Idola Ku Suami Ku

Idola Ku Suami Ku
Bab 45


__ADS_3

"have a good dream le" balas jordan yang tak aku lihat karna sudah tertidur


Keesokan pagi aku pun terbangun karna bunyi alarm yang menandakan bahwa jam sudah 6 pagi dan tak lupa aku langsung mencari handphone ku untuk membangunkan nya. Ku lihat chat nya yang terakhir yang tak sempat aku buka dan aku tersenyum membaca nya. Ku tekan simbol telepon untuk menghubungi jordan karna ku pikir akan lebih cepat jordan bangun kalau di telpon. Lama aku menunggu dan akhirnya telepon ku pun di angkat


"halo" ucap nya dengan suara khas orang bangun tidur


"bangun bangun udah pagi nih buruan mandi"


"emang jam berapa udah ?"


"udah jam 6 pagi ini, nanti sarapan di rumah aku aja biar nggak lama"


"oke, aku mandi dulu ya" ucap nya masih dengan suara enggan untuk beranjak dari tempat tidur nya


"iya, awas tidur lagi" ucap ku sambil pura - pura mengancam


"nggak, ini mau mandi kok"


"oke aku tunggu di rumah" lalu aku tutup telpon untuk mengakhiri panggilan kami


Aku juga langsung masuk ke kamar mandi agar di saat jordan nanti datang aku sudah siap. Tak butuh waktu lama untuk mandi, aku langsung mencari baju yang aku pakai untuk ke kampus hari ini.


"le udah bangun" panggil mamah ku dari luar pintu


"udah mah, ini lagi siap - siap" jawab ku dari dalam kamar


"jangan lupa sarapan udah mamah siapin"


"iya mah"


Lalu aku kembali bersiap - siap dan melihat apa yang harus aku bawa ke kampus apa ada yang tertinggal. Setelah aku rasa sudah siap, aku pun keluar kamar dan turun ke bawah untuk makan dan ternyata jordan sudah ada di bawah menunggu di meja makan bersama mamah dan papah.


"loh udah disini, kok nggak bilang?"


"baru aja kok datang nya, tadi di depan kebetulan langsung ketemu sama om makanya langsung masuk dan lupa juga ngabarin"


"makanya aku bingung kok sudah sampai aja padahal tadi kan baru aja bangun"


"kan kalau aku mandi nya nggak lama"


"oh ya " goda ku


"hmm makan dulu yuk nanti malah telat pergi nya" ucap papah menyela obrolan aku dan jordan


"iya pah" jawab ku

__ADS_1


Kami mulai menyantap makanan yang sudah di sedia kan di atas meja


"hari ini kalian mau jalan - jalan habis kamu pulang kuliah le ?" tanya papah


"belum ada rencana sih pah he he" jawab ku sambil melirik jordan


"jordan emang mau jemput levina aja om mumpung lagi kosong juga sekalian kenalan sama teman nya levina juga" jawab jordan


"oh iya bener itu jordan, biar kamu nggak kaget sama teman - teman nya levina" ucap mamah ku


"emang teman aku kenapa mah?" tanya ku


"ya setipe kaya kamu aneh nya cuman yang cowo aja yang masih aman sama ganteng juga" ucap mamah


"emang levina punya teman cowo juga di kampus mah ? kok papah baru tau"


"iya ada pah, waktu itu mamah di lihatin foto nya sama levina" ucap mamah semangat


"mana le ? papah mau lihat" tanya papah ku penasaran


"buat apa sih ? kita kan lagi makan" ucap ku sambil melihat jordan mencoba menebak ekspresi nya saat ini, apa ada rasa cemburu yang di rasakan waktu mamah membahas rendy


" ya nggak apa - apa papah kan penasaran masa mamah kamu aja yang boleh liat" ucap papah ku pura - pura kesal


"ih papah kok malah gitu muka nya, ya udah bentar levina liatin tapi makan dulu, nggak abis - abis ini makanan nya levina"


"iya"


"pah, kalau nanti papah sudah liat foto nya pasti papah setuju juga sama mamah sama dia juga pertukaran pelajar dan pasti nya pinter"


Sepanjang pembicaraan yang tiba - tiba menyebut nama rendy, aku terus melirik jordan bagaimana respon nya dan jordan hanya terus menyuap makanan nya dan tidak mengeluarkan satu patah kata pun. Aku tau tadi adalah hal yang salah apa lagi mamah yang membahas kalau rendy anak pertukaran pelajar yang pintar di depan jordan yang saat ini tidak melanjutkan kuliah karna dia ingin menggapai impian nya. Ku lihat piring jordan tampak nya sudah kosong dan aku buru - buru menghabiskan punya ku dan ingin beranjak pergi membawa jordan pergi agar dia tidak diam seperti ini.


"mah pah, levina berangkat dulu ya" ucap ku


"loh udah selesai ? kok cepat sekali" tanya mamah


"takut telat mah, levina pergi dulu sama jordan"


"pergi dulu tante om" ucap jordan


"le jangan lupa ya yang tadi" teriak papah yang berusaha tak aku hirau kan


Lalu kami menuju mobil jordan yang sudah terparkir di depan rumah ku dan saat kami sudah di dalam mobil, jordan lalu menghidupkan mobil nya


"sorry yang tadi" ucap ku

__ADS_1


"minta maaf buat apa ?"tanya nya


"iya tadi waktu nyokap bahas tentang rendy"


"santai aja le"


"soal nya tadi kamu kaya diem gitu"


"nggak kok, cuman awal emang agak gimana aja tapi aku biasa aja kok"


"beneran ? kalau emang ada apa - apa bilang ya jangan di pendam sendiri. aku siap jadi pendengar keluh kesah nya kamu"


"ok siap " ucap jordan sambil tersenyum


Lalu kami menuju kampus ku dan selama perjalanan hanya lagu di mobil yang mengisi keheningan kami sampai akhirnya kami sampai di kampus ku dan ku lihat rita baru saja datang dengan mobil nya.


"rit" panggil ku dari dalam mobil dan di lihat oleh rita yang langsung menghampiri ketika jordan sudah selesai memakirkan mobil


"lu sama siapa le" tanya rita yang belum menyadari siapa di samping ku


"gue sama jordan" bisik ku yang lalu di tatap kaget oleh rita dan langsung melihat orang di samping ku


" hai" sapa jordan


"halo" ucap rita masih tampak kaget


"awas dulu rit, gue mau keluar nih" ucap ku sambil ingin membuka pintu lalu keluar


"eh itu jordan yang sering lu bilang?" tanya nya sambil berbisik


"iya jordan yang mana lagi"


"pantesan lu ga pindah ke lain hati"


"iya lah apalagi sekarang dia jadi tunangan gue" ucap ku bangga


"le" panggil jordan yang keluar juga dari mobil


"oh iya jordan kenalin ini teman aku rita" ucap ku mengenalkan rita dengan jordan


"rita sahabat nya levina"


"kalian udah lama temenan nya?"tanya jordan


"kita udah kenal dari waktu pendaftaran masuk" ucap ku

__ADS_1


"oh kirain teman dari sma" jawab jordan


"rita, levina" panggil seseorang yang asing di telinga jordan


__ADS_2