
"hari ini mandi kan Le ?" canda Jordan
"mandi lah, nih cium bau badan aku masih fresh nih bau sabun nya" ucap ku pede kemudian kami semua pun tertawa
Malam ini terasa sangat berbeda karna kami yang sambil berbincang dan ditemani dengan suara dari alam yang membuat suasana semakin terasa tenang jauh daripada bising nya suara kendaraan dan polusi udara.
"kayanya kita masuk aja yuk, udah malam juga nanti pada masuk angin" ucap mamah ku
"iya nih nyamuk udah pada gigitin badan levina yang manis darah nya" candaku
"kamu ini, emang tau darimana badan kamu manis" tanya papah ku
"insting aja pah ha ha"
"udah udah masuk yuk" ajak mamah ku
Kemudian kami pun masuk ke dalam villa dan beristirahat karna keesokan hari nya kami harus kembali dan fokus ke aktivitas masing - masing.
Keesokan hari aku bangun dengan segar dan langsung menuju kamar mandi untuk mandi. Lalu aku mulai packing setiap barang - barang ke dalam tas dan mengecek kembali apa ada barang yang masih belum aku masukkan.
Dari luar ku dengar suara mamah yang sedang menyiapkan piring untuk kami dan mendengar itu aku pun keluar kamar dan ku lihat ternyata mamah di bantu oleh Jordan untuk menyiap kan piring sedangkan mamah mulai menyiapkan bahan untuk sarapan kami pagi ini.
"mamah mau masak apa hari ini ?" tanya ku
"kaya nya mamah bikin yang simple aja, ini rencana mau goreng telur sama nasi goreng aja" jawab mamah ku
"levina bantu ya mah" ucap ku
__ADS_1
"dengan senang hati sayang" jawab mamah ku sambil tersenyum
Aku pun mulai mengupas bawang dan langsung mengiris nya tipis - tipis. Namun seberapa sering aku pernah memotong bawang tapi tetap saja mata ku selalu akan merasa pedih dan yang akhir nya membuat aku mengeluarkan air mata
"kamu kenapa le ?" tanya Jordan yang agak khawatir ketika melihat aku menangis
"ha ha ha nggak apa - apa kok, ini biasa kalo ngupas sama ngiris bawang pasti gini" tawa ku sambil mencari tisu untuk mengusap air mata ku
"sini - sini aku aja, pasti tangan kamu masih ada bau bawang nya" ucap Jordan yang langsung mengambil tisu dan mengusap mata ku yang pedih karna bawang
"cie cie ada yang lagi pamer kemesraan nih pah " celetuk mamah ku ketika melihat kami berdua yang membuat Jordan tiba - tiba menjadi malu
"ihh mamah, kaya ga pernah mesra juga sama papah" ucap ku sambil malu - malu
"yah pernah sih ha ha ha" jawab mamah ku
Setelah ada adegan romantis lewat, aku pun kembali ke kegiatan ku membantu mamah untuk memasak makan pagi kami. Ketika makanan telah selesai, akupun menghidangkan makanan ke atas piring dan bantu oleh Jordan untuk menghidangkan di atas meja.
"makan yang banyak Jordan" ucap papah ku pada Jordan
"iya om" jawab nya
"aku ga di tawarin pah buat makan banyak ?" tanya ku
"kamu mah nggak usah di tawarin udah dengan sendirinya ngambil banyak kalau makan" jawab papah ku sambil tertawa
"iih papah gitu ya" jawab ku pura - pura cemberut
__ADS_1
"Jordan nanti pulang nya ke asrama atau ke rumah ?" tanya mamah ku
"minta tolong di antar ke asrama aja tante, soal nya Jordan mau latihan lagi karna info nya kami sebentar lagi akan debut"
"eh beneran ? Kok aku nggak tau sih ?"
"aku baru di info barusan sama manager aku. Kaya nya setelah ini aku bakal sibuk banget dan nggak bisa sering untuk hubungi kamu" ucap Jordan
"aku sih nggak apa - apa kok, aku bukan tipikal cewe yang protektif kok" ucap ku pede
"ah masa sih" tanya mamah ku
"beneran dong masa nggak percaya sih sama Levina"
"ha ha ha iya iya percaya kok" ucap Jordan sambil mengacak rambut ku
Kami pun kembali fokus dengan makanan kami dan ketika semua nya telah selesai makan aku yang di bantu Jordan mengangkat setiap piring yang ada ke tempat cuci piring dan langsung menyuci nya. Sementara orang tua ku sedang mempersiapkan setiap barang yang kami miliki untuk di bawa pulang.
Setelah selesai dengan cuci piring kami pun kembali ke kamar dan mengecek kembali barang pribadi apa ada yang tertinggal atau masih belum di masuk kan dalam tas.
"Le udah siap ?" tanya papah ku dari luar
"iya pah ini mau keluar" ucap ku yang tiba - tiba sudah ada Jordan menunggu depan pintu dan membantu ku untuk membawa barang - barang
"thank you" ucap ku
"sama-sama" jawab nya sambil tersenyum
__ADS_1
Setelah memastikan kembali, aku pun menutup pintu dan mengunci nya dan memberikan ke mamah untuk di kembalikan kepada pemilik villa nya.
Perjalanan singkat kami benar - benar berkesan untuk ku karna untuk pertama kali nya juga bisa liburan bersama Jordan. Namun setelah perjalanan ini tiba - tiba banyak hal yang berubah dari hubungan kami. Aku pikir hubungan kami akan semakin dekat dan semakin baik ternyata apa yang aku pikir tidak seperti itu.