IMAMKU ADALAH GURUKU

IMAMKU ADALAH GURUKU
Part 23


__ADS_3

Mereka di hukum oleh Bu Anita. Sedangkan Shakila kembali ke kelas. Egi melihat Shakila keluar dari ruang UKS.


"Kamu kenapa keluar dulu? bukannya masih sakit?" tanya Egi.


"Aku gak apa-apa Mas, aku mau ke kelas!" ucap Kila.


"Istirahat dulu!" ucap Egi.


"Aku gak apa-apa, dibilang!" ucap Kila.


"Kila, mau gue bantu gak?" tanya Ferdi.


"Gak usah!" ucap Egi.


"Kan sekalian ke kelas Pak." Ucap Ferdi.


"Gak usah! kamu gak usah cari-cari kesempatan deh!" ucap Egi.


"Siapa yang cari kesempatan sih Pak, gitu banget." Ucap Ferdi.


"Udah Ferdi, gue bisa sendiri!" ucap Kila.


"Mau saya bantu?" tanya Egi.


"Tuh, Bapak aja cari kesempatan." Ucap Ferdi.


"Saya Kakaknya, jadi gak apa-apa." Ucap Egi.


"Enggak, udah aku aja Pak! Ferdi gak usah yah!" ucap Kila.


Akhirnya, Kila berjalan sendiri ke kelas. Ferdi mengikuti Kila dari belakang.


"Kamu boleh ikutin Kila! tapi, jangan pegang-pegang yah!" minta Egi.


"Siap!" ucap Ferdi.


"Lo ngapain ikutin gue?" tanya Kila.


"Gak ikutin. Orang gue sekalian mau ke kelas." Ucap Ferdi.


"Oh, gitu." Ucap Kila.


Sesampainya di dalam kelas, Shakila menanyakan Wiwi dan Eva. Kenapa Wiwi dan Eva tidak ada di kelas.


"Fer, Wiwi dan Eva mana?" tanya Shakila.


"Mereka dihukum, tadi pas lo ke UKS mereka ribut." Ucap Ferdi.


"Ribut sama siapa?" tanya Kila.


"Sama Sarah dan kawannya." Ucap Ferdi.


"Haduh, ada-ada aja." Ucap Kila.


"Udah biasa mereka seperti itu! jadi, jangan kaget." Ucap Ferdi.


"Gue boleh tanya, selama ini lo tinggal sama Pak Egi?" tanya Ferdi.


"Iya, kenapa emang?" tanya Kila.


"Pak Egi Kakak angkat lo kan?" tanya Ferdi.


"Iya, kenapa sih?" tanya Kila.

__ADS_1


"Lo gak ngerasa ada yang aneh sama dia? lo gak diapa-apain Kila sama dia? lo berdua doang kan tinggal?" tanya Ferdi.


"Ngaco lo yah, kalau ngomong! dia itu, Kakak gue. Ya enggak ngapa-ngapain lah!" ucap Kila.


"Gue cuma takut aja, dia khilaf. Namanya cowok kan gak ada yang tau. Meskipun lo Adik, apa lagi lo cuma Adik angkat." Ucap Ferdi.


"Ferdi, dengar yah! Pak Egi itu baik sama gue, jadi gak mungkin macam-macam sama gue!" ucap Kila.


"Syukur deh, kalau gitu! gue ngerasa dia suka sama lo!" ucap Ferdi.


"Suka gimana?" tanya Kila.


"Ya suka, bukan perlakuin lo Adik. Tapi, dia perlakuin lo kaya pacar." Ucap Ferdi.


"Gak mungkin lah! lo jangan aneh-aneh deh!" ucap Kila.


Saat beberapa jam pelajaran. Bel pulang pun tiba. Egi mengajak Kila pulang bareng bersamanya.


"Ayo pulang!" ucap Egi.


"Lho, Bapak gak ngajar lagi?" tanya Kila.


"Enggak, kan shift-shift pan. Ayo!" ajak Egi.


"Wah, Adik Kakak akur banget!" ucap Ferdi.


"Kila, lo bareng Pak Egi?" tanya Wiwi dan Eva.


"Iya Wi." Ucap Kila.


"Hmmm... ya udah hati-hati!" ucap Wiwi dan Eva.


"Wi, yang sabar yah!" ucap Eva.


"Kali aja, sama Adiknya cemburu." Ucap Eva.


"Ya enggak lah!" ucap Wiwi.


****


Di kediaman rumah Kila. Bu Lastri dan Pak Yono sudah sampai rumah Kila. Bu Lastri kaget melihat rumah Egi dan Kila. Bu Lastri marah-marah dan kesal Anaknya tinggal seperti di gubuk.


"Assalamu'alaikum." Salam Bu Lastri dan Pak Yono.


"Wa'alaikumsalam, mungkin belum pulang Bu orangnya? dari mana yah?" tanya Bu Marnah.


"Saya orang tuanya Shakila Bu, tidak apa-apa. Saya dan suami tunggu di sini!" ucap Bu Lastri.


"Mau saya buatkan air?" tanya Bu Marnah.


"Gak usah Bu, makasih!" ucap Bu Lastri.


"Oh, ya sudah. Saya tinggal yah Bu!" ucap Bu Marnah.


"Ayah, yang benar aja Kila tinggal di tempat seperti ini?" tanya Bu Lastri.


"Enak kok Bu, adem!" ucap Ayahnya Kila.


"Enak apa? tempat kaya gini dibilang enak? Anak kita menderita Ayah!" ucap Bu Lastri.


"Ibu jangan bilang seperti itu!" ucap Pak Yono.


"Ayah kan tahu, Kila gak biasa tinggal tempat kotor kaya gini! baru luarnya, belum dalamnya." Ucap Bu Lastri.

__ADS_1


"Ibu, kan hanya sementara!" ucap Pak Yono.


"Sementara apa? Ibu yakin, Egi gak punya lagi. Cuma alasan doang. Kasihan Anak kita Yah, Anak kita gimana nasibnya?" tanya Bu Lastri.


"Assalamu'alaikum." Salam Kila dan Egi.


"Wa'alaikumsalam." Salam Pak Yono dan Bu Lastri.


"Kok Ibu sama Ayah gak bilang, kalau mau datang?" tanya Egi.


"Percuma, bilang juga. Kamu mau jemput pakai apa? motor kamu yang butut? terus Ayah kamu mau ditaro di mana? ban?" tanya dan ucap Bu Lastri ketus.


"Ibu, kok Ibu gitu ngomongnya?" tanya Kila.


"Kila, udah! gak apa-apa." Ucap Egi.


"Ya udah, sekarang Kila buka pintunya!" minta Pak Danu.


"Iya Yah." Ucap Kila.


"Astaghfirullah, rumah apaan ini? kamu ajak tinggal Anak saya dengan rumah seperti ini Egi? hah?" tanya Bu Lastri.


"Bu, jangan gitu ah!" ucap dan minta Pak Yono.


"Ayah lihat! rumah apa ini Ayah? hiks-hiks-hiks... Kila kamu sanggup dengan keadaan seperti ini? ya Allah, Ayah! kenapa tega Ayah! kenapa Ayah tega biarkan Kila menderita seperti ini? kenapa? Ibu kira, Kila tinggal tempat sederhana, gak gini juga!" ucap Bu Lastri.


"Maafkan saya Bu, saya belum bisa bahagiakan Kila." Ucap Egi.


"Kalau kamu gak bisa bahagiakan Anak saya, ngapain kamu nikahin Kila? kan kamu tahu sendiri, Kila masih sekolah, punya masa depan! tau gak kamu!" ucap Bu Lastri.


"Ibu-ibu sabar ah! jangan gitu, kasihan Kila nangis tuh!" ucap Pak Yono.


"Semua gara-gara Ayah! mana kamar mandi? saya mau ke kamar mandi!" minta Bu Lastri.


"Mari Egi antar Bu! Kila, kamu bikinin air es buat Ibu dan Ayah yah!" minta Egi.


"Iya Mas!" ucap Kila.


Ini mah, kamar mandinya!" ucap Egi.


"Apa? ini kamar mandinya Egi? Astaghfirullah, yang benar aja Egi kamu! hiks-hiks-hiks... airnya harus nimba? Kila mana bisa Egi! kalau Anak saya mati tercebur gimana?" tanya Bu Lastri.


"Pelan-pelan, Kila sudah Egi ajarin Bu. Alhamdulillah, dia bisa." Ucap Egi.


"Saya gak jadi ke kamar mandi kalau kaya gini!" ucap Bu Lastri.


"Bu! Ibu!" panggil Egi.


"Ayah, Kila kita pulang! kamu gak pantas tinggal di rumah seperti ini!" ucap Bu Lastri menarik Kila.


"Lho, lho, kok begini kamu Bu? kenapa sih?" tanya Pak Yono.


"Ayah lihat sendiri aja! kamar mandinya seperti apa? lihat Yah! mana sudi Ibu mandi di tempat gitu! kotor bau lagi!" ucap Bu Lastri.


Bersambung....


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Imamku Adalah Guruku, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu up cerita Imamku Adalah Guruku, mampir yuk ke cerita romantis aku lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰


MANARA RUMAH TANGGA


__ADS_1


__ADS_2