
"Bu, kenapa senyum-senyum gitu? emang ada yang lucu yah?" tanya Egi.
"Kompakan banget sih, Neng Kila dan Mas Egi. Sama-sama pakai handuk. Mau mandi basah yah!" ucap Bu Marnah.
"Ha-ha-ha.... Ibu bisa aja!" ucap Egi.
"Ibu permisi ya Neng, Mas!" pamit Bu Marnah sambil senyum-senyum.
"Mas! kenapa sih, kok Bu Marnah senyum-senyum gitu, emang ada yang lucu?" tanya Kila.
"Udah, biarin aja! ayo nimba!" ajak Egi.
Kila senang akhirnya bisa nimba juga. Egi tersenyum melihat Kila bahagia karena bisa nimba.
Saya bahagia, lihat kamu sebahagia itu Kila. Saya janji akan selalu lindungin kamu dan menjadi suami yang baik untuk kamu.
"Mas! kok senyum terus? udah penuh semua! mau siapa duluan yang mandi?" tanya Kila.
"Berdua aja!" ucap Egi tersenyum.
"Ikh... dasar genit! genit!" ucap Kila.
"Hey, basah Kila! basah! udah, kamu duluan mandi. Nanti, saya!" ucap Egi.
"Iya Mas!" ucap Kila.
Setelah Kila selesai mandi, Egi baru mandi. Dan Kila menunggu Egi selesai mandi dan salat berjamaah ber sama-sama. Setelah selesai salat berjamaah, Kila meminta untuk memasak sendiri. Egi hanya memperhatikan Kila masak.
"Mas! biar aku yang masak yah!" tanya Kila.
"Kamu bisa?" tanya Egi.
"Masak nasi goreng, kemarin kan udah diajarin kamu!" ucap Kila.
"Benaran?" tanya Egi.
"Benaran Mas!" ucap Kila.
"Ya udah, saya mandorin yah!" ucap Egi.
"Tapi aku gak pakai seragam sekolah dulu ya Mas, takut kotor!" ucap Egi.
"Iya sayang." Ucap Egi tersenyum.
Egi tersenyum melihat Kila memasak. Kila bertanya pada Egi, kenapa Egi selalu senyum-senyum melihat Kila.
"Mas, kenapa sih? ada yang lucu atau salah yah!" ucap Kila.
"Gak ada sayang, makasih yah, kamu udah mau jadi istri seutuhnya buat saya! meskipun pertama-tama saya seperti maksa." Ucap Egi sambil memeluk Kila dari belakang dan mencium leher Kila.
"Iya Mas, gak apa-apa. Kan emang udah kewajiban aku sebagai istri Mas! semua kan gak Mas juga." Ucap Kila.
"Alhamdulillah, istri saya sudah mulai mengerti. Makasih ya sayang." Ucap Egi.
"Sama-sama Mas!" ucap Kila.
__ADS_1
Saat selesai masak, Egi dan Kila menikmati nasi goreng buatan Kila. Walau rasanya sedikit masih kurang, Egi sangat senang dan menikmati masakan istri.
"Mas, gimana rasanya?" tanya Kila.
"Hmmmm.... enak kok!" ucap Egi.
"Benaran?" tanya Kila sambil ikut mencicipi.
Apaan yang enak, orang kurang garam gini. Gak pedas lagi.
"Sayang, kamu makan dong!" ucap Egi.
"Mas, kenapa bilang enak? orang masakan aku kurang garam gini!" ucap Kila cemberut.
"Sayang, bagi aku ini udah enak banget. Karena yang masak istri saya sendiri. Mau kurang garam atau keasinan, yang penting istri saya yang buat pasti lezat." Ucap Egi.
"Makasih ya Mas!" ucap Kila.
Aku bahagia Mas, meskipun hidup sederhana sama kamu. Kamu telah menyadarkan aku semua Mas, dari keegoisan aku, manja dan kurang mandiri. Kamu banyak sekali mengajari aku.
****
Di Bandung. Kediaman rumah Kila. Bu Lastri melamun memikirkan Kila. Pak Danu langsung menghampiri Bu Lastri.
"Bu, kenapa melamun?" tanya Pak Danu.
"Enggak Yah, Ibu hanya memikirkan Kila. Gimana sekarang dia? apa dia bahagia sama Egi." Ucap Bu Lastri.
"Insya Allah, Kila bahagia Bu! kita doakan saja buat Anak kita yah!" ucap Pak Danu.
"Benaran, Ibu mau ke sana? ya udah, besok kita ke sana ya Bu!" ucap Pak Danu.
"Makasih ya Yah!" ucap Bu Lastri.
"Iya Bu, tapi kita bilang dulu gak sama Anak kita?" tanya Pak Danu.
"Gak usah Yah! biar jadi kejutan aja!" ucap Bu Lastri.
****
Kila dan Egi berangkat bersama. Saat mereka sama-sama berjalan, Ibu-ibu tukang gosip melihat dan memperhatikan Kila dan Egi aneh.
"Mas, mereka ngelihatin kita kaya gitu sih?" tanya Kila.
"Biarin aja sayang." Ucap Egi.
"Egi! gimana sih, kamu kok nikah sama yang masih sekolah? kaya gak ada perempuan lain aja!" ucap Ibu-ibu.
"Jangan-jangan hamil Bu, jadi terpaksa menikah. Anaknya dibuang!" ucap Ibu-ibu.
"Mas! mau kemana?" tanya Kila.
"Mulut Ibu kalau bicara itu di jaga! saya masih punya iman Bu! jadi Kila gak pernah hamil duluan! kami menikah karena atas dasar orang tua saya yang sakit dan permintaan orang tua! jadi Ibu-ibu berhenti lah gosip! gak baik, ingat dosa Bu fitnah dan gibahin orang!" ucap Egi.
"Oh, gitu Egi!? maaf kalau gitu, saya gak tahu." Ucap Ibu-ibu.
__ADS_1
"Tapi, kenapa istrinya sekolah Egi? gak sebaiknya di rumah?" tanya Ibu-ibu.
"Saya jelaskan yah! Istri saya sekolah, untuk mencapai cita-citanya! saya gak mau larang dia untuk mencapai cita-cita! jadi Ibu-ibu sudah tahu yah! tolong lah, bukan sama saya aja! saya yang lain juga jangan suka gosip kalau belum tahu kebenarannya!" ucap Egi.
"Iya Egi, maaf yah! Neng, maaf ya Neng!" ucap Ibu-ibu.
"Gak apa-apa Bu. Tapi, tolong jangan diulangin lagi!" ucap Kila.
Kila dan Egi merasa tenang karena sudah tidak ada gosip diantara mereka. Kila dan Egi akhirnya, sampai sekolah. Saat Egi ingin ke ruang Guru, Kila ke kelas, ada Ferdi menghampiri Kila.
"Belajar yang semangat yah!" ucap Egi memegang kepala Kila.
"Iya, Ma-eh salah! Pak!" ucap Kila tersenyum.
"Hallo, Kila!" ucap Ferdi tiba-tiba datang.
"Ferdi, kagetin aja!" ucap Kila.
"Tahu nih, kalau jantungan gimana?" tanya Egi.
"Maaf-maaf Kila, Pak Egi. Lagian pada serius banget nih, Adik-Abang!" ucap Ferdi.
"Sudah! Kila, kamu masuk gih! Ferdi! awas kamu godain Adik saya!" ucap Egi.
"Yaelah, kenapa sih Pak! restuin dong Pak!" ucap Ferdi. Kila mengabaikan Ferdi dan langsung jalan.
"Kila! akh Bapak sih!" ucap Ferdi mengejar Kila.
Hati saya sakit Kila, hati saya sakit dan cemburu kalau ada siswa yang menyukai kamu! semoga Ferdi gak aneh-aneh dengan Kila istri saya.
"Kila, lo dekat banget emang sama Abang angkat lo?" tanya Ferdi.
"Emang kenapa?" tanya Kila.
"Kesukaan Abang lo apa sih?" tanya Ferdi.
"Apaan sih, kepo banget! tanya sendiri sama orangnya!" ucap Kila.
"Gitu amat sih Kil!" ucap Ferdi.
"Lagian, lo caper banget!" ucap Kila.
"Apa salahnya sih, kalau gue cari perhatian Kakaknya dulu, baru lo deh!" ucap Ferdi.
"Ferdi! kok lo jalan sama dia sih?" tanya Sarah.
"Terserah gue, mau jalan sama siapa juga!" ucap Ferdi.
Bersambung......
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Imamku Adalah Guruku, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Sambil menunggu up cerita Imamku Adalah Guruku, mampir yuk ke cerita romantis aku lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰🥰
TA'ARUF CINTA
__ADS_1