
suara ayam berkokok saling bersahutan di iringi dengan hangatnya mentari pagi mengusik tidur Salsa. Ia segera bangun lalu bergegas masuk ke dalam kamar mandi untu membersihkan diri. Selesai mandi dan berpakaian, ia membangunkan putrinya dan segera memandikannya. Selesai memandikan dan memakaikan baju untuk putrinya, ia mengambil tasnya dan segera turun ke lantai bawah sembari menggandeng tangan putrinya.
Mereka keluar dari rumah tak lupa Salsa mengunci pintu rumahnya. Salsa melihat jam sudah menunjukkan pukul 8 artinya Brian sudah berada di kantor dan Salsa berniat ke kantor Brian untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya lalu saat mau memesan taxi sebuah mobil mewah berhenti tepat di depannya dan terdengar suara anak kecil yang berteriak memanggilnya.
........
di kamar Brian terlihat Alan yang sudah terbangun dari tidur nyenyaknya lalu ia membangunkan sang papa dengan paksa.
" papa.. papa.. papa.." teriak Alan sambil menggoyangkan badan papanya. Brian yang terusik tidurnya segera bangun.
" ada apa nak?" tanya Brian dengan suara seraknya karena baru bangun.
" papa kan kata papa kita mau ketemu mama, ayo papa kita bertemu dengan mama sekarang." rengek Alan.
" iya nak kita akan ketemu mama, sekarang Alan mandi dengan papa dulu ya baru kita ke rumah mama." ucap Brian. Alan hanya menganggukkan kepala lalu Brian menggendong putranya masuk ke dalam kamar mandi dan mereka mandi bersama.
selesai mandi mereka segera memakai pakaian casual. Brian memakai celana jeans panjang , kemeja putih berlengan panjang lalu jaket berwarna coklat sebagai luaran. jam tangan berwarna hitam ia sematkan di pergelangan tangan kiri lalu memakai kaos kaki pendek semata kaki kemudian sepatu kets berwarna putih dan tak lupa ia mengoleskan pomade di rambutnya lalu sedikit merapikannya dengan jarinya yang menambah ketampanannya. Ia juga menyemprotkan parfum.
Brian segera memakaikan putranya baju yang serasi dengannya. Selesai berpakaian mereka segera keluar kamar dan turun ke lantai bawah lalu berjalan melewati ruang kelurga. di ruang keluarga terlihat bu Santi yang sedang membaca majalah dan pak Alex yang membaca koran.
" selamat pagi oma, opa." ucap Alan dengan lantang. kedua orang tua Brian segera menoleh karena mendengar suara cucunya.
" selamat pagi juga cucu oma. wahh pagi-pagi sudah rapi dan ganteng emang cucu oma ini mau pergi kemana sayang?" tanya bu Santi kepada cucunya.
" Alan mau pergi ke rumah mama oma tadi malam papa sudah janji mau bawa Alan bertemu mama." ucap Alan dengan suaranya yang masih cadel, maklum lah masih dua tahun.
" ma, pa kami berangkat sekarang." ucap Brian.
" iya nak hati-hati di jalan." ucap bu Santi.
__ADS_1
" iya ma, assalamualaikum." ucap Brian dan Alan.
" Waalaikumsalam." balas mama dan papa Brian.
Brian dan Alan segera masuk ke dalam mobil lalu Brian segera menjalankan mobilnya menuju rumah Salsa. Brian segera menelepon asistennya bahwa ia tidak masuk kantor hari ini jadi ia memerintahkan asistennya untuk mengambil alih kerjaannya hari ini. Tak berselang lama ia tiba di depan rumah Salsa. Terlihat Salsa dan putrinya sedang berdiri di depan rumah lalu Alan membuka kaca mobil dan meneriaki Salsa.
" mama." teriak anak kecil itu yang tak lain adalah Alan yang datang bersama papanya. Salsa yang mengenal suara itu segera menoleh.
" loh sayang kok ada disini?" tanya Salsa.
" Alan kangen sama mama jadi Alan minta papa antar Alan bertemu mama." ucap Alan. Salsa yang mendengar merasa terharu.
" kamu mau kemana pagi-pagi begini?" tanya Brian dari dalam mobil.
" Salsa berencana mau ke kantor mas rian untuk menyerahkan surat pengunduran diri lalu pergi ke pasar." balas Salsa.
" yasudah ayo masuk mas antarkan." ucap Brian.
" iya sayang ayo." ucap Salsa lalu membuka pintu belakang dan segera duduk. Alan yang melihat Salsa duduk di kursi belakang langsung protes.
" mama duduk di depan sama Alan." ucap Alan.
" kan ada adik icanya sayang jadi gak muat." ucap Salsa. Alan yang mendengar perkataan Salsa meminta pada papanya untuk di pindahkan ke kursi belakang bersama salsa , Brian yang mendengar permintaan putranya hanya menurutinya. Salsa merasa sungkan membiarkan Brian sendiri di depan seolah Brian adalah sopirnya namun Brian tidak mempermasalahkan itu.
" surat pengunduran dirimu nanti saja kamu kasih ke mas, sekarang kita mau kemana dulu?" tanya Brian.
" kita cari sarapan dulu ya mas, aku dan ica belum sarapan." ucap Salsa.
" yasudah ayo aku dan Alan juga belum sarapan, mau sarapan apa?" tanya Brian.
__ADS_1
" terserah saja mas." balas Salsa.
" kalau begitu kita sarapan bubur ayam saja, kamu mau?" tanya Brian lagi.
" iya boleh mas." balas Salsa. Brian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang lalu ia melihat sebuah tenda di pinggir jalan yang menjual bubur ayam, ia segera menepikan dan memarkirkan mobilnya.
" kita makan disini gak masalahkan?" tanya Brian.
" iya mas, Salsa gak masalah kok." balas Salsa. mereka segera turun dari mobil Salsa menggendong Annisa dan Brian menggendong Alan lalu mereka masuk ke dalam tenda tersebut dan duduk di meja yang kosong. penjual bubur ayam segera mendekati meja mereka
" mas bubur ayamnya empat porsi, telur puyuhnya tiga cucuk dan minumnya air putih saja." ucap Brian.
" baik mas silahkan di tunggu." ucap penjual itu sedangkan Brian hanya menganggukkan kepalanya. tak berselang lama pesanan mereka pun di hidangkan di hadapan mereka lalu mereka segera memakannya. Salsa dan Brian menyuapi anak-anak terlebih dahulu baru setelah itu mereka yang makan.
Selesai makan mereka segera berdiri, Salsa dan anak-anak masuk ke dalam mobil terlebih dahulu sedangkan Brian membayar makanannya.
" berapa total semuanya mang?" tanya Brian.
" totalnya 65 ribu mas." ucap penjual tersebut. lalu Brian memberikan uang pecahan seratus ribu.
" ini man uangnya." ucap Brian. penjual itu menerima uangnya lalu memberikan uang kembaliannya kepada Brian.
" ini mas kembaliannya 35 ribu." ucap penjual tersebut.
" terima kasih mang." ucap Brian.
" sama-sama mas." balas penjual tersebut.
Brian segera masuk ke dalam mobil lalu menjalankan mobilnya menuju pasar induk yang ada di kota mereka. Salsa memilih pasar induk di karenakan disana lumayan lengkap dan harga jauh lebih murah.
__ADS_1
# terus dukung karya author ya dan jangan lupa likenya. untuk pembaca setia karya author di mohon bersabar ya menunggu update terbaru dari author. terima kasih atas dukungannya.