Idola Ku Suami Ku

Idola Ku Suami Ku
Bab 42


__ADS_3

"nanti infoin dimana biar gue kesana" balas nya yang membuat ku tersenyum


"nanti kalau sudah disana gue info" balas ku lalu menjalan kan mobil menuju mall


Setelah sampai dan memakirkan mobil, aku dan mamah ku langsung masuk ke dalam mall dan menuju bagian perhiasan. Tak lupa aku memberitahu jordan dimana lokasi ku sekarang agar dia bisa menyusul.


"le kita kesitu dulu yuk" ajak mamah ku


"yuk mah" jawab ku


Kami pun mulai melihat setiap cincin yang dipajang di etalase


"selamat sore ibu ada yang bisa saya bantu"ucap salah satu pegawai di toko itu


"saya mau tanya untuk cincin pertunangan apa ada referensi" ucap mamah levina


"saya cekkan dahulu ibu" ucap pegawai itu dan mulai mencari cincin yang bagus untuk pertunangan. sambil menunggu kami pun melihat - lihat cincin yang ada di etalase


"terimakasih sudah menunggu"tiba - tiba pegawai yang mencari cincin pun muncul dengan membawa 3 jenis cincin dan langsung menjelaskan cincin yang di bawa mulai dari bahan apa yang di pakai, berapa berat nya dan lain nya.





Aku yang melihat cincin yang di bawa langsung tersenyum sendiri mengingat bahwa salah satu dari 3 cincin ini akan melingkar di jari ku dan jordan.


"kamu suka yang mana ?" tanya mamah pada ku


"semua nya cantik mah, levina jadi bingung" jawab ku. Tiba - tiba ku rasakan handphone ku bergetar dan kulihat ternyata jordan yang menelpon


"dimana ? gue udah nyampe" tanya nya


"ini di deretan khusus jual perhiasan di lantai 1 nanti gue kirim foto tempat nya"


"ok, gue tutup ya telpon nya" ucap nya lalu menutup telpon dan aku pun langsung mengirim foto dari toko perhiasan nya dan toko di sekitar nya ke jordan lalu setelah mengirim kan nya aku pun kembali masuk ke dalam toko.


Tak lama ada suara yang tak asing memanggil nama ku dan mamah ku


"le, tante. maaf jordan agak telat datang nya" ucap nya yang membuat ku langsung membalik badan ku yang awal nya fokus melihat cincin lalu menghadap jordan


"nggak apa - apa jordan, kita baru aja kok sampai disini mending kamu bantuin levina milih cincin kalian tadi katanya dia kebingungan"


"iya abis nya cantik semua jadi nya agak bingung"ucap ku


"oh ini pasangan nya ya kak" ucap pegawai itu tiba - tiba

__ADS_1


"iya mbak" ucap ku sambil malu - malu


"kakak nya cocok banget ya satu nya cantik satu nya lagi ganteng" puji pegawai itu


"ah mbak nya bisa aja" ucap ku makin malu


"ada yang kesenengan nih" goda mamah ku


"apa sih mah, jadi lu suka yang mana ?"


"loh kamu kok bilang lu gitu ke jordan ? kalian udah mau tunangan loh" tanya mamah ku


"kita lebih nyaman gini mah" jawab ku berusaha membela diri


"iya tante, kita soalnya lebih nyaman gini manggil nya"


"tapi jangan di biasain loh, kalau kalian nanti udah nikah nggak baik manggil kaya gitu" ucap mamah menasehati


"iya mah sekarang mending bantuin aku liat cincin nya" ucap ku mengalihkan pembicaraan


"gimana menurut lu dari ketiga cincin ini mana yang bagus ?" tanya ku pada jordan


"menurut gue semua nya bagus" jawab nya


"nah iya gue juga mikir nya gitu tapi nggak mungkin kita beli tiga - tiga nya yang ada penuh tangan gue ha ha ha"


"ok kayanya gue setuju sama pilihan lu" jawab ku setelah berpikir


"berarti kalian mau yang ketiga ya" tanya mamah ku lagi


"iya mah" jawab ku yakin


"mbak kita ambil yang cincin no 3 ya"


"mah, aku boleh pesan di ukir nama gitu di dalam cincin nya?"


"coba tanya aja sama mbak nya"


"mbak itu kalau di ukir nama gitu di dalam nya apa bisa?"


"oh bisa kak cuman kakak nya mesti nunggu"


"kira - kira berapa lama ya mbak soalnya buat minggu ini"


"nggak lama kok mungkin sekitar 2 - 3 hari kalau pesanan kita tidak banyak"


"menurut lu gimana?"tanya ku pada jordan

__ADS_1


"gue ngikut aja, emang mau di ukir nama siapa?"


"nama kita, di cincin lu di ukir nama gue kalau cincin gue di ukir nama lu"


"iya nggak masalah" jawab nya


"mbak jadi di ukir ya"


"baik kak, bisa tulis nama yang di ukir dan bisa saya ukur dulu jari kakak - kakak nya buat cincin nya"


"ok mbak" ucap ku lalu menulis nama ku dan jordan dan menulis nama ku untuk di ukir di cincin jordan dan sebalik nya menulis nama jordan untuk di ukir di cincin ku. Setelah itu jari manis kami pun di ukur untuk cincin yang akan dibuat.


"baik terimakasih kak. silahkan bisa melanjutkan pembayaran ke kasir" ucap nya sambil menunjuk bagian kasir


Di depan meja kasir, saat aku baru saja ingin mengeluarkan dompet dari tas ada tangan yang sudah mendahului ku untuk membayar


"ini mbak" ucap jordan sambil memberikan kartu kredit nya


"loh kok lu yang bayar?" tanya ku sambil berbisik


"ya masa gue yang minta lu bayar, lu udah dari tadi ngurusin baju, cari toko perhiasan juga masa gue nggak ada kontribusi. Biar buat hal yang harus bayar - bayar gini lu suruh gue aja" ucap nya panjang lebar


" iya deh iya" ucap ku mengalah


Setelah pembayaran selesai dan bukti pembayaran kami terima, kami pun keluar dari toko dan berniat mencari tempat untuk duduk sambil membicarakan rencana acara pertunangan nanti


"lu udah makan ?" tanya ku


"belum sih, tadi abis latihan langsung kesini"jawab nya santai


"ini nih kebiasaan buruk lupa makan kita cari tempat makan aja"


"le mamah duluan pulang ya nanti kamu pulang sama jordan ya. jordan bawa mobil kan?" ucap mamah menghentikan kami


"iya bawa tante, nanti jordan yang antar levina pulang"


"ya udah tante duluan ya nanti kalau emang ada yang di butuhin hubungi aja"


"mamah nggak papa bawa mobil sendiri ?"


"iya, emang kenapa? mamah sering aja bawa mobil sendiri. papah kamu tuh yang suka minta anter"


"he he iya juga. ya udah mamah hati - hati ya" ucap ku


Setelah mamah ku pergi, kami pun mencari tempat untuk makan dan enak untuk mengobrol.


"kaya nya kita makan ini aja, tempat nya juga enak buat ngobrol" tunjuk jordan ke salah satu tempat yang menjual makanan jepang

__ADS_1


"iya kayanya nggak banyak orang juga" jawab ku


__ADS_2