IMAMKU ADALAH GURUKU

IMAMKU ADALAH GURUKU
Part 11


__ADS_3

"Gimana sekolah Kila Bu? bukannya Kila masih harus sekolah? dan masa depannya masih panjang?" tanya Hendru.


"Kila tetap sekolah Nak, dia tetap melanjutkan sekolah. Ibu dan Ayah-nya Kila tidak bisa menolak, karena Ayah-nya sahabat Ayah Kila sakit. Itu permintaan terakhirnya Nak." Ucap Bu Lastri.


"Kasihan Kila Bu, harus menanggung semuanya sendiri. Gimana kalau dia diejek sama teman-temannya?" tanya Hendru.


"Hendru, udah! ini keputusan keluarga Kila. Kita hanya bisa mendoakan saja yang terbaik untuk Kila!" ucap Uun.


"Betul tuh Hen!" ucap Yeyet.


"Baik lah Bu, kalau begitu. Saya doakan Kila baik-baik aja dan bahagia." Ucap Hendru.


"Makasih Nak Hendru, Nak Yeyet, dan Nak Uun. Ibu mohon, hanya kalian yang tahu. Jangan disebarluaskan yah! kasihan Kila." Minta Bu Lastri.


"Gak akan Bu, kami akan jaga rahasia ini baik-baik. Kalau gitu, kami permisi pulang ya Bu! maaf sudah merepotkan." Ucap Hendru.


Akhirnya, teman-temannya Kila pamit pulang. Hendru, Yeyet dan Uun mencoba video call Kila. Alhamdulillah, Kila mengangkatnya.


"Mas, ada video call dari teman-teman aku. Gimana ini?" tanya Kila.


"Teman siapa?" tanya Egi.


"Teman sekolah di Bandung lah! emang di sini aku punya teman." Ucap Kila.


"Ya udah angkat!" ucap Egi.


"Sebentar ya Mas!" ucap Kila.


"Mau angkat di mana?" tanya Egi.


"Di luar lah! nanti di sini ketahuan." Ucap Kila.


****


Kila keluar pintu dan duduk di bale depan. Kila menarik nafas untuk mengangkat video call dari temannya.


"Hallo!" ucap Kila.


"Hay, Kila!" ucap ketiga temannya.


"Kalian kok telepon gue? bukannya kalian lagi marah sama gue?" tanya Kila.


"Enggak kok La, kita gak marah sama lo! kita mau minta maaf atas kelakuan kita kemarin-kemarin sama lo!" ucap Hendru.

__ADS_1


"Iya La, gue juga minta maaf!" ucap Yeyet.


"Gue juga." Ucap Uun.


"Iya gak apa-apa, Susi mana? apa masih marah sama gue?" tanya Kila.


"Ya gitu lah La, lo tahu sendiri Susi itu beda dari kita-kita. Dia keras kepala!" ucap Yeyet.


"Tapi, kita janji bakal bujuk Susi buat minta maaf sama lo!" ucap Uun.


"Kalau gak mau, gak usah dipaksa! gak apa-apa kok!" ucap Kila.


"Kila, gue boleh nanya gak sama lo? tapi, lo jawab jujur!" ucap Hendru.


"Jujur apa? mau tanya apa?" tanya Kila.


"Lo tolak gue, karena lo udah nikah kan?" tanya Hendru.


"Mmm... kalian tahu dari mana?" tanya Kila.


"Kila, lo jujur aja! kita gak akan marah kok!" ucap Yeyet.


"Iya Kila." Ucap Uun.


"Hiks-hiks-hiks.... maafin gue yah! gue gak jujur sama lo dan ngerahasiain ini dari lo semua. Gue gak mau kalian benci sama gue dan berpikir gue hamil duluan lagi. Hiks-hiks-hiks...." ucap Kila.


"Sekali lagi maafin gue yah! gue terpaksa. Benaran, maafin yah!" ucap Kila.


"Gimana sama sekolah lo nanti?" tanya Yeyet.


"Gue tetap sekolah kok! gue sama cowok itu gak ngapa-ngapain juga. Dia ngerti gue. Status gue emang nikah, hanya status doang. Tapi gak sebagai suami-istri sesungguhnya." Ucap Kila.


Prank......


"Bunyi apa tuh Kila?" tanya ketiga temannya.


"Teman-teman udah dulu yah! gue mau lihat ke dalam dulu. Sekali lagi maafin gue!" ucap Kila langsung mematikan teleponnya.


Saat Kila masuk rumah, kaki Egi berdarah karena tersenggol piring dan mengenai kaki Egi. Egi menahan sakit dan sambil meneteskan air mata. Egi mendengar semua perkataan Kila yang menyakiti hatinya.


"Astaghfirullah.... Mas! ya Allah, kenapa Mas? kok ber-berdarah?" tanya Kila melihat Egi menangis.


"Gak usah! biar saya aja! kamu lanjutin aja video call teman kamu! LANJUTIN!" bentak Egi.

__ADS_1


"Hiks-hiks-hiks.... Mas kok jadi bentak aku? salah aku apa? sini aku obatin! Mas! sini!" Kila mengejar Egi dan ingin mengobatinya. Tapi, Egi malah tangkis tangan Kila.


"Lepas! saya bisa sendiri!" ucap Egi.


"Kamu kenapa sih Mas? gak ada angin, gak ada hujan, kamu marah dan jual mahal sama aku? salah aku apa Mas? hah?" tanya Kila.


"Kamu masih nanya salah kamu apa? kamu udah nyakitin hati saya dua kali, dua kali!" ucap Egi kesal.


"Hiks-hiks... aku nyakitin apa Mas? bilang sama aku?" tanya Kila.


"Masih nanya lagi. Gak nyadar sendiri kesalahan apa." Ucap Egi.


"Ya aku emang gak tahu salah aku apa sama kamu, kamu cemburu aku teleponan sama teman aku? kamu marah?" tanya Kila.


"Cemburu kamu bilang? saya bukan Anak kecil lagi yang gampang cemburu. Kamu tahu kesalahan kamu apa? kenapa kamu bilang, pernikahan kita cuma status? kamu nikah sama saya terpaksa. Kamu gak sungguh-sungguh sama saya! hati saya terasa sakit. Itu artinya, sama aja kamu gak ikhlas nikah sama saya!" ucap Egi langsung pergi mengambil sapu dan membereskan beling kaca.


"Hiks-hiks-hiks... maafin aku Mas, tapi emang benar kan? semua fakta?" tanya Kila.


"Artinya, kamu gak anggap saya sebagai SUAMI KAMU! KAMU ANGGAP PERNIKAHAN INI PERMAINAN! SAYA GAK SUKA ITU SHAKILA! KAMU MINTA TUTUPIN DARI TEMAN KAMU, SAYA BILANG OKE, KAMU MINTA SAYA JANGAN SAMPAI NYENTUH APA LAGI NIDURIN KAMU OKE! SEMUA SAYA LAKUKAN BUAT KAMU KILA! SEHARUSNYA, KAMU GAK BOLEH BUKA AIB KE ORANG LAIN! KAMU ANGGAP APA SAYA KILA?" ucap Egi kesal.


"Hiks-hiks-hiks...." ucap Kila menangis.


"Kamu gak usah nangis Kila! saya udah turutin semua kemauan kamu, saya lakukan semuanya buat kamu, suami mana yang sabar kaya saya dan sanggup jalanin pernikahan seperti ini. Saya ikhlas jika kamu mau sekolah dulu, oke! saya hanya ingin kamu hargai saya sebagai suami kamu, udah!" ucap Egi.


"Hiks-hiks-hiks.... maafin aku Mas! aku salah. Maafin ya Mas!" ucap Kila.


"Ya udah! awas! saya bersihkan dulu belingnya bahaya!" ucap Egi.


"Biar aku aja Mas! Aakh...." ucap Kila langsung berdarah terkena beling.


"Tuh kan! kamu keras kepala sih, saya bilang awas saya aja, gak ngerti! sini tangannya!" tarik Egi langsung mengobati Kila. Kila merasa bersalah pada Egi dan meneteskan air mata.


"Kenapa? udah! jangan nangis ah!" minta Egi.


"Maafin aku ya Mas, Maaf! maaf kalau aku selalu nyakitin hati Mas Egi. Aku janji, gak bakal ngomong ke orang seperti itu lagi." Ucap Kila.


"Gak usah ngomong janji! tapi, buktikan!" ucap Egi tegas.


Bersambung....


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Imamku Adalah Guruku, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu up cerita Imamku Adalah Guruku, mampir yuk ke cerita romantis aku lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰

__ADS_1


CINTA GADIS BISU



__ADS_2