
"senang banget makasih ya udah ajakin aku ke taman bermain" ucap sambil tersenyum lebar
"sama - sama, nanti kita jalan - jalan bareng lagi ya" ucap nya
Dalam hati cuma kata bahagia yang bisa melukis kan keadaan yang aku rasakan saat ini.
Di perjalanan pulang kami pun berhenti di gerobak penjual nasi goreng karna aku yang masih merasa lapar.
Setelah mobil berhenti aku pun langsung menuju gerobak penjual nasi goreng dan memesan untuk kami
"bang, pesen nasi goreng nya 2 ya"
"makan disini atau bungkus ?"
"makan disini aja. Minum nya es teh 2 juga" ucap ku kemudian menghampiri Jordan yang sudah mencari kan tempat untuk duduk
"udah pesan nya ?" tanya nya
"udah dong, kan aku tadi langsung buru - buru keluar mobil buat pesan" jawab ku
Tidak perlu menunggu lama pesanan kami pun datang
"ini pesanan nya ya kak" ucap penjual nasi goreng tersebut sembari menaruh pesanan kami di atas meja
"makasih bang" ucap Jordan
Kemudian kami pun memakan nasi goreng yang sudah di hidang kan di depan kami.
Kami pun memakan nya dengan lahap, saking lahap nya kami tidak ada satu kata pun yang keluar karena terlalu fokus dengan makanan kami
"ahh kenyang" ucap ku
"sama, aku kekenyangan banget ini" jawab Jordan
"tapi kita hari ini benar - benar fokus ya makan nya biasa nya kan kita sambil ngobrol tapi ini emang makan aja nggak ada ngobrol nya ha ha ha"
"ha ha ha kaya nya kita kelaparan banget deh maka nya buat ngobrol aja nggak kepikiran"
"ha ha ha iya iya" jawab ku dan kami tertawa bersama
__ADS_1
"aku bayar dulu, kamu nunggu di mobil aja" ucap Jordan yang sudah membuka mobil nya dan memberi kan kunci mobil kepada ku kemudian dia pergi membayar.
Aku pun sebelum nya menghidup kan mobil terlebih dahulu baru ke kursi penumpang dan menghidup kan AC karna cuaca yang masih terasa panas walaupun hari sudah malam.
Dari jauh ku lihat Jordan yang datang menuju mobil dan membuka pintu kursi pengemudi.
"kamu ada yang mau kamu cari lagi ? atau langsung mau pulang ?"
"kita pulang aja, aku udah mulai ngantuk soal nya" jawab ku
"ya udah kalau gitu" ucap nya
Di sepanjang perjalanan aku pun merasa mata ku mulai menjadi berat dan seperti nya aku memutus kan untuk memejam kan mata ku sebentar sebelum nanti sampai di rumah.
Di saat aku tertidur ternyata Jordan pun sadar kalau aku yang sudah memejam kan mata dan Jordan pun berhenti sebentar untuk menurun kan kursi ku agar aku lebih nyaman untuk tidur dan kemudian melanjut kan perjalanan.
Ku rasa kan dalam tidur seperti ada yang membelai kepala ku dengan lembut dan seperti penuh perhatian. Di dalam hati berkata pasti ini cuman mimpi soal nya nggak mungkin Jordan yang membelai kepala ku tapi tetap saja aku menyukai nya walaupun hanya mimpi.
********
Di saat perjalanan pulang, aku melihat Levina yang sudah memejam kan mata nya dan aku menepi kan mobil ku sebentar untuk bisa menurun kan kursi nya agar dia lebih nyaman untuk tidur
"kamu terlihat makin cantik juga ya kalau di lihat kaya gini" ucap ku sambil membelai kepala nya dan ku lihat dia yang agak bergerak dalam tidur nya dan aku langsung buru - buru menarik tangan ku agar dia tidak terbangun
Aku pun kembali menghidup kan mobil ku dan kembali melaju menuju rumah Levina dan selama perjalanan mata ku tak henti nya melirik Levina yang sedang tertidur dan terus menurus tersenyum sepanjang perjalanan.
Sesampai nya di depan rumah nya aku pun mulai berusaha membangun kan Levina
"le udah sampai" panggil ku yang masih belum mendapat jawaban
"le bangun udah sampai" ucap ku lagi sambil menepuk bahu nya namun tetap tidak ada respon. Sehingga aku memutus kan untuk menggendong Levina saja.
Aku pun membunyi kan bel rumah nya agar di buka kan pintu pagar dan tak lama pembantu Levina membuka kan pagar.
"Ibu minta tolong bawa tas Levina ya biar saya antar Levina ke kamar"
"oh iya mas" ucap pembantu Levina yang mengambil tas Levina di dalam mobil kemudian menutup pintu mobil.
Saat menggendong Levina sempat nya Levina bergerak yang awal nya aku pikir dia terbangun tapi ternyata tidak dan di situ juga dia memeluk ku saat di gendong. Entah ada perasaan aneh yang muncul ketika Levina memeluk ku. Rasa nya jantung ku tiba - tiba berdetak sangat cepat.
__ADS_1
Sampai di depan pintu rumah, pembantu Levina membantu membuka kan pintu dan kami pun di sambut oleh orang tua Levina yang masih belum tidur dan masih asik menonton di ruang tengah dan mereka pun langsung menghampiri kami
"loh loh Levina kenapa Jordan ?"tanya mamah Levina
"kecapean main tadi tan jadi nya ketiduran di mobil" jawab ku
"ya ampun anak ini nyusahin aja biar tante antarin ke kamar nya Levina" ucap mamah nya menuntun ku
"iya tante" jawab ku kemudian mengikuti mamah Levina menuju kamar Levina yang ada di lantai 2
Setelah kami menaiki anak tangga yang lumayan banyak sampai akhir nya kami di depan pintu kamar Levina. Kemudian mamah nya pun membuka pintu kamar Levina untuk ku dan mulai merapikan tempat tidur nya dan aku meletak kan Levina secara perlahan di atas tempat tidur nya.
Mamah nya pun mulai melepaskan sepatu nya yang tadi masih belum terlepas dan kemudian menyelimuti Levina.
"makasih ya Jordan udah gendong Levina ke kamar nya pasti berat banget" ucal mamah nya
"he he iya sama - sama tante, Levina nggak berat kok jadi aman aja" jawab ku
"ya udah yuk turun" ucap mamah nya yang keluar duluan
Sebelum aku menyusul mamah Levina untuk turun tak sengaja aku melihat foto - foto yang lumayan besar terpampang di dinding kamar Levina
"astaga ini foto aku semua ?" ucap ku kaget tapi sambil tersenyum ketika melihat banyak nya muka ku di kamar Levina
Kemudian aku menghampiri nya yang tertidur dan membelai kepala nya lagi. Namun seperti ada dorongan lain, aku memajukan bibir ku dan mencium kening Levina
"Good night le" ucap ku kemudian keluar dan perlahan menutup pintu nya
Saat sudah turun di ruang tengah aku pun langsung permisi untuk pulang
"om tante, Jordan ijin pulang dulu ya" pamit ku
"hati - hati di jalan Jordan, makasih ya udah ngantar pulang anak om satu itu" ucap papah Levina
"ha ha iya om, itu kan juga udah jadi tanggung jawab Jordan buat jagain Levina" jawab ku kemudian pulang
*******
Keesokan pagi nya Levina terbangun karna alarm nya yang berbunyi tanda dia harus siap - siap untuk pergi ke kampus.
__ADS_1
Levina pun mematikan alarm di handphone nya dan melihat jam kalau waktu untuk dia bersiap - siap masih banyak.