Idola Ku Suami Ku

Idola Ku Suami Ku
Bab 67


__ADS_3

"oh iya, kamu jadi nya gimana ? temen - temen kamu satu grup jadi kamu undang ?" tanya ku


"kemarin aku ada ngobrol sama manajer aku buat kasih tau apa enggak dan untung nya manajer aku bilang nggak apa -apa. Jadi mungkin malam ini aku nelpon mereka satu persatu dan sekaligus jelasin status aku yang mereka belum tau" ucap Jordan


"iya lebih baik jelasin di awal dari pada mereka tau dari orang lain" ucap ku menyemangati nya


Lalu kami kembali menikmati makanan kami dan sambil sesekali mengobrol tentang persiapan besok.


"papah pulang jam berapa ?" tanya ku


"mungkin jam 4 atau 5 sore, kenapa ?"


"mau nitip beli makanan kalau nanti pulang he he he"


"baru aja habis makan, kamu udah bahas makanan aja lagi" ucap papah ku


"masa pertumbuhan pah he he he"


"kalian mau langsung pulang ?"


"iya pah" jawab ku


"aku bayar dulu ya" ucap Jordan yang sudah berdiri


"biar om aja yang bayar makanan kalian" ucap papah ku


"nggak apa - apa om biar Jordan aja yang bayar" ucap nya yang langsung menuju kasir untuk membayar setiap makanan kami


"udah ?" tanya ku ke Jordan yang sudah kembali ke meja


"udah, mau balik sekarang ?"


"yuk, pah kita duluan ya"


"iya hati - hati di jalan, nanti telpon aja papah kamu mau nitip makan apa"


"ok siap" ucap ku sambil melambaikan tangan ke papah ku


Kami pun menuju parkiran dan langsung masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil kami tidak banyak bicara dan hanya fokus ke jalan.


Saat di perjalanan aku pun menutup mata ku sebentar karna rasa kantuk yang muncul akibat habis makan dan kali ini aku mengingat kan diri ku untuk jangan tidur terlalu pulas karna aku tidak mau kalau harus di gendong lagi ke kamar oleh Jordan. Sehingga di perjalanan ketika aku merasa mobil berhenti pasti aku langsung membuka mata walaupun ternyata itu berhenti karna lampu merah.


Akhir nya sampai lah kami di depan rumah ku dan aku pun tidak tertidur pulas lagi. Jadi saat Jordan mem bangun kan ku dengan cara memanggil ku sambil menepuk bahu ku, aku pun langsung terbangun.


"udah sampai ya" ucap ku sambil merenggang kan badan

__ADS_1


"iya udah sampai nih, udah kamu masuk sana langsung istirahat" ucap Jordan


"iya kamu juga hati - hati di jalan dan jangan lupa istirahat juga di rumah" ucap ku sambil membuka pintu mobil dan keluar.


Lalu aku pun memasuki rumah ku dan ku lihat mamah ku yang sedang asik duduk di teras rumah sambil meminum sesuatu yang aku tebak pasti itu ada lah teh kesukaan mamah yaitu teh chamomile.


"hai mah" ucap ku menyapa mamah


"tumben sore gini kamu sudah pulang"


"pengen istirahat aja mah kan besok acara nya pasti lama"


"oh iya ya, ya udah kamu istirahat aja. Jangan lupa mandi"


"mah buat acara besok aman aja kan sudah ?" tanya ku lagi memastikan


"iya aman aja, besok orang yang dekor sama catering bakal datang agak pagi an"


"mc dong mah ? ada nggak?"


"eh iya mamah nggak kepikiran loh itu, coba kamu minta tolong Rita kan dia anak nya pede an"


"tuh kan ternyata ada yang kelupaan, nanti aku coba tanya dulu sama rita nya"


"iya kamu tanyain aja kalau misal nya nggak ada ya udah"


Di dalam kamar aku langsung mengambil handphone ku yang di dalam tas dan langsung menelpon Rita dan tak menunggu waktu lama panggilan ku pun langsung di jawab oleh Rita


"halo le" jawab nya


"Rit kalau besok lu jadi MC di acara gue bisa nggak ?" ucap ku langsung to the point


"hah ? bentar bentar jadi MC ? ini seriusan lu nyuruh gue jadi MC ?" tanya nya seperti tidak percaya


"iya beneran, ngapain juga gue bohong"


"tapi gue ngapain nanti ? gue nggak pernah jadi MC di tunangan nya orang yang ada dulu pernah nya gue di acara kelulusan SMA"


"nah bisa aja tuh, gue yakin aja pokok nya sama lu rit. thank you muah" ucap ku cepat - cepat mematikan telpon yang langsung di kirimi pesan oleh Rita


"ni anak ya belum aja gue setuju udah di matiin aja telpon nya" ketik nya


"he he inti nya gue percaya sama lu" balas ku


"emang gue mesti ngapain sih ?"

__ADS_1


" ya nanti lu cairin suasana gitu, kalau lu mau nyanyi nanti ada band juga yang udah di sedia in"


"hmm gue coba bikin rundown buat besok dulu aja deh. Lain kali jangan dadakan gini ya"


"he he thank you rita ku sayang"


*******


Setelah ku lihat Levina masuk ke dalam rumah nya, aku pun langsung melaju menuju ke arah pulang.


Setiba nya dalam rumah, ku lihat mamah ku yang sedang asik di kebun bunga nya. Namun ku ingat seperti nya ada yang aneh saat aku memakir kan mobil ku.


"oh iya mobil nya Levina masih disini" ucap ku yang teringat akan mobil Levina


"ya udah nanti gue info aja ke Levina"


"mah, Jordan pulang" ucap ku menyapa mamah


" hai sayang, kamu udah makan tadi siang ?"


" udah kok mah, tadi aku makan siang sama Levina"


"oh ya udah, istirihat sana pasti kamu capek"


"Jordan ke kamar dulu ya mah"


"iya"


Di kamar aku langsung ke kamar mandi dan melepas kan setiap kelelahan dengan mandi. Setelah selesai mandi dan berpakaian, ku ambil handphone ku dan mulai menelpon satu persatu teman - teman yang satu grup dengan ku.


Di awal mereka sempat tak percaya dengan identitas ku. Ada yang merasa kenapa aku harus berbohong dengan mereka padahal mereka pikir selama ini tidak ada rahasia di dalam grup kami tapi ada juga yang menerima dan memaklumi. Di akhir telpon aku menginfokan tentang acara ku besok dan aku berharap kalau mereka bisa datang di acara pertunangan ku dan di situ juga aku ingin mengenal kan mereka dengan keluarga ku.


"aku harap kalian bisa datang besok dan mendukung ku" doa ku dalam hati


Tiba - tiba handphone ku bergetar kembali seperti ada pesan masuk yang ternyata ada lah dari Levina


"udah sampai rumah ?"


"sudah kok, ini aku juga habis mandi"


"ok deh kalau gitu. Aku mau tidur dulu, kaya nya masih ada efek ngantuk nya tadi"


"ya udah selamat istirahat ya" balas ku


"😴" balas nya dengan emoticon

__ADS_1


*********


__ADS_2