Idola Ku Suami Ku

Idola Ku Suami Ku
Bab 68. Hari Pertunangan


__ADS_3

Hari yang di tunggu akhir nya tiba juga. Aku pun bangun pagi seperti biasa nya. Namun karna ini ada lah hari yang bersejarah buat ku maka nya aku langsung ke kamar mandi untuk memulai perawatan ala - ala aku.


Aku mengisi bath up yang sangat jarang aku pakai dengan air yang hangat dan tak lupa aku memasuk kan bola yang nanti akan berubah menjadi busa dengan bau yang menenang kan.


Kemudian aku juga menghidup kan lilin aromatherapy agar suasana dalam kamar mandi ku semakin menenang kan.


Sebelum berendam aku memakai kan lulur ke badan ku terlebih dahulu sambil menunggu air di dalam bath up terisi.


Ku biar kan lulur nya selama 15 menit setelah itu aku langsung menggosok badan ku dan melenyap kan daki - daki yang ada di badan kemudian aku membilas nya dengan air.


Ku lihat bath up ku yang sudah penuh, lalu ku mati kan air dan mulai masuk ke dalam bath up. Tak lupa aku menghidup kan lagu yang paling suka yaitu lagu yang di cover oleh Jordan.


Sambil berendam aku selalu tersenyum ketika mengingat hari ini aku akan bertunangan dengan Jordan walaupun sebenar nya aku takut karna aku belum yakin pasti dengan perasaaan Jordan tapi aku meyakin kan diri ku lagi kalau Jordan pasti akan perlahan - lahan suka sama aku.


Ketika aku merasa badan ku mulai tidak enak di dalam air terlalu lama maka aku memutus kan untuk mengakhiri acara berendam ku dan tak lupa tadi aku juga menyempat kan keramas agar rambut ku tidak lepek nanti.


Aku pun keluar dari kamar mandi dengan bathrobe ku dan langsung menuju depan cermin. Aku mulai mengeringkan rambut ku terlebih dahulu dan setelah agak sedikit kering aku memberi kan serum pada rambut ku dan setelah nya aku menata sedikit rambut ku.


Kemudian aku mencari baju yang akan aku pakai dan setelah selesai aku keluar dari kamar dan menuju ruang makan untuk sarapan dengan orang tua ku.


"ya ampun kok anak mamah beda ya kaya nya" ucap mamah ku


"beda apa nya mah ?" jawab ku sambil duduk di kursi ku biasa nya


"kaya terlihat lebih fresh gitu"


"berarti selama ini nggak fresh aku nya ?" ucap ku pura - pura kesal


"udah udah mending makan dulu deh" ucap papah ku menghentikan kami


Pada saat makan kami membahas acara malam ini yang sebenar nya sederhana saja karna memakai halaman belakang rumah kami dan dekor nya pun aku ingin yang sederhana saja jadi kalau bisa di bilang aku tidak terlalu banyak pikiran untuk acara malam ini.


Ketika jam telah menunjuk kan pukul 8 pagi, orang yang ingin mendekor halaman belakang ku pun datang dan mereka langsung melakukan pekerjaan nya dengan baik dan juga ada yang datang dengan peralatan band dan mengatur suara dari speaker dan semua nya tak butuh lama untuk persiapan yang ada.


Aku pun menelpon Jordan menanyakan apa dia sudah bangun.


"halo" ucap ku saat telpon sudah di angkat


"iya le kenapa ?" tanya nya


"kamu udah bangun ?" tanya ku


"udah kok, ini habis mandi"


"ok deh kalau gitu cuman mau nanya aja he he he"


"kangen ya sama aku ? ha ha" goda Jordan


"nggak ih, pede banget" jawab ku yang mengucap kan kata sebalik nya


"iya aku kangen dan nggak sabar ketemu kamu" ucap ku dalam hati


"oh iya jadi nya teman - teman kamu bisa datang ?"

__ADS_1


"aku juga belum tau, soal nya mereka lumayan kecewa sama aku karna nggak jujur sama mereka"


"hmm yakin aja mereka pasti bisa maafin kamu" hibur ku


"iya semoga ya, oh iya di rumah kamu situasi nya gimana? apa ada yang harus aku bantu ?"


"aman kok ini, udah hampir beres aja persiapan nya"


"ok ok kalau gitu, aku tutup telpon dulu ya. Mau nganterin mamah ke spa dulu kata nya mau perawatan buat acara malam ini"


"ha ha ha ok ok, hati - hati di jalan ya"


"bye" ucap Jordan lalu menutup telpon


Aku pun kembali melihat hasil dekorasi yang sudah selesai di buat dan hasil nya benar - benar seperti yang aku ingin kan.


Setelah mereka selesai mendekor mereka pun pergi dan aku mengambil waktu itu untuk mengambil foto dekorasi nya dan di posting di sosial media.


"hari yang di tunggu pun tiba" tulis ku di foto yang aku posting dan tak lama foto ku di penuhi dengan like dan komentar yang memberi selamat pada ku.


Membaca setiap komentar itu membuat suasana hati ku semakin senang dan membuat ku tersenyum kegirangan.


Aku menghabis kan waktu ku dengan menonton film yang ada di laptop sampai akhir nya yang merias untuk aku sore ini sudah datang.


Ku kira waktu saat di rias akan sama seperti Rita menghias ku ternyata ini lebih lama selesai nya dan di saat aku menatap diri ku di cermin membuat ku benar - benar terkejut.


Aku awal nya mengira dandanan nya akan sangat tebal karna saking lama nya tapi ternyata wajah ku tetap terlihat natural dan tidak menor.


"wah kakak nya makin cantik aja" ucap perias yang mendandani ku


"saya permisi dulu ya kak karna sudah selesai"


"makasih ya mbak"


Setelah perias pergi, aku mulai berganti pakaian dengan pakaian yang aku pakai hari ini.


"wahh le, lu kaya beda banget" ucap Rita yang diam - diam masuk ke kamar ku


"lu bikin kaget aja, gue kira siapa"


"abis nya gue ketok nggak di buka - buka mumpung nggak di kunci juga jadi gue masuk aja deh"


"oh iya sih, gue ganti baju di kamar mandi tadi. Gimana menurut lu ?"


"udah mantap banget, lu bakal jadi ratu lah hari ini"


"bisa aja lu rit"


"oh iya nih gua bikin rundown acara nya begini, tadi gue juga udah bilang ke band nya buat iringin lagu apa aja"


"emang nggak salah sih gue suruh lu jadi mc gue"


"iya, lain kali jangan mepet gitu ya info nya. Pusing gue sampai nggak tenang tidur tadi malam"

__ADS_1


"he he sorry sorry"


"kaya nya acara nya bentar lagi di mulai, yuk ke bawah"


"ok"


Aku dan Rita pun turun dan di bawah sudah ada mamah dan papah ku yang sudah siap juga.


"ya ampun anak nya mamah cantik banget" puji mamah ku


"anak nya siapa dulu"


"oh iya le nanti lu nunggu di dalam aja ya jadi nanti yang nyambut Jordan dan keluarga nya cuman nyokap dan bokap lu aja"


"ok sip, gue sih ngikut aja"


Setelah mamah dan papah ku di briefing oleh Rita maka mereka pun langsung menuju taman belakang.


Kebetulan taman belakang ku punya jalan yang bisa ke depan juga jadi apabila ada tamu yang datang mereka tidak harus masuk ke rumah untuk ke taman belakang rumah ku.


Aku pun mengintip setiap tamu siapa saja yang sudah datang dan ku lihat keluarga Jordan belum datang dan aku juga tidak melihat Rendy.


Aku langsung membuka handphone yang aku pegang dan mengirim pesan pada Rendy.


"lu nggak dateng ren ?" ketik ku


Kemudian tak lama keluarga Jordan pun datang dengan membawa beberapa seserahan yang akan di berikan kepada keluarga ku. Ku lihat Jordan yang sangat mempesona di mata ku dengan balutan jas yang sempat aku lihat sebelum nya.


Seperti nya acara benar - benar akan di mulai karna keluarga Jordan pun sudah berkumpul dan jam pun sudah menunjuk kan bahwa acara memang harus di mulai.


Di awal Rita memulai dengan mempersilah kan keluarga Jordan untuk duduk di tempat yang sudah di siap kan dan begitu pula dengan keluarga ku.


Rita pun membawa acara ini dengan sangat ceria dan membuat kedua belah pihak keluarga pun tertawa karna celotehan nya. Sampai akhir nya aku harus keluar dari persembunyian ku dan papah ku yang menjemput ku.


"udah siap le ?" tanya papah ku


"siap lahir batin pah" ucap ku sambil menggandeng tangan papah ku


Saat aku keluar mata ku dan Jordan pun saling terpaut, entah apa arti tatapan nya saat ini saat melihat ku saat ini yang pasti aku hanya bisa tersenyum ketika duduk berhadapan dengan Jordan.


Di mulai lah prosesi penyerahan seserahan dari keluarga Jordan untuk ku dan mamah Jordan yang memasang kan kalung di leher ku sampai akhir nya tiba waktu Jordan untuk memasang kan cincin di jari ku.


Sebelum Jordan memasang kan cincin ke jari ku dia pun berbicara sesuatu namun seperti berbisik


"kamu ngomong apa ?" tanya ku sambil berbisik juga


"aku bilang, kalau aku sayang sama kamu dan aku harap kamu jangan lepasin cincin ini" ucap nya tulus sambil menatap mata ku dan tanpa di sadari air mata ku pun menetes karna saking terharu nya


Apa ini maksud dari ucapan Jordan kemarin yang bilang ingin memberi kejutan. Ini adalah hadiah paling terindah yang pernah aku dapat. Bisa tau perasaan Jordan kepada ku itu benar - benar anugrah dari Tuhan.


"aku juga sayang sama kamu" ucap ku juga sambil tersenyum malu dan seluruh keluarga dan tamu pun bertepuk tangan ketika kami sudah sama-sama saling bertukar cincin pertunangan.


Tak lupa juga kameramen mengabadikan setiap acara malam ini baik berupa video atau pun foto. Acara inti pun berjalan dengan baik dan kami pun menyapa setiap tamu yang ada atau pun berfoto bersama di booth yang di sedia kan.

__ADS_1


Alunan musik pun mengalun dengan indah nya untuk meramaikan acara hari ini. Sungguh hari ini aku yakini bahwa aku akan mimpi yang sangat indah. Dalam hati aku berterima kasih kepada Tuhan karna yang sudah mewujud kan impian ku.


__ADS_2