
Sampai di villa kami pun kembali ke kamar masing - masing untuk membersihkan diri karna seharian diluar dan berjalan kaki cukup membuat kami lelah.
"levina, jordan ayok makan malam" panggilan dari mamah levina yang sangat ia hafal
"padahal masih pengen santai - santai dulu di kamar" ucap levina
Lalu levina pun membuka pintu kamar nya dan ternyata Jordan pun keluar dari kamar nya. Tampak Jordan yang keluar masih dengan rambut yang basah yang membuat mata ku tak bisa berkedip.
"oh my God ini malaikat kok seksi sama imut gitu" gumam ku dalam hati
"yuk turun" ucap Jordan menyadarkan ku yang ku jawab dengan anggukan
Malam itu para orang tua mereka membuat barbeque dan membuat api unggun di halaman belakang villa.
Suasana terasa hangat dan ramah. Para orang tua sambil menikmati makanan, mereka pun berbincang banyak hal mulai dari cerita masa muda sampai masa sekarang. Jordan dan Levina pun mulai tidak canggung lagi dan malah semakin dekat. Mereka mulai berani menghina atau mengejek satu sama lain.
"seriusan gue masih nggak habis pikir. Lu cewek tapi makan banyak banget. Gorengan tadi lu kemanain ?" tanya Jordan
"ya udah menguap kali jadi keringat soalnya tadi sore kan kita lumayan jauh juga tuh jalan - jalan nya"
"aneh - aneh aja" jawab Jordan sambil menggelengkan kepala
__ADS_1
"Lu habis liburan ini balik ke rumah orang tua atau langsung ke asrama? " tanya ku
"kaya nya sih langsung ke asrama soalnya harus latihan lagi biar bisa cepet debut"
"oh latihan bagai kuda lagi ya?"
"ya gitu deh ha ha tapi gue seneng kok"
"emang kenapa sih lu pengen jadi idol ? kalau di pikir ya. Lu kan kaya. Bokap juga punya usaha besar lagi, kenapa nggak ngelanjutin aja ?" tanya ku penasaran
"kalau orang lain pasti banyak yang bertanya - tanya gitu tapi dari gue nya sendiri emang belum ada niatan buat jadi orang yang lanjutin usaha bokap dan emang gue itu suka bikin karya kaya bikin lagu atau nyanyi gitu makanya gue akhirnya milih untuk jadi idol walaupun iya nggak mudah"
"belum ada niatan ? berarti bisa aja nanti di tengah lu bakal ninggalin impian lu buat jalanin usaha bokap ?"
"kok jadi serius gini sih kita ? ganti topik deh"
"tau lu, yang nanya kan elu tadi. Sekarang gantian gue deh yang nanya. Lu kenapa milih kuliah di pariwisata?"
"hmm bentar gue mikir dulu" jawab ku pura - pura seperti orang yang berpikir keras
"tinggal jawab aja susah amat dah ha ha ha"
__ADS_1
"iya dong, mesti mikir nih biar nggak salah"
"lu kira kita lagi ujian ha ha ha"
"iya juga yak ha ha ha. Kenapa ya ? hmm kalau bisa di bilang gue orang nya itu anak rumahan banget jarang yang namanya jalan atau nongkrong gitu tapi gue suka banget wisata karna bisa belajar tentang kondisi atau keunikan di kota yang gue datangin apa lagi kaya bisa belajar budaya yang baru gue suka banget sih itu"
"berarti lu sering jalan - jalan dong ? "
"lumayan, soal nya ada yang emang dari kampus juga misal kaya ngunjungin tempat apa gitu nanti kita ganti - gantian buat jadi guide nya"
"seru ya, lain kali kalau gue nggak sibuk ayo travelling bareng" mendengar itu ingin rasanya aku melompat kegirangan
"lo nggak takut nanti di lihat sama fans lu?"
"fans apaan? gue belum debut jadi masih aman dong belum ada fans"
"oke nanti sambil berkabar aja"
Ternyata hari pun semakin malam dan makanan pun sudah habis. Akhirnya mereka memutuskan untuk merapikan alat - alat barbeque dan mengumpulkan alat makan yang ada. Lalu membersihkan setiap piring dan gelas yang kotor kemudian tidur.
Keesokan pagi nya setelah selesai mandi dan langsung merapikan barang - barang untuk pulang sebelum nya mereka sarapan bersama.
__ADS_1
Setelah selesai sarapan, akhirnya kami harus kembali dan berpisah. Sungguh liburan kali ini adalah liburan yang tak akan pernah aku lupakan sepanjang hidup ku. Kubuka handphone ku dan ku lihat wallpaper yang sudah ku ganti dengan foto ku dan Jordan. Dalam hati aku cuma bisa berterima kasih dengan Tuhan karna telah menjawab doa ku.