IBU SUSU BABY ALAN

IBU SUSU BABY ALAN
26


__ADS_3

hari minggu pun tiba, karina bangun tidur lebih cepat dari biasanya. karina terbangun karena hari ini dia dan keluarganya akan jalan-jalan ke taman bermain. Karina yang tidur bersama abangnya segera mwmbangunkan abangnya.


" abang ayo bangun, hari ini kita jalan-jalan ke taman bermain." ucap Karina sembari menggoyangkan badan sang kakak.


" ini masih pagi adek, taman bermainnya belum buka." balas Raihan. Karina kesal dengan abangnya lalu ia keluar kamar dan menuju kamar orang tuanya lalu mengetuk pintu kamar orang tuanya.


Tok...Tok..Tok..


" Umi , Abi." ucap Karina. dari dalam kamar suami istri itu, saat mendengar ketukan dan teriakan karina membuat sang suami terbangun.


" umi." ucap pak Ammar membangunkan istrinya sambil menggoyangkan badan sang istri. bu Aida segera terbangun.


" ada apa, abi?" tanya Umi.


" itu mi, ada yang mengetuk pintu, coba umi lihat siapa yang mengetuk." ucap Abi. lalu sang istri turun dari ranjang dan membuka pintu, terlihat lah karina yang berada di depan pintu.


" ada apa sayang?" tanya Umi.


" umi, kan janjinya hari ini kita pergi jalan-jalan ke taman bermain. apa umi lupa?" ucap Karina.


" iya sayang umi ingat kok tapi ini masih pagi, taman bermainnya buka jam 10 nanti,masih lama nak jadi kita tunggu tamannya buka baru kita kesana ya." ucap Umi dengan lemah lembut.


" baiklah umi." balas karina.


" pintar anak umi. yasudah sana kembali ke kamar dan langsung mandi ya nanti umi panggil untuk sarapan." ucap Umi.


" baik umi." ucap karina lagi lalu ia kembali ke kamarnya sedangkan umi masuk lagi ke kamar.


" siapa tadi yang mengetuk, mi?" tanya Abi.


" iin bi yang mengetuk." ucap Umi.


" ada apa?" tanya Abi lagi.


" tidak ada apa-apa bi, dia cuma mengingat hari ini kan mau jalan-jalan ke taman bermain jadi dia bangun tidur lebih awal." ucap Umi.


" oalah, abi kira ada apaan ternyata putri abi yang terlalu bersemangat ingin ke taman bermain. hahaha." ucap abi sambil tertawa melihat tingkah putrinya.


" yasudah abi mandi gih sana, umi mau masak sarapan dulu." ucap Umi.


" baiklah umi." balas abi lalu ia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan umi setelah menyiapkan pakaian sang suami segera ke dapur untuk membuat sarapan.


tak lama mereka sarapan bersama, selesai sarapan mereka duduk santai di ruang keluarga hingga tak terasa sudah jam sepuluh.


" abi, ini sudah jam 10 ayo kita ke taman bermain." ucap Karina.


" baiklah ayo, kita berganti pakaian." ucap Abi.


" oke abi." balas anak-anak bersama. lalu mereka segera masuk ke kamar untuk berganti pakaian. Umi memakai gamis berwarna peach senada dengan hijab panjangnya yang berwarna senada dengan gamisnya. Umi memakai gamis couple dengan Karina sedangkan Abi couple dengan Raihan, mereka memakai celana jeans panjang, kaos oblong berwarna biru muda dan sepatu kets berwarna hitam. Selesai berganti baju, mereka segera turun dan langsung masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


" semua sudah siap?" tanya abi.


" sudah abi." balas karina penuh semangat.


" oke sebelum berangkat kita baca doa dulu." ucap abi lalu memimpin doa bepergian.


" let's go." ucap Abi setelah membaca doa.


" go." ucap karina lagi.


abi segera menjalankan mobil menuju taman bermain. sepanjang perjalanan mereka bernyanyi bersama hingga setengah jam di perjalanan akhirnya mereka tiba di taman bermain . sesampainya disana, abi segera memarkirkan mobil mereka dan mereka segera turun. sebelum masuk, umi membeli tiket masuk. setelah membeli tiket, mereka segera memasuki tempat wisata tersebut. mereka mencari tempat duduk lesehan yang dekat dengan wahana bermain anak-anak.


" Abi ayo kita bermain disana." ucap karina sambil menarik tangan abinya.


" baiklah ayo." ucap Abi.


" abang ayo ikut juga." ucap karina yang juga menarik tangan abangnya untuk bermain bersama sang adik.


" baiklah." balas Raihan.


setelah dua jam bermain akhirnya Raihan dan Karina kelelahan lalu mereka beristirahat sejenak di sebuah bangku panjang yang tersedia di taman bermain itu.


" hufftt capeknya." ucap Karina.


" sudah puas dek mainnya?" tanya abi.


" sudah bi." balas abi.


" baik abi." balas Karina dan Raihan bersama lalu abi segera pergi ke toilet.


" abang, iin pengen itu." ucap Karina sambil menunjuk ke arah penjual permen kapas.


" adek mau itu?" tanya Raihan memastikan.


" iya abang." balas Karina sambil menganggukkan kepala.


" baiklah, adek mau warna apa?" tanya Raihan lagi.


" yang warna pink abang." ucap Karina.


" oke tunggu sebentar, adek jangan kemana-mana ya." ucap Raihan.


Karina hanya menganggukkan kepalanya lalu Raihan berjalan menuju penjual permen kapas. Karina yang sedang asyik menatap ke arah penjual permen kapas tidak sadar jika ada seseorang yang diam-diam memdekatinya lalu orang misterius tersebut mengeluarkan sapu tangan yang sudah di beri obat bius lalu perlahan ia berjalan hingga di belakang Karina lalu membekap hidungnya dengan sapu tangan tersebut hingga karena pingsan lalu orang tersebut menggendong Karina dan membawanya pergi. Tidak ada yang melihat hal tersebut karena tempat Karina beristirahat sangat sepi sehingga memudahkan penjahat menjalankan aksinya. tak berapa lama abi dan Raihan kembali ke bangku tersebut secara bersama dan alangkah terkejutnya mereka saat mereka tidak melihat adanya Karina disitu.


" adik kamu kemana, Rai?" tanya Abi.


" lohh, tadi iin disini." ucap Raihan.


" terus kemana adik mu? bukannya tadi abi udah meminta mu untuk menjaga adik?" tanya abi lagi.

__ADS_1


" iya tapi tadi iin minta di belikan permen kapas jadi Rai suruh adik tunggu sebentar disini." ucap Raihan.


" apa mungkin iin menemui umi?" tanya Raihan.


" ah iya mungkin saja, yasudah ayo kita ke tempat umi." ucap Abi.


" baik, bi." balas Raihan lalu mereka menuju pondok lesehan tempat umi menunggu. saat tiba disana mereka tidak melihat Karina berada disana.


" loh, abi, Raihan kok kalian baliknya cuma berdua? iin mana?" tanya Umi karena abi dan Raihan kembali tanpa putrinya.


" loh, iin gak ada kesini mi?" tanya Abi.


" gak ada bi." ucap Umi.


" terus iin kemana?" tanya abi lagi.


" bukannya iin bermain bersama abi dan Rai?" tanya umi balik


" iya tapi tadi abi sudah kebelet mau buang air kecil jadi abi suruh mereka menunggu lalu setelah abi pergi iin minta di belikan permen kapas kepada Raihan jadi Rai meminta iin menunggu dia membelikan permen kapas dan saat kita kembali iin sudah tidak ada, mi." ucap Abi. Umi yang mendengar perkataan abi langsung panik.


" terus bagaimana sekarang bi? kalau iin di culik gimana?" tanya Umi dengan panik.


" umi tenang dulu, sekarang kita berpencar mencari iin mungkin dia jalan-jalan dan tersesat." ucap Abi.


" yasudah ayo kita cari, bi." ucap umi. lalu mereka berpencar mencari Karina sambil bertanya kepada pengunjung yang lain jika ada yang melihat Karina. Setelah setengah jam mencari, merek kembali berkumpul.


" bagaimana bi?" tanya Umi. Abi dan Raihan hanya menggelengkan kepala pertanda tidak berhasil.


" hiks hiks hiks, terus kita harus bagaimana bi?" tanya Umi sambil menangis.


" Umi tenang dulu, coba kita pada karyawan taman ini mana tau disini ada CCTV jadi kita bisa melihat dari CCTV." ucap Abi. mendengar perkataan abi, tangis umi agak mereda lalu abi bertanya pada salah satu karyawan taman bermain tersebut.


" permisi mba." ucap abi pada seorang karyawan wanita.


" ya pak ada yang bisa saya bantu?" tanya karyawan tersebut.


" apa di taman ini di lengkapi kamera CCTV?" tanya abi.


" iya pak itu benar." balas wanita tersebut.


" boleh tunjukkan ruangan CCTVnya, mba?" tanya Abi.


" maaf pak, selain karyawan dilarang masuk." balas wanita itu lagi.


" tolong mba, anak saya hilang tadi saya berkeliling mencarinya namun tidak dapat menemukannya." ucap Abi.


" baiklah pak, mari saya tunjukkan ruangan CCTV nya." ucap wnaita itu.


lalu abi, umi dan Raihan mengikuti wanita tersebut berjalan menuju ruangan monitor CCTV.

__ADS_1


#sekian dari author. jangan lupa like, komen, share dan dukung terus karya author yaa.. terima kasih.


__ADS_2