Idola Ku Suami Ku

Idola Ku Suami Ku
Bab 58


__ADS_3

Mendengar itu aku pun makin tersenyum lebar


"ternyata kamu udah selama itu ya tau aku tapi kamu kok nggak bilang le"


Aku masih tetap asik menguping pembicaraan mamah dan Levina yang membicarakan tentang Levina yang mengidola kan aku karna tak sengaja melihat video cover ku dan dengan polos nya dia langsung bilang kalau dia jatuh pada pandangan pertama dengan ku.


Dia pun mengungkap kan kekaguman nya pada ku dengan bersemangat kepada mamah ku dan juga menceritakan bagaimana kaget nya dia waktu pertama kali bertemu dengan ku secara nyata.


Ketika mengingat pertemuan pertama kami, aku hanya bisa tertawa mengingat betapa kaget nya wajah levina waktu melihat aku. Wajah nya sangat terlihat lucu kalau di ingat - ingat lagi.


Levina yang melihat ku dengan tatapan yang malu - malu dan dengan ekspresi yang masih belum percaya kalau aku yang di idola kan nya ada tepat di depan nya.


Saat pertama kali bertemu Levina awal nya sempat terasa canggung apa lagi orang tua yang tiba - tiba menjodoh kan kami. Namun perasaan canggung itu memudar karna kami yang mengobrol banyak hal dan pribadi Levina juga yang apa ada nya membuat aku cepat merasa nyaman.


Aku pun kembali mendengar kan pembicaraan Levina dan mamah ku yang sudah sampai dia mulai bertanya tentang hal yang lain


"tante, Jordan apa sebelum nya pernah dekat dengan cewek lain ?" tanya nya


"kalau pacaran nggak pernah, cuma kalau sahabat kecil dia punya nama nya flo" ucap mamah ku dan ku lihat ekspresi Levina yang mulai cemberut dalam hati aku langsung tau mengapa dia seperti itu pasti karna dia cemburu


Levina pun mulai banyak bertanya bagaimana Flo, orang nya seperti apa dan lain nya pada mamah ku. Kulihat juga mamah ku yang menyemangati nya dan ku pikir ini saat yang tepat untuk aku muncul dan mengajak Levina pergi


"ada apa nih kok sampai pelukan" ucap ku sambil menghampiri mereka dan di jawab langsung oleh Levina


"nggak ada apa - apa kok" jawab nya yang ku jawab dengan anggukan


"kamu kok lama banget ganti baju nya" ucap nya lagi


"masa sih ? nggak lama kok" jawab ku yang padahal sudah dari tadi ada di belakang mereka dan menguping pembicaraan mamah dan Levina


"kalian mau kemana emang nya ?" tanya mamah ku

__ADS_1


"niat nya mau kulineran mah atau ke taman gitu" jawab ku


" yuk kita pergi keburu kesorean" ucap ku lagi pada Levina


"pamit dulu mah" ucap ku dan di ikuti oleh Levina juga


"pamit pergi dulu tante"ucap nya


"hati - hati di jalan kalian" ucap mamah ku dari kejauhan


Kami pun menuju mobil ku dan aku menyuruh Levina untuk meninggalkan mobil nya di rumah ku saja biar nanti aku langsung mengantar kan nya pulang dan besok nya aku akan menjemput nya lagi untuk ke kampus.


Di perjalanan ku lihat dia yang menatap ku dan rasa ingin menggoda nya pun muncul


"kenapa le ngeliatin aku gitu ?" tanya ku yang masih tetap fokus menyetir


"nggak kenapa kenapa tuh"


"ganteng ya muka aku ? aku tau kok" goda ku pada nya


"Jordan kamu kok pede banget sih" ucap nya


"kan emang bener" ucap ku lagi


"iya iya cowok emang semua nya ganteng kok kalau cantik kan berarti dia cewek" ucap nya


"ya beda dong kalau aku"


"emang apa yang bikin beda ?"


"kan kadar kegantengan aku itu melebihi batas rata - rata yang bisa bikin orang mimpiin aku" canda ku

__ADS_1


"kaya kamu yang sering mimpiin aku kan Le" ucap ku dalam hati sambil tersenyum


"ha ha ha ada ada aja kamu" jawab nya sambil tertawa


"tapi bener kan ? kamu pasti juga pernah mimpiin aku" ucap ku iseng ingin tau jawaban nya dan ekspresi Levina saat itu sungguh ingin membuat ku tertawa karna ekspresi nya seperti orang yang baru saja tertangkap basah


"ngapain mimpi in kamu mending aku mimpiin idol dari korea" jawab nya


"kan aku juga idol le cuman bukan dari korea aja ha ha ha ha" jawab ku dan pembicaraan kami pun berlanjut makin tidak jelas dan yang pasti nya sepanjang perjalanan membuat kami selalu tertawa karna candaan kami yang lumayan receh


Aku terkadang sembunyi - sembunyi melirik Levina dan terkadang pun aku tersenyum. Entah ada apa dengan aku saat ini. Seperti ada rasa yang belum pernah aku rasakan karna sebelum nya saat aku dengan Flo tidak pernah ada perasaan yang berbeda seperti ini.


"Jordan nanti kalau ada mini market berhenti dulu ya. Aku haus gara - gara kita ketawa mulu" ucap nya yang menyadar kan ku


"ok siap" jawab ku singkat


Ketika aku lihat ada mini market, langsung aku memarkir kan mobil ku dan menunggu Levina yang sudah masuk di dalam mobil.


Di dalam mobil aku pun berpikir lagi ada apa dengan aku yang akhir - akhir ini berbeda saat bersama Levina. Apalagi saat waktu itu aku bertemu dengan teman nya yang bernama Rendy, ada rasa yang aneh ketika aku harus melihat Levina punya teman cowok dan teringat kembali waktu orang tua Levina yang memuji Rendy karna dia yang pintar maka nya bisa pertukaran mahasiswa.


Di satu sisi aku juga merasa aku bukan orang yang pantas buat Levina karna aku yang tidak melanjutkan ke bangku perkuliahan demi mengejar impian ku sebagai idol walaupun sebenar nya aku cukup mampu namun itu semua hanya lah harta orang tua aku bukan aku yang secara langsung menghasil kan nya.


Sesungguh nya banyak hal yang aku takut kan akan masa depan ku tapi teringat kembali saat bersama Levina yang nggak pernah membanding kan ku tapi malah menyemangati setiap keputusan yang saat ini aku ambil membuat ku makin melihat berbeda pada Levina.


"nih buat kamu" ucap nya yang sudah masuk ke dalam mobil dan memberikan aku sebotol air mineral


"thank you" ucap ku sambil tersenyum dan mulai menghidup kan mobil dan pergi


"tumben nggak beli snack juga ?" tanya ku lagi


"nggak deh soalnya tadi juga udah beli banyak. aku juga mesti atur pengeluaran aku" ucap nya yang membuat ku makin takjub dengan sifat dan kepribadian nya karna jarang - jarang ada anak orang kaya yang memikirkan untuk mengatur pengeluaran nya karna mereka pasti berpikir bahwa uang mereka juga tidak akan habis

__ADS_1


"kaya nya kamu emang orang yang Tuhan pilih kan buat aku" ucap ku dalam hati sambil melihat Levina


*******


__ADS_2