
Levina pun merasa sangat sedih ketika mengetahui kalau bukan hanya dia yang pernah di bawa ke tempat favorit Jordan ini.
"mau dengerin lagu nggak" tiba - tiba Jordan menyadarkan levina dari pikiran nya saat itu
"boleh"
Lalu Jordan memasangkan headset di handphone nya dan memberikan satu nya ke levina. Lagu pun berputar dan mereka pun terhanyut dalam lagu itu. Jordan menikmati lagu sambil menutup mata nya yang di tatap oleh Levina.
"andai waktu bisa berhenti, aku pengen tetap kaya gini sama kamu. Duduk di samping kamu dan menikmati pemandangan indah ini" ucap levina dalam hati sambil tetap memandang Jordan
Tak terasa cukup lama mereka duduk di tepi danau dan sudah saat nya mereka harus kembali.
"balik yuk, udah lumayan lama kita disini" kata Jordan
"ok siap" jawab ku
Lalu kami pun berjalan kembali ke villa tapi dalam perjalanan perut ku pun berbunyi
"duh ni perut kenapa bunyi sih, perasaan tadi udah makan banyak banget" gumam ku yang ternyata terdengar oleh Jordan dan seketika membuat nya tertawa
"wah ada yang kelaperan nih ha ha ha" ucap Jordan mengejek
"apaan sih, nggak tuh" ucap ku menutupi malu ku
"kita cari jajan aja sebelum ke villa, gue tau tempat jajanan sekitar sini"
"ya udah buruan, lapar nih gue"
__ADS_1
"ngaku juga kalo laper ha ha ha" kata Jordan yang membuat ku makin malu
Kami pun berjalan dan memasuki sebuah kawasan desa yang entah kenapa sore itu terlihat ramai dengan anak - anak. Setelah aku amati lagi ternyata anak - anak itu sedang mengantri di sebuah gerobak gorengan yang seketika membuat ku makin kelaparan dan menyuruh Jordan untuk cepat berjalan karna aku takut akan kehabisan.
Sesampai nya di gerobak gorengan, mata ku tak bisa berhenti berdecak kagum melihat jenis - jenis gorengan yang siap untuk di santap.
"ati - ati iler nya tuh netes" canda Jordan yang ku balas dengan tatapan kesal
Aku pun mulai mengambil beberapa gorengan, awalnya hanya 5 jenis namun karna aku merasa belum kenyang akhirnya aku mengambil lagi, lagi dan lagi. Kalau di hitung mungkin sekitar 15 gorengan yang aku santap.
"ibu pesan es nya ya 1" ucap ku yang karna saking fokus nya makan, aku tak sadar kalau Jordan dari tadi memperhatikan ku
"lu kenapa ngeliatin gitu ?" tanya ku
"ya siapa yang nggak ngeliatin, gue heran aja kok bisa ada cewe se ajaib lu" jawab Jordan masih dengan tatapan heran
"lu sadar nggak sih udah makan gorengan berapa banyak ? "
"15, emang kenapa?"
"nah itu, cewe - cewe lain aja mikir - mikir buat makan gorengan lah lu nya udah makan 15 biji habis itu nambah minum es lagi ck ck ck"
"ya kan gue nya laper" jawab ku polos
"salut gue liat nya"
Setelah menghabiskan minuman ku, aku pun membayar gorengan ku tadi dan aku baru sadar kalau ternyata Jordan sama sekali tidak mengambil gorengan.
__ADS_1
"lu ga mau beli juga?" tanya ku
"gua ga bisa makan gorengan, takut nya malah jerawatan" jawab Jordan
"oh gitu, padahal enak banget loh" ucap ku sambil menggoda Jordan
"segimana enak nya gorengan tapi gue nggak bisa"
"1 aja lagian kan nggak sering juga. Biar gue yang bayarin nih"
"iya deh 1 aja gue"
"mau yang mana ? tahu, tempe atau bakwan ? "
"tahu isi aja deh" jawab Jordan yang langsung aku bungkuskan 2 tahu isi dan langsung membayar nya
"lah kok jadi 2 ?" tanya nya
"yah siapa tau aja kurang, kalau nggak mau ya gue aja yang makan he he he"
"masih belum kenyang sama 15 gorengan tadi ? "
"maklum, kan masih masa pertumbuhan" canda ku
"ada ada aja"
Lalu kami pun kembali ke villa sambil Jordan memakan tahu isi nya di jalan.
__ADS_1