serangan segera mundur beberapa langkah menjauhi Hologram. Merasakan rasa sakit yang benar-benar nyata saat melawan hologram adalah sebuah pengalaman baru baginya.
"Ugh.... Rasa sakitnya memang sama seperti saat itu!" pikir Chun Yang sambil memegang bagian perutnya yang terkena serangan.
[Apa anda ingin saya mengurangi tingkat kerusakannya?]
"Tidak perlu, inilah yang aku inginkan!" kata Chun Yang.
Tidak mungkin baginya mengurangi tingkat kerusakan tersebut. Chun Yang ingin merasakan pengalaman pertarungan nyata sebanyak mungkin.
Kemudian Chun Yang kembali memasang kuda-kuda beladiri Pedang Penyapu Gunung. Kini Chun Yang yang maju menyerang terlebih dahulu.
Chun Yang melakukan serangan tebasan yang melebar hampir setengah lingkaran, tapi Zao Hu menghindari serangan tersebut dengan bergerak mundur.
Namun Chun Yang tidak berhenti sampai di situ. Chun Yang bergerak maju mengejar Zao Hu dan menyerangnya dengan sebuah serangan tusukan yang sangat cepat.
Tapi Zao Hu dapat menghindari serangan tusukan itu dan hanya tergores pada wajahnya.
Lalu dengan bergerak ke samping, Zao Hu langsung melayangkan pukulannya tepat ke perut Chun Yang.
"Aakh!"
Chun Yang terlempar beberapa langkah dan jatuh berlutut sambil memegang perutnya yang terkena serangan.
"Zero, sembuhkan aku!" kata Chun Yang.
[Menerima perintah. Mulai penyembuhan pada bagian tubuh yang cedera]
Setelah penyembuhan diri di lakukan, rasa sakit di perut Chun Yang segera menghilang.
__ADS_1
Kemudian Chun Yang bangkit berdiri dan kembali memasang kuda-kuda bertarung Pedang Penyapu Gunung.
"Kali ini tidak akan aku biarkan kamu menang lagi!" kata Chun Yang bertekad.
Setelah itu, Chun Yang kembali maju menyerang terlebih dahulu. Saat dia sedang menyerang maju, dia melihat pergerakan tubuh Zao Hu yang ingin melakukan gerakan menghindar.
"Ke kanan..."
Kemudian Zao Hu melakukan tebasan dari atas kanan ke bawah kiri, dan Zao Hu menghindar ke kanan seperti yang sudah dia perkiraan.
Lalu tanpa membuang kesempatan, Chun Yang langsung bergerak cepat dan melakukan tebasan dengan tangan pedangnya.
Namun Zao Hu masih dapat menghindari serangan itu dan hanya terkena serangan pada bajunya. Mereka kemudian saling mengambil jarak.
Ketika itu Chun Yang melihat baju Zao Hu yang sobek karena terkena serangannya. Itu benar-benar tipis.
"Sedikit lagi... Aku harus bergerak lebih cepat sedikit lagi!" pikir Chun Yang di benaknya.
Kemudian Hologram Zao Hu maju menyerang dengan teknik cakar untuk melakukan serangan balasan.
Lalu Chun Yang bertahan dan menghindar dari serangan-serangan Zao Hu sambil bergerak mundur.
Chun Yang yang berada dalam kondisi tersebut kesulitan menemukan celah untuk melakukan serangan balik.
Ketika dalam posisi yang sulit, Chun Yang akhirnya melihat sebuah celah pada serangan Zao Hu. Itu ketika Zao Hu melakukan serangan cakar ke atas dan mengosongkan pertahanan pada perutnya.
"Celah!"
Setelah di kalahkan, hologram Zao Hu kemudian memudar dan menghilang.
Di sisi lain, Chun Yang menghela nafasnya dan menarik kembali tenaga dalamnya.
"Dari tiga pertarungan, aku hanya menang sekali. Ini masih jauh dari cukup!" pikir Chun Yang di benaknya.
Kalau dia ingin naik ke posisi lebih tinggi dan mengalahkan kedelapan keturunan dari delapan Sekte Utama, Chun Yang membutuhkan lebih banyak pengalaman dan kekuatan.
"Zero!" panggil Chun Yang.
[Ya, Tuan!]
"Tolong buat hologram lagi!" kata Chun Yang.
[Baik Tuan. Menampilkan Hologram di penglihatan pengguna]
Saat itu hologram Zao Hu muncul kembali di depan mata Chun Yang.
"Kali ini akan aku coba mengakhirinya dengan cepat!" pikir Chun Yang sembari memasang kuda-kuda beladiri Pedang Penyapu Gunung.
Tiga jam kemudian...
__ADS_1
"Sraaasshh...."
Di sana, tampak Chun Yang yang baru saja berhasil mengalahkan Hologram Zao Hu dengan sebuah tebasan cepat.
Dengan tubuh yang kelelahan, Chun Yang kemudian menjatuhkan tubuhnya ke tanah dan terengah-engah.
Zero segera melakukan penyembuhan pada luka-luka di tubuh Chun Yang, tapi itu sama sekali tidak menghilangkan rasa lelahnya.
"Sialan! Benar-benar melelahkan!" pikir Chun Yang di benaknya dengan tubuh penuh keringat.
Chun Yang mencoba mengatur nafasnya dengan baik dan bertanya pada Zero.
"Zero, sudah berapa lama aku bertarung?"
[Anda sudah bertarung selama tiga jam, Tuan]
"Tiga jam....."
Chun Yang tidak mengira bahwa dirinya akan bertarung selama itu.
"Aku sudah bertarung sebanyak lima belas kali. Dari lima belas pertarungan, aku berhasil menang 8 kali dan kalah 7 kali. Pada pertarungan terakhir tadi, aku berhasil menang dengan sepuluh gerakan!"
"Tapi ini masih belum cukup! Aku harus menjadi lebih kuat lagi!" pikir Chun Yang di benaknya.
Kemudian suara Zero terdengar di telinga Chun Yang.
[Selama anda terus menambah pengalaman, keterampilan beladiri anda pasti akan meningkat. Lalu selama pertarungan terus terjadi, keterampilan Pedang Penyapu Gunung yang anda gunakan, akan semakin cocok dengan gerakan Tuan!]
"Itu benar.... Jika aku terus berlatih dan meningkatkan pengalaman bertarung ku, aku pasti bisa melangkahi delapan pewaris dari delapan Sekte Utama. Tunggu saja, tidak lama lagi, aku pasti bisa mengalahkan kalian!" kata Chun Yang penuh tekad.
Kemudian pada malam itu, Chun Yang kembali ke asrama dengan pakaian kotornya.
Zao Hu yang melihat Chun Yang kembali dengan kondisi seperti itu kemudian bertanya.
"Pangeran, anda darimana saja dengan kondisi seperti itu? Apakah anda di serang oleh anggota kelompok lain?" tanya Zao Hu.
"Tidak! Tidak! Aku hanya baru selesai berlatih!" jawab Chun Yang menjelaskan dengan cepat.
Zao Hu mempercayai jawaban Chun Yang. Namun saat itu, Zao Hu melihat kembali ke arah Chun Yang dan ada sesuatu yang berbeda.
"Auranya berubah lagi, bahkan sekarang terasa lebih kuat dari sebelumnya!" pikir Zao Hu di benaknya.
Zao Hu adalah orang yang cukup sensitif terhadap aura seseorang, hal itu disebabkan karena pelatihan yang dia terima saat berada di Sekte Naga Hitam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
................
__ADS_1
................