
"Ah, hari ini menyenangkan." ruby meregangkan tanganya karena pegal.
"menyenangkan apanya melelahka, iya". sahut lin yang sedang melihat corndog.
lin dan ruby berada di tempat jajanan kaki limat yang terkenal di korea. ruby dan lin yang asik menikmati makan Odeng, Corndog, Mandu, Tteokbokki, Hweori Gamja, dan lainnya. pada saat tangan ruby yang memegang odeng yang siap dimasukan kemulutnya tiba-tiba saja ada satu tangan memegang pergelangan tangan ruby yang memegang odeng kemulut seseorang yang memegang pergelangan tangan ruby.
"kamu". kata ruby.
" namjoon sedang apa disini?". tanya lin yang sedikit memiringkan kepalanya.
"aku habis beli buku terus gak sengaja liat kalian disini?" jawab namjoon sambil menunjukan buku yang baru dia beli.
"apa kamu tidak sakit kepala membaca buku setebal itu, aku saya melihatnya sudah pusing". ucap lin sedikit menggelengkan kepalanya.
ruby hanya tersenyum kecil sedangkan namjoon tertawa kecil mendengar itu lalu berkata. "tidak. aku sudah terbiasa membaca buku setebal ini".
ruby yang penasara kenapa namjoon membeli dan membaca buku setebal itu. "kenapa kamu membaca buku setebal itu?"
__ADS_1
"aku suka membaca tapi pada saat waktu kosong". jawab namjoon.
"huuu. ternyata tuan muda ada disini! tuan muda lain kali tolong jangan pergi sendiri seperti itu." seorang pria yang sedikit kelelahan dan ditangan orang itu sedikit membawa buku yang di beli oleh namjoon karena dia adalah pengawal namjoon.
"oh. ternyata ada nona lin sama nona ruby disini". lanjut seorang pria itu yang melihat ruby dan lin.
"kamu kenal aku sama lin. tapi aku belum pernah bertemu dengan kamu". kata ruby datar.
pengawalnya namjoon tersenyum kecil. "tentu saja nona ruby tidak akan mengenal saya karena ini pertama kali kita bertemu nama saya chiko, akan tetapi saya sudah mengenal nama nona ruby sama nona lin dari tuan namjoon."
"apa saja yang dia katakan tentang kami berdua ini?" tanya lin yang sedang memakan mandu.
ruby dan lin hanya mengangguk sedangkan namjoon sedikit malu mendengar hal itu. "kamu hari ini banyak bicara, iya".
pangawalnya namjoon langsung menutup mulutnya yang melihat tatapannya itu termaksud lin dan ruby, lalu tiba-tiba saja terdengar suara ponsel yang berdering dan ternyata itu adalah ponsel pengawalnya namjoon. pengawalnya namjoon mengampil ponselnya di saku celananya dan melihat kelayar ponsel yang ternyata itu ibunya namjoon, pengawal namjoon langsung mengangkatnya.
pengawalnya namjoon hanya menjawah beberapa singkat. " iya, baiklah, ok nyonya."
__ADS_1
"chiko, siapa yang menelepon kamu?". tanya namjoon.
"nyonya, tuan muda. dan dia menyuruh kita cepat pulang karena ada seorang wanita yang ingin nyonya kenalin sama tuan muda". ucap pengawalnya namjoon memasukan ponselnya kesaku.
namjoon menghelas napas panjang dengan ekspresi lelah setelah mendengar hal itu. ruby yang melihat itu bertanya kepada namjoon. "namjoon, kamu kenapa?"
"Eh, gak papa". jawab namjoon tersenyum tipis.
"kamu yakin gak papa, tapi kenapa aku melihat kamu seperti cemas sampai mengeluarkan keringat padahal cuacanya sedang dingin". ucap ruby mengelap keringat di wajah namjoon dengan saputangannya.
"tidak papa. mungkin ini karena makan yang pedas". ucap namjoon yang akhirnya mengelap keringatnya sendiri memakai saputangan ruby.
"kak namjoon apa boleh kami berdua ikut kerumahmu. kami sangat penasaran dengar rumah kamu itu". kata lin memegang pergelangan tangan baju namjoon.
namjoon hanya tersenyum. "iya. tentu saja boleh."
"apa kamu tidak keberatan apa lagi kan tadi kata chiko ada tamu disana." ucap ruby khawatir.
__ADS_1
namjoon mengulurkan tanganya dan membelai rambut ruby sampai berantakan. "kamu bicara omong kosong apa tentu saja aku tidak keberatan, malah aku senang kalau kalian mau main kerumahku."