
Selesai mandi aku pun duduk di depan meja rias dan rita pun mulai bereksperimen dengan setiap make up yang ada dan aku tak paham dengan semua nya. Aku hanya pasrah dengan apa yang terjadi nanti dengan muka ku.
"ta da sudah selesai le"
Lalu aku pun menatap ke arah kaca dan terkejut melihat apa yang saat ini aku lihat
"ini gue rit ?" tanya ku pada rita
"iya lah masa orang lain, gimana hasil karya gue ?" ucap rita bangga
"gila rit. gue sampe nggak kenal kalo itu gue. gue kaya beda banget" ucap ku masih takjub dengan penampilan ku
"sekarang lo ganti baju yang tadi kita beli biar gue catokin rambut lo sekalian"
"oke siap" jawab ku lalu mengambil baju yang ada di atas tempat tidur dan memakai nya. Lalu aku pun menatap diri ku dalam balutan dress hitam dengan wajah ku yang sudah di sulap oleh rita.
__ADS_1
"le duduk sini biar gua rapiin rambut lo" ucap rita dan langsung aku turuti dan dengan lihai nya rita mulai menata rambut ku dan juga menghias telinga ku dengan anting - anting yang kami beli tadi.
"oke selesai, sekarang lu udah siap" ucap rita
Aku pun tak berhenti melihat penampilan ku di cermin yang sungguh amat berbeda.
"rit, thank you banget kalau nggak ada lu ntah apa yang harus gue lakuin"
"santuy le, gua kan pengen liat temen gue yang satu ini bahagia di dating pertama nya apalagi dengan cowo yang dari dulu di idamin"
"ih le ngapain cium segala sih" ucap rita yang aku balas dengan tertawa. Aku pun mengecek jam di handphone dan sepertinya sebentar lagi Jordan akan datang tapi tak ada satu pun pesan yang masuk kalau dia sudah di jalan yang mana membuat ku punya perasaan khawatir kalau ternyata jordan lupa akan janji malam ini.
"kenapa le ?" tanya rita
"jordan nggak ada chat kalau udah otw atau belum" ucap ku dengan tatapan khawatir
__ADS_1
"coba lu aja yang chat duluan" ucap rita menyaran kan
"oke deh" lalu aku pun mengirimkan pesan ke jordan untuk menanyakan dia sudah dimana tapi lama tak ada balasan sama sekali dan di waktu itu ingin rasa nya aku menangis karna persiapan ku hari ini seperti sia - sia.
"tenang le, mungkin dia lagi di jalan dan nggak ngecek handphone nya" ucap rita menenangkan
"tapi kok selama ini rit ? udah 30 menit lewat dari waktu janjian kita" ucap ku masih berusaha menahan emosi ku untuk tidak menangis
"mungkin dia kena macet di jalan, lu tau aja kan gimana rame nya kalo jam segini" sambil berusaha menenangkan rita pun mengajak ku untuk menghabiskan waktu dengan menonton di televisi dan tak lama tiba - tiba ada suara klakson mobil yang membuat ku langsung beranjak ke jendela untuk mengecek dan benar ternyata itu mobil jordan dan aku pun langsung mengambil tas ku untuk cepat - cepat turun.
Namun rita menahan ku
"le bentar, jangan terburu -buru gitu ntar lu di kira gampangan. siapa suruh dia telat, biar dia nungguin lu dulu"
"tapi rit"
__ADS_1
"udah diem aj, sampai nyokap lu manggil ke atas"