Indigo Cantik X 7pria Tampan

Indigo Cantik X 7pria Tampan
Episode 17.


__ADS_3

tiba-tiba saja muncul sura dari dinding yang dimana ruby menghilang. "apa disana ada orang? siapa saja tolong buka pintunya".


telinga mereka mendengar suara tidak asing yaitu suara ruby. seokjin yang duduk di lantai langsung berantak dan berteriak. "ruby, apa itu kamu?".


"iya, ini aku. seokjin tolong buka pintunya disini sangat mengerihkan, aku ingin keluar dari tempat ini". lirih ruby.


"cepat buka pintunya". teriak ruby.


setelah ruby berteriak tiba-tiba ruang itu menyala dan menampakan sosok wanita dan pria yang sedang berbincang diruang makan, ruby terdiam melihat hal itu. yang ruby lihat itu semua hanya bayangan memo yang ada di ruangan ini, kedua orang itu kelihatan sangat bahagia sampai akhirnya pria itu memenggal leher si wanita itu sampai mati. ruby terlejut melihat itu sampai menutup mulutnya dengan tangan dan tanpa sadar ruby meneteskan air matanya.


pria itu melangkah kearah ruby tapi sayang-nya ruby tidak bisa melihat jelas wajahnya karena cahaya lampunya yang kurang terang dan tangan pria itu terulur lalu ruby berteriak menutup kedua matanya yang takut. "tidak".


"tidak, lepaskan aku. jangan bunuh aku". teriak seorang gadis yang usianya sama seperti ruby di tarik oleh pria itu.


ruby sangat gemetar karena ia pikir pria itu akan menangkap ruby ternyata itu tidak melainkan menangkap gadis yang dari tadi duduk diam disamping ruby, pria itu mencekik gadis itu sampai gadis itu tidak lagi bergerak. pria itu tertawa girang dan mengambil sebotol alkoho yang ada di meja, lalu menyeret satu persatu kedua mayar gadis itu kedalam kamar mandi.


ruby yang sekarang sama sekali tidak bisa mengeluarkan suaranya ia hanya menangis tanpa suara melihat kejadian itu. lalu ruangan itu seketika berubah menjadi tempat kamar mandi yang dimana kedua mayat gadis itu berada dan ruby berjongkok di sudut pojok dekat wastapel. tubuh ruby bergemetar hebat, mula, dan sedih melihat pria itu memotok setiap bagian mayat gadis itu dengan lincah dan ekspri wajah yang seperti tidak punya rasa bersalah dia seperti menikmati hal itu.


sedangkan jungkook sudah kembali dan mereka bertujuh sibuk mencari cara untuk menghancurkan dinding yang tebal ini dan mereka juga tidak bisa asal menjebolnya kalau asal menjebol mungkin akan berpengaru kedinding lain dan itu sangat berbahaya.


"kalau seperti ini ruby bisa mati ketakuyan".kata jimin.


"namjoon, apa kamu punca cara untuk menyebol dinding ini?". tanya hosek.


namjoon yang terus memutar kepalanya karena setiap dinding di lorong ini sama tapi kenapa dinding ini berbeda sangat kuat dan koko walau mereka sudah memakai palu untuk menghancurkan dinding ini, iya walau hanya ada sedikit retakan dan goresan bekas palu.


pada saat seokjin mau memukul dinding itu tiba-tiba ada seorang pria tua yang berteriak. "sedang apa kalian".

__ADS_1


pria tua itu berjalan mendekati mereka bertujuh dengan tatapan aneh melirik kearah dinding yang baik-baik saja tidak ada goresan atau noda darah lalu berkata. " apa yang sedang kalian lalukan?".


"kami ingin membobol dinding ini". jawab seokjin.


"kenapa kalian ingin membobol dinding ini". ucap pria tua.


"karena teman kami terjebak di dalam dinding ini". sahut minyoongi.


"kalian jangan membodohi orang tua mana mungkin ada orang yang terjebak di dalam dinding ini saya sudah puluhan tahun tinggal di sini baru mendengarnya sekarang". ucap pria tua itu.


pria tua itu menepuk bahu minyoongi berkaca lalu melangkah pergi meninggalkan mereka. "cepet pulang ini sudah malam".


"teman-teman. aku tidak merasakan aura ruby lagi". ucap taehyung yang pucat.


"kita harus secepatnya membobol dinding ini aku tidak peduli apa yang terjadi nanti". kata jimin lalu memukuk dinding itu sekuat tenaga, lalu mereka pun juga ikut memukul dinding itu sampai kelelahan dan berhenti memukulnya.


cuman seokjin yang terus memukul dinding itu tanpa henti sampai kedua tangan seokjin berdarah. setetes demi setetes darah seokjin jatuh dan mengenai dinding lalu dinding itu menyerap darah seokjin. dan saat seokjin memukul ada satu celah lubanh kecil seokjin sangat senang melihat hal itu walau ekspresi wajahnya datar tadi didalam lubuh hati kecilnya itu sangat lah senang.


jimin, minyoongi, namjoon, taehyung, jungkook, dan hoseok sangat senang melihat hal itu akan tetapi saat melihat itu sebuah tangga yang sangat dalam dan gelap. mereka mengerutkan kening kebingungan karena mereka pikir di balik dinding ini mungkin sebuah pintu yang menujuh ruangan ruby tapi ini malah jalan rahasian.


mereka tanpa pikir panjang langsung melanglah masuk kedalam sana dengan hanya diterangi oleh senter ponsel jungkook. semakin mereka masuk suhu yang ada di sana semakin dingin dan pengap sampai akhirnya mereka melihat sebuah pintu tua yang di kunci oleh gemok dan di pintu itu juga ada angka 69.


"sekarang aku mengerti lantai 7 akan tetapi itu lantai bawa bukan lantai atas". ucap namjoon.


"berarti kita sekarang berada di bawah tanah". tebak jungkook


"tidak. kita berada di lantai dasar, lebih jelasnya berada di lantai 1". jawab namjoon.

__ADS_1


"sekarang kita hanya perlu membuka pintu-nya". ucap taehyung.


"tidak perlu pusing gunakan ini saja". ucap jimin yang memegang kampak.


"kamu dapat dari mana itu kampak?". tanya hoseok.


"dari sana". tunjuk jimin.


jungkook memberikan ponselnya keseokjin lalu mengambil kampa itu dari tangan jimin dan mulai membuka pintu itu menyingkirkan kayu yang menghalangi pintu, lalu gemok baru-lah pintu itu bisa di buka. pada saat melihat ruangan itu mereka menutup hidung mereka karena mencium bau busuk diruangan ini.


mereka langsung mencari ruby disetiap sudut ruangan ini, akan tetapi pada saat minyoongi maumembuka pintu kamarandi, pintu itu tidak bisa di buka sama sekali.


"ruby keluar-lah ini kami". kata jungkook.


"ruby, kamu ada dimana jangan sembunyi". ucap taehyung


mereka berkumpul di ruang tengan kecuali minyoongi. namjoon bertanya. "kalian menemukan ruby".


mereka menggeleng. "tidak".


"dimana minyoongi?". tanya jimin.


tiba-tiba mereka mendengar suara minyoongi yang memanggil mereka. "teman-teman, coba kesini bantu aku".


mereka berenam berjalan menujuh dimana minyoongi berada dan mereka sang baru sampai mencium bau busuk yang lebih parah dari ruanagn yang lain.


"bau banget". ucap hoseok.

__ADS_1


"bantu aku buka ni pintu dari tadi gak bisa kebuka, aku khawatir ruby ada di dalam sini". ucap minyoongi.


mereka bersamaan mendobrak pintu kamar mandi itu sekuat mungkin dan akhirnya pintu itu berhasil dibuka, akan tetapi mereka langsung kaget sampai keluar dari makar mandi karena melihat potongan tulang belulang dan air yang berwarna hitam kemungkina itu adalah darah.


__ADS_2