Idola Ku Suami Ku

Idola Ku Suami Ku
Bab 51


__ADS_3

Setelah selesai berbelanja aku pun langsung menuju mobil dan menuju kampus.


Sesampai nya di kampus aku langsung memarkirkan mobil ku di tempat yang kosong. Setelah ku rasa mobil ku sudah berada di tempat yang tepat maka aku mematikan mobil ku dan keluar.


Belum ku lihat batang hidung rita seperti nya aku memang kepagian datang ke kampus hari ini. Iseng aku membuka handphone dan mengirim pesan ke jordan


"aku udah di kampus nih" ketik ku pada nya dan tak menunggu lama pesan ku pun langsung di balas


"belajar yang bener ya" balas nya


"iya iya, eh tapi kamu kok tiap balas chat aku cepet mulu ya. lagi nggak ada kerjaan kamu?" canda ku dan lama tidak di balas oleh jordan padahal status nya online. Lalu aku memutuskan untuk mengirim chat lagi


"kok jadi lama balas nya ?" dan langsung muncul notifikasi dari jordan


"loh tadi bilang nya kecepetan balas chat nya, ya udah aku lama - lamain balas nya" balas nya


"ihh kan cuman becanda" balas ku


"siapa suruh bilang gitu ha ha udah sana masuk kelas entar di cari sama temen - temen kamu"


"iya iya ini juga lagi jalan ke kelas" balas ku


"hati - hati jangan sampai nabrak" balas jordan dan benar saja karna saking fokus nya membalas chat jordan, aku tak sadar menabrak seseorang yang ada di depan aku


"sorry sorry gue nggak sengaja" ucap ku dan lalu ku angkat kepala ku untuk melihat siapa yang baru saja aku tabrak


"le lu nggak apa - apa" yang ternyata adalah rendy


"sorry ren, gue tadi nggak liat kalau ada lu" ucap ku


"it's okay, lagian lu nya sih main handphone sambil jalan"


"he he abis nya lagi seru balas chat seseorang" ucap ku sambil tersenyum


"oh tunangan lu ya ?" tanya rendy dengan raut wajah yang berbeda


"he he he iya" jawab ku sambil tersenyum malu


"udah simpan dulu handphone nya entar malah nabrak lagi" ucap rendy mengingat kan ku dan aku pun harus rela untuk menyimpan sebentar handphone ku di kantong celana


"oh iya ren, lu udah liat kan undangan yang gue kirim kemarin ? jangan lupa datang ya" ucap ku namun tidak di jawab oleh rendy


"halooo gue ngomong sama manusia atau sama angin ya" ucap ku sambil melambaikan tangan di depan muka rendy


"hah kenapa le ?" ucap rendy akhir nya

__ADS_1


"ihh berarti dari tadi gue ngomong sendiri nih ?" ucap ku kesal


"sorry sorry le lagi nggak fokus aja gue tadi" ucap rendy


"hei guys" ucap rita yang tiba - tiba datang entah dari mana


"hai rit bikin kaget aja lu tiba - tiba muncul gini"


"emang itu tujuan nya ha ha ha, lagi ngomongin apa sih ?"


"oh itu gue nanyain rendy bisa datang apa enggak ke acara gue sabtu ini"


"gue berangkat bareng sama lu ya ren, kalau lu bisa biar gue nggak kasian banget kalau datang sendirian"


"iya bener tuh, kalian bareng aja nanti datang nya. oh iya rit nyokap sama bokap lu di ajak aja kalau bisa"


"eh iya bener sekalian ngenalin calon mantu" canda rita


"siapa rit ?" tanya ku


"rendy ha ha kan nanti berangkat bareng pasti nyokap sama bokap pasti langsung mikir kita jadian" ucap rita


"eh iya loh ren, lu nggak ada kepikiran buat pacaran sama rita ? sahabat gue yang paling baik sedunia nih" ucap ku mempromosikan rita


"udah kita masuk ke kelas aja dulu dari tadi nggak nyampe - nyampe kan gara - gara ngobrol mulu" kata rendy memotong pembicaraan kami


Kami pun memasuki kelas dan lumayan banyak teman satu jurusan ku yang sudah datang dan kami langsung menuju kursi langganan kami.


Ketika sudah duduk, aku pun langsung mengeluar kan buku dan alat tulis untuk mencatat materi hari ini. Sambil menunggu dosen masuk aku pun mengobrol dengan rita.


"rit tadi lo becanda doang atau serius pengen pacaran sama rendy ?" tanya ku sambil berbisik agar tidak di dengar rendy


"kalau menurut lu gimana ?" tanya rita pada ku


"kaya nya sih nggak becanda" jawab ku tapi agak tak yakin


"hmm masa sih ?" canda rita


"ih ni anak gue nanya malah di tanya balik mulu" ucap ku mulai kesal


"ha ha ha abis lu serius banget le"


"iya lah, kalau emang lu suka sama rendy gue bakal support lu 1000% karna gue liat rendy juga anak nya baik jadi gue yakin nitipin lu sama dia"


"lu kira gue apaan di titip ha ha ha" canda rita lagi

__ADS_1


"yee gue beneran serius nih, mau nggak lu gue comblangin" ucap ku bersemangat


"jangan deh le biar mengalir apa adanya aja kalau emang kita jodoh pasti ada jalan nya nanti"


"lu ga mau sama rendy ?"


"mau siapa sih yang nggak mau, cuman gue nggak mau aja pertemanan kita rusak kalau gue bilang suka duluan" ucap rita


"hmm iya juga rit tapi lu harus tau gue ada disini buat lu kalau lu butuh sesuatu"


"butuh gue le"


"butuh apaan ?" tanya ku serius


"butuh sugar daddy biar kalau makan gue nggak bingung bayar nya ha ha ha" ucap rita sambil tertawa terbahak - bahak


"dasar lu ya" ucap ku sambil menyentil dahi rita


"kalian ngomong apaan sih rame banget ?" tanya rendy yang penasaran


"ha ha ha rahasia para cewek nih kalau cowok nggak boleh ikutan" ucap rita


"iya bener banget" ucap ku menimpali dan di jawab dengan gelengan kepala oleh rendy


Tanda masuk kelas pun sudah berbunyi dan dosen pun mulai memasuki kelas. Sebelum pelajaran di mulai dosen pun mulai mengabsen nama kami satu persatu


"levina" ucap pak dosen


"hadir pak" ucap ku sambil mengangkat tangan


"rita"


"hadir"


"rendy"


"hadir pak" jawab rendy dan pak dosen melanjutkan nama yang lain sampai urutan terakhir siswa yang ada di absen


Lalu kelas pun dimulai dan kami mengikuti setiap pelajaran yang ada dan tak lupa juga aku mencatat setiap materi yang ada di dalam buku agar nanti bisa aku pelajari lagi di rumah.


Tak terasa kuliah hari ini pun berakhir dan aku bersiap - siap untuk ke rumah jordan. Aku pun langsung mengirim chat pada jordan


"ini aku udah selesai kelas nya abis ini aku ke rumah kamu ya" ketik ku


"hati - hati ya" balas nya

__ADS_1


__ADS_2