
Masalah orang yang bunuh diri sudah diatasi oleh pihak kepolisian dan para guru. dan dianggap bunuh diri apadahal sudah jelas kalau mahasiswa itu di bunuh oleh mahluk tak kasal mata.
"terima kasih sudah mengikuti tes ujian ini, akan tetapi saya akan kasih tahu kepada kalian ada tiga ruangan yang kalian tempati di salah satu ruangan itu, dan itu hanya tergantung oleh tes ujian ini. 85 sampai 100 akan ada diruangan A, sedangkan dibawa 85 sampai 70 diruangan B, dan sisanya ada diruangan C". jelas pak kekasi
"nilai kalian akan dikirim lewat gmail kalian masing-masing, cukup sampai disini sampai jumpa tiga hari lagi". ucap pak kekasi pergi meninggalkan ruangan ujian sambil membawa berkas ujian.
setelah pak kekasi keluar yang awalnya hening dalam sekejap keheningan itu menghilang oleh keributan pawa mahasiswa yang membicarakan tentang hal-hal aneh di kampus ini dan juga 7 pria disekolah ini.
"kalian sudah tahu belum kenapa kampus ini sangat terkenal?".
"tentu saja karena para mahasiswa disini pada pintar dan lagi orang yang sangat terpandang".
"bukan itu akan tetapi kampus ini terkenal karena horor-nya. mereka yang pernah kuliah di universitas ini pernah melihat mahluk halus yang seperti kelabang di setiap menuruni anak tangga yang menujuh kelantai 4".
"mana mungkin ada mahluk yang seperti kelabang ngaco kamu".
"aku serius. sebenernya mahluk halus itu puluhan potongan tangan yang menyatu seperti kelabang dan yang aku dengar-dengar itu semua, adalah tangan korban yang beberapa buluhan tahun dipotong oleh pembunuh itu. yang dikubur di gedung ini".
lin yang mendengar hal itu sambil merapihkan alat tulisnya bulu kudu-nya berdiri seketika. sedangkan ruby termenung diam karena ia berpikir apa itu mahluk halus atau manusia biasa dan kenapa pria itu menutupi mata ruby.
"bukan hanya itu saja, di ruangan olahraga sering sekali ada suara orang yang sedang bermain basket setiap hari selasa pada saat lampu dimatikan".
"aku juga dengar-dengar kalau di atas balkon gedung ini sering sekali ada seorang yang berpakaian samurai, entah itu wanita atau laki-laki yang jelas wajahnya itu sangat mengerihkan penuh dengan jaitan dan wajahnya setengah laki-laki, setengah wanita. setiap orang yang datang keatas sana sendirian dia akan mati dengan wajah yang rusak".
ruby dan lin berjalan menuju pintu keluar gerbang kampus tiba-tiba saja ada seseorang dari belakang lalu menabrak ruby. orang itu yang menabrak ruby barusan berlari ketakutan seperti di kejar oleh mahluk halus.
"kenapa orang itu berlari ketakutan seperti itu padahal tidak ada yang mengejarnya". kata lin yang menyilangkan tanganya.
"entah-lah". Sahut ruby yang mengangkat kedua bahunya.
"dia dikejar oleh jiwa kekasih-nya yang sudah mati". balas jimin yang muncul di tengah-tengah ruby dan lin.
"kamu". ucap lin dan ruby bersamaan karena terkejut.
__ADS_1
"iya, ini aku". ucap jimin merangkul ruby sambil tersenyum.
"kamu kulian dikampus ini?". tanya ruby yang melepaskan rangkulan jimin.
"iya, aku kulia di kampus ini". jawab jimin.
"kenapa kamu lama sekali". taehyung yang bertanya kepada jimin.
ruby melihat 6 orang yang berbaris dengan pakaian yang lumayan keren, enta mengapa ruby merasa pemandanga ini tidak asing bagi dirinya. dalam sekilat ruby melihat mereka berenam berpakain seperti kerajaan indonesia, ruby menggelengkan kepalanya sambil mengedipkan matanya beberapa kali.
"maaf. tadi ada sedikit masalah". yang sebenernya kenapa jimin lama karena dia habia menggoda beberapa gadis saat keluar dari bangunan kampus.
"terus". minyoongi menatap lin dan ruby.
"ah, tadi tidak sengaja berjumpa dengan dua gadis cantik ini".
"jungkook-taehyung. kenapa kalian tadi pagi meninggalkan kami berdua". lin yang kesal.
"kami buru-buru untuk mengambil buku". jawab taehyung datar.
"itu kan dulu kalau sekarang enggak". balas jungkook menyilangkat tanganya mendekati lin dengan tatapan dingin.
"sudah jangan mulai berantam". jimin memisahkan lin sama jungkook.
taehyung pun memperkenalkan teman-temannya. " lin, ruby. perkenal ini seokjin, namjoon, minyoongi, hoseok, dan ini jimin".
"dan ini sepupuku lin sama ruby". lanjut taehyung kepada mereka berlima.
"yasudah kalau gitu antarkan aku dan ruby pulang sekarang". kata lin.
"tidak bisa". tolak taehyung dengan mentah.
"kenapa tidak bisa?". tanya lin yang sedikit memiringkan kepalanya.
__ADS_1
"iya, tidak bisa". balas jungkook.
enta kenapa ruby merasa seperti sedang di tarik untuk pergi kesuat tempat, ruby perlahan mendengar suara nanyian yang seperti memanggil dirinya. lin yang terus memanggil ruby yang berjalan terus tanpa sadar melangkah pergi kemana.
"ruby". ruby tidak mendengar lin memanggilnya dia terua mengikuti suara yang memanggilnya.
"kamu mau kemana?". hoseok menggenggap pergelangan tangan ruby.
"bangauna apa itu?". tanya ruby yang menoleh kepada hoseok sambil menunjuk kebangan rumah simby.
"bukan-kah itu rumah simby". tebak lin.
"tidak aku sangka otak bodohmu ini ingat dengan rumah susun itu". jari jungkook menoel kepala lin
"tentu saja aku ingat dengan rumah susun ini yang penuh mesterius. aku tidak sangka kalau ayahmu itu akan membangun kampus tepat di sebrang rumah susun yang mengerihkan itu". lin menyilangkan tangannya.
lalu terdengar sebua jeritan dari gedung simby itu dan banyak orang yang berlari keluar dari gedung itu seperti melihat sesuatu yang sangat mengerihkan, mereka yang bersembila langsung berlari menyebrangi jalan itu dan bertanya terhadap orang yang berlari keluar.
"kenapa kalian berlarian keluar?". kata seokjin yang menghentikan orang yang sedang berlari.
"ada mahluk". jawab orang itu yang ketakutan lalu dia berlari.
"mahluk". ucap yoongi.
ruby yang melihat anak kecil yang terjatu dan melihat dibelakangnya ada sebuah serigala hitam yang sangat besar dengan mata yang merah, dan ada sebuah berlian merah diatas kepalanya.
"jangan". teriak ruby yang berlari kearah anak kecil itu lalu langsung memeluk anak kecil itu dan membelakangi serigala itu.
mendengar teriakan ruby tiba-tiba saja darah yang mengalir melayang keatas dan seperti membentuk pedang lalu menebas kepala mahluk serigala itu. dan berlian yang ada diatas kepala mahluk serigala itu melayang dan masuk kedalam tubuh ruby, setelah itu pedang pun hancur menjadi gumpalan darah lagi.
seokjin, yoongi, namjoon, hoseok, jimin, jungkook, taehyung, dan lin terdiam melihat kejadian itu. lalu ruby pun pingsan setelah berlian merah itu masuk kedalam tubuh ruby, lin pun berlari mendekati ruby yang pingsan dan ibu dari anak itu juga berlari mendekati anaknya lalu menggendongnya.
jungkook mencubit jimin dan jimin memukuk jungkook karena dicubit. "Ah, kenapa kau mencubitku".
__ADS_1
"ini bukan mimpi". ucap jungkook.